إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan pasti Kami pulalah yang akan menjaganya.” (QS. Al Hajr: 9)


Senin

JAWAPAN ALQUR,AN


Benarkah Ayat Qs 4:157 dan Qs 19:33 Bertentangan?

Para Misionaris dan juga Penghujat Islam seringkali menuduh bahwa kedua ayat tersebut dianggap bertentangan.
Setidaknya tuduhannya terhadap masalah ini,salah satunya akan saya kutip dari sebuah note Penghujat Islam :
Isa tidak disalib dan tidak wafat, ia diangkat Allah ke surga (QS 4:157-158)
Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. ………Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Hal ini bertentangan dengan: (Qs. 19:33)
Kesejahteraan atas dirinya (Isa) pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.
Kita jawab :
Untuk Menjawab Tuduhan tersebut maka kita lihat kedua ayat tersebut seutuhnya
Agar lebih jelas kita lihat ayat keduanya
Qs 4:157.
وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلا اتِّبَاعَ الظَّنِّ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا
Dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.

Qs 19:33
وَالسَّلامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا
Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.


Tuduhan tersebut sesungguhnya menjadi sangat menggelikan bagi orang orang yang mau menggunakan kebersihan hati dan dan Akalnya sebagaimana mestinya.
Pada hakekatnya Semua manusia mengalama 3 fase ,yaitu : KELAHIRAN (Awal dari Kehidupan didunia)èKematianè Kebangkitan
Sebagaimana Firman Allah swt ini :

قَالَ فِيهَا تَحْيَوْنَ وَفِيهَا تَمُوتُونَ وَمِنْهَا تُخْرَجُونَ

[7:25] Allah berfirman: “Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan.
Jadi sangat terkesan dipaksakan tuduhan tersebut,kalau Qs 19:33 dianggap bertentangan apalagi dianggap sebagai bukti bahwa Isa as mati ditiang Salib.
Anggapan Qs Maryam 33 sebagai bukti kalau Isa As mati ditiang salib sering disampaikan Para Kristian untuk melakukan pembelaan diri ketika sedang membahas topik Penyaliban Isa as/ Yesus
Ayat Qs Annisa 157 memang sangat tegas Bahwa Isa As tidak mati ditiang salib,tetapi Isa As diselamatkan oleh Allah.

‘jadi persoalan yang mendasar dari tuduhan tersebut adalah anggapan bahwa Qs 19:33 sebagai bukti Isa As mati ditiang Salib
Padahal kalau saja mereka mau menggunakan kejernihan hati dan akal mereka sebagaimana mestinya dengan memperhatikan Konteks ayat Qs 19 :33 dengan membaca sebelum dan sesudahnya maka tak ada satupun logika yang benar kalau ayat tersebut merupakan Bukti kalau Isa As mati ditiang Salib ,

MARI KITA PERHATIKAN SECARA SEKSAMA QS 19:30-36
قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللَّهِ آتَانِيَ الْكِتَابَ وَجَعَلَنِي نَبِيّاً
[19:30] Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,
وَجَعَلَنِي مُبَارَكاً أَيْنَ مَا كُنتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيّاً
[19:31] dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup;
وَبَرّاً بِوَالِدَتِي وَلَمْ يَجْعَلْنِي جَبَّاراً شَقِيّاً
[19:32] dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.
وَالسَّلَامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدتُّ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيّاً
[19:33] Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.
ذَلِكَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ قَوْلَ الْحَقِّ الَّذِي فِيهِ يَمْتَرُونَ
[19:34] Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.
مَا كَانَ لِلَّهِ أَن يَتَّخِذَ مِن وَلَدٍ سُبْحَانَهُ إِذَا قَضَى أَمْراً فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُ كُن فَيَكُونُ
[19:35] Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia.
وَإِنَّ اللَّهَ رَبِّي وَرَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ هَذَا صِرَاطٌ مُّسْتَقِيمٌ
[19:36] Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahIah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.

Memperhatikan Konteks ayat tersebut maka sangat jelas bahwa ayat 33 merupakan kutipan apa yang disampaikannya kepada bani Israel. Dan ia punya harapan dan keinginan bahwa ia senantiasa mendapatkan Kesejahteraan pada Masa ia di masa dilahirkan,saat meninggal dan saat dibangkitkan sama sekali tidak ada hubungannya dengan peristiwa penyaliban yang terkait dengan ayat Qs Annisa 157.dan sama sekali tidak bisa dijadikan alat bukti atau bahwa ayat tersebut petunjuk kalau Isa As mati ditiang Salib.
Dalam hal ini,saya coba menanggapi dengan sebuah Ilustrasi sederhana dan agar mudah dimengerti
Ilusrasi pertama :
Dalam sebuah kesempatan SeTo(seorang Tokoh) menyatakan : “semoga kesejahteraan dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.
Ilustrasi  kedua
Sebagian orang beranggapan kalau SeTo(seorang Tokoh)  tersebut dibunuh oleh perampok,sesungguhnya Dugaan tersebut hanya  berdasarkan Asumsi dan prasangka saja,karena sesungguhnya ia sama sekali tidak mati ditangan perampok. Tetapi sesungguhnya nyawanya selamat saat perampokan tersebut

Orang yang berfikir jernih dan berakal Normal dalam memahami 2 cerita tersebut maka akan bisa menyimpulkan bahwa dalam 2 cerita tersebut
1.tidak ada yang bertentangan / Kontradiksi didalamnya
2.Pernyataan TOKOH dalam cerita pertama sama sekali tidak bisa dijadikan Bukti bahwa ia MATI dibunuh Perampok

Hanya orang orang yang berfikir KOTOR DAN PENUH KEBENCIAN dan TIDAK BISA BERFIKIR NORMAL yang menyimpulkan kalau 2 cerita tersebut bertentangan apalagi pernyataan TOKOH dalam cerita pertama dijadikan BUKTI kalau ia mati dirampok.
Yang unik pernah penulis alami ketika menanggapi note seorang kafir harby tentang topik ini.,ilustrasi penulis yang secara subtansi sama dengan Ilustrasi ini ,oleh pemilik tidak ditanggapi secara proposional tetapi justru dihapus sebagian besar dan disisakan sedikit.
Tindakan pemilik note tersebut sesungguhnya membuktikan kalau ia tidak sanggup membantah ataupun menyangkal tetapi ia lebih mengedepankan kebencian dan hawa nafsunya.
Selain Ilustrasi ini kita juga memperhatikan secara seksama,bahwa yang dinyatakan dan diharapkan Isa As yang kemudian dikutip QS 19:33 ,di Surat yang sama yaitu Surat Maryam, Al Qur’an juga menceritakan tentang Yahya As, yang ia tidak dikutip pernyataannya tetapi Yahya As ditetapkan oleh Allah Kesejahateraan atas dirinya saat dilahirkan,Meninggal dan dibangkitkan.
Lihat Firman Allah di Qs maryam 12-15


يَا يَحْيَى خُذِ الْكِتَابَ بِقُوَّةٍ وَآتَيْنَاهُ الْحُكْمَ صَبِيّاً
[19:12] Hai Yahya, ambillah Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. Dan kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih kanak-kanak,
وَحَنَاناً مِّن لَّدُنَّا وَزَكَاةً وَكَانَ تَقِيّاً
[19:13] dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami dan kesucian (dan dosa). Dan ia adalah seorang yang bertakwa,
وَبَرّاً بِوَالِدَيْهِ وَلَمْ يَكُن جَبَّاراً عَصِيّاً
[19:14] dan seorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka.
وَسَلَامٌ عَلَيْهِ يَوْمَ وُلِدَ وَيَوْمَ يَمُوتُ وَيَوْمَ يُبْعَثُ حَيّاً
[19:15] Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.


Jadi sekali lagi Qs Maryam 33 itu semisal dengan Qs 19:33 sama sekali tidak bertentang dengan  Qs Annisa 157

Sebagai Tambahan pembahasan ini ,kenyataan peristiwa penyaliban sejak awal para penganut Kristen Awal/ pengikut Isa As. Di kalangan mereka sendiri soal ini ada pertentangan. Ada sebagian dari pengikut yesus tidak percaya kalau Isa As/ Yesus Mati ditiang Salib.

Dan masalah ini sebagian orang kristen tidak mengetahui, yang mereka ketahui yang tidak percaya kalau Yesus mati ditiang salib hanyalah orang ISLAM (baca: pengikut nabi Muhammad saw),maka ketika Penulis sodorkan bukti bukti adanya penolakan dari sebagian dari pengikut Yesus mereka tidak percaya akan kenyataan ini.

Bukti bukti adanya kelompok Kristen ( baca: pengikut Yesus/ Isa as) berasal dari berbagai sumber :

semoga hasil Penelitian Jerald F Dirk,Master Perbandingan AGama Havard Universty,yang juga mantan diaken di Gereja Methodis bersatu,yang sudah bererdar luas bisa bermanfaat untuk anda

Bukti pertama,Tulisan-tulisan Bapa Rasuli

Bapa-bapa Rasuli acap kali mencatat bahwa ada banyak kelompoik yang tidak sepakat dengan dogma tertentu yang didukung oleh Bapa Rasuli,yang mengajarkan bahwa “kasih” atau penderitaan Yesus di tiang salib adalah tidak benar dan atau hanya ilusi belaka ,dalam hal ini rujukan-rujukan semacam ini bisa ditemukan dalam tulisan-tulisan Ignatius,Polycarpus,Justinus,irenaues,Tertulian,dan Hippolytus secara bersama-sama Bapa-Bapa rasuli ini membentuk Who’s who yang sebenarnya dari Gereja awal.

Contoh berikut mungkin menarik untuk diperhatikan .

Dalam Traliians-nya Ignatius,uskup Antiokia (yang meninggal sekitar 110M ) ,secara fasih menyerang Kaum Kristen awal yang menyangkal bahwa penyaliban Yesus tidak lebih dari sekedar Ilusi.

Kita tidak bisa menyerang sebuah kepercayaan atau ajaran yang belum benar-benar eksis.Teologi Ignatius tidak bisa bertahan,serangan melawan orang-orang Kristen awal yang percaya bahwa penyaliban Yesus hanyalah Ilusi ,menunjukan adanya kepercayaan tersebut di kalangan orang-orang Kristen awal,lebih jauh fakta bahwa Ignatius bahkan mati-matian menyerang ajaran ini mengisyaratkan bahwa kepercayaan terhadap Penyaliban sebagai Ilusi diterima oleh Ignatius sebagai ancaman terhadap apa yang jauh di kemudian hari menjadi pandangan ortodoks gereja Kristen tentang Penyaliban. Sebagaimana diperlukan waktu bertahun-tahun untuk menyebar luaskan kepercayaan ini disebagian besar kekaisaran Roma,bisa disimpulkan bahwa asal muasal ajaran mengenai penyaliban sebagai Ilusi ini harus mungkin benar-benar dirunut pada masa penyaliban itu sendiri.

Ketika mempertimbangkan hal diatas,harus diingat bahwa Ignatius menyerang orang Kristen bukan orang non Kristen .

Bukti kedua,dari kitab kitab Apokrip.

Ada mitos yang lazim dikalangan Kristiaani bahwa Gereja Kristen awal bersifat monolitik,Mitos ini jauh dari kenyataan sejarah,nyatanya masing-masing Gereja yaitu di Aleksandria,Antiokia,Damaskus,Yerusalem……,Roma,Lyons…dsb Hampir dapt dipastikan independendari gereja-gereja lainnya,masing-masing dan setiap gereja memiliki Uskup atau pemimpinya sendiri,prefensi-prefensi doktrinal dan Theologisnya sendiri ,dan serangkaian kitab suci yang diakui sendiri,dalam pengertian tersebut tidak ada serangkaian kepercayaan Kristen “ ortodoks” pada beberapa Abad pertama perkembangan agama Kristen. Selanjutnya ,masing-masing gereja menetukan dogmanya sendiri dan mengakui dogmanya sendiri ,tidak tergantung pada keputusan dari Gereja lainnya.

1. Wahyu Petrus

wahyu Petrus merupakan salah satu kitab yang menarik dalam agama Kristen Awal.ia di temukan pada tahun 1945 melalui penggalian-penggalian arkeologis ytang sangat penting di Nag Hammadi.

“ketika dia mengatakan hal itu,aku melihatnya seolah-olah di tangkap oleh mereka. Dan aku berkata ,” apakah aku lihat Tuanku,benarkah engkau yang mereka tangkap ,padahal engkau menggapaiku? Atau siapakah orang ini,yang bergembira dan tertawa diatas pohon itu? Dan adakah orang lain yang kaki dan tangannya mereka ikat ?” sang juru selamat bersabda kepadaku : Dia yang engkau lihat diatas pohon,yang bergembira dan tertawa adalah Yesus yang masih hidup,namun ,orang yang tangannya mereka paku adalah bagian dari dagingnya ,yang merupakan wujud pengganti yang dibuat sama,sungguh-sungguh orang yang mirip dengannya. Tetapi lihatlah ia dan aku” namun aku,ketika melihat ,berkata ,: Tuan,tidak seorangpun yang melihatmu.biarkanlah kami lari dari tempat ini.” Namun ia Berkata kepadaku : sudah aku katakan tinggalkanlah sibuta itu sendiri! Dan kamu ,lihatlah betapa mereka tidak mengetahui apa yang mereka katakan . karena sebenarnya bukan pelayanku yang mereka permalukan.”……

dan ia berkata kepada ku.” Kuatkanlah ,karena engkau adalah salah seorang diantara mereka yang di beri misteri-misteri ini, agar mengetahui melalui wahyu bahwa dia yang disalib adalah anak pertama ,dan rumah para Iblis……. namun ia berdiri di dekatnya adalah juru selamat yang masih hidup,yang pertama dalam dirinya,yang telah mereka tangkap kemudian mereka lepaskan, yang berdiri penuh kegembiraan sambil melihat mereka yang melakukan kekerasa terhadapnya ,sementara mereka terpecah belah diantara mereka sendiri” Wahyu Petrus 81:4; 82:1-3,17-23,37-33 dalam Robinson JM (the Nag hammadi Library, san Fransisco,Harper)

2. Risalah kedua Set Agung

seperti halnya Wahyu Petrus ,kitab ini ditemukan pada tahun 1945 di Nag Hammadi,Mesir

Risalah Kedua Set Agung 55:10-20,30-35,56:1-13,18-19,23-25 : …… Dan rencana yang mereka susun untukku,untuk melepaskan kesalahan mereka dan ketakberperasaan mereka —- aku tidak mengalah pada mereka seperti yang mereka rencanakan .bahkan aku tidak menderita sama sekali,mereka yang disana menghukumku . dan aku sesungguhnya tidak mati ,hanya seolah-olah mati, agar aku tidak dipermalukanoleh mereka karena semua ini merupakan keluargaku……

Karena kematianku yang menurut mereka sudah terjadi ,(terjadi) karena kesalahan dan kebutaan mereka,karena mereka memaku orang mereka sendiri hingga mati……. Karena mereka tuli dan buta….. Ya, mereka melihatku ,mereka menghukumku,adalah orang lain ,ayah mereka,yang meminum empedu dan cuka;bukan aku .

Mereka menyerangku dengan bambu-bambu ;adalah orang lain. Simon yang mengemban Salib. Adalah orang lain yang mereka pakaikan Mahkota berduri….

Dan aku mentertawakan kejahilan mereka…… karena aku mengubah bentuk fisikku berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya.

Jadi bukti-bukti diatas menunjukkan bahwa persoalan siapa yang disalib menjadi perselisihan di antara para pengikut Yesus.
BAGAIMANA KALAU ORANG KRISTEN MENGACU APA YANG TERCATAT DI INJIL KANONIK?

Kalau orang Kristen lebih Berpegang pada apa yang tercatat didalam Kitab Injil Kanonik,maka  sebaiknya anda baca artikel dari Santa Clara Magazine, terbitan Santa Clara University http://en.wikipedia.org/wiki/Santa_Clara_University

…Reconstructing Jesus’ Death: A Historical Context By Cynthia Baker, assistant professor, Department of Religious Studies, Santa Clara University http://www.scu.edu/scm/exclusives/passion-baker.cfm

Inilah sebagian terjemahannya

1. Sifat dasar dari narasumber untuk merekonstruksi kematian Jesus.

Kita tidak mempunyai bukti sejarah dari masa Jesus yang mendokumentasikan penyalibannya atau satupun dari ratusan penyaliban lainya yang dilakukan oleh Pontius disaat ia menjadi penguasa Judea. Tidak ada notulensi pengadilan, perintah eksekusi, keterangan saksi mata, arsip atau sketsa/ gambar, semuanya tidak ada kecuali kisah-kisah gospel. Jadi adalah penting untuk mengerti sifat dasar nara sumber-sumber ini serta jarak antara Jesus dan cerita paling awal mengenai dirinya yang terselamatkan dengan pertimbangan kepada waktu, kebudayaan, bahasa, theology, dan politik.

Sebaliknya, para penulis gospel adalah para pengkhotbah tak dikenal yang tidak menandatangani karya mereka [nama-nama (pengarang) dicantumkan pada keempat gospel kanonik jauh setelah itu]. Mereka hidup diantara orang non Jahudi dalam keadaan diaspora, ratusan miles dari Galilea dan Judea, mereka berbicara dan menulis dalam Greek serta membaca kitab mereka, Septuagint, dalam Greek. Tak seorangpun dari mereka pernah bertemu Yeshu dan tidak ada seorangpun yang mengclaim menjadi saksi mata terhadap setiap peristiwa yang mereka sampaikan ceritanya. Mereka menulis dalam satu sampai dua generasi setelah kematian Kristus (70-120 CE), dan mereka menjadi bagian dari suatu gerakan yang secara eksplisit mengajak, dalam dakwah pekabaran gospel kepada orang non Jahudi. Gospel berlabel Mark adalah yang terdahulu diantara empat dan dipakai oleh para penulis Matthew dan Luke dalam pembuatan narasi mereka (yang mana dipertimbangkan pada banyaknya persesuaian yang terlihat diantara ketiganya). Dari pandangan studi sejarah modern, ini tidak berkembang. Lebih to the point lagi, para penulis kuno tersebut bukanlah ahli sejarah atau pencatat biography, tetapi mereka adalah para penginjil, dan sumber mereka bukanlah “historical” atau catatan biography tetapi cukup dengan kumpulan ucapan, anekdot, cerita-cerita kemu’jizatan, dan fakta akan suatu kehidupan yang berakhir dengan eksekusi negara atas tuduhan akan hasutan.


BAGAIMANA KALAU ORANG KRISTEN MENGACU PADA TULISAN SEJARAWAN YAHUDI ?

Diberbagai Forum diskusi Topik tentang penyaliban yesus , orang Kristen akan berargumen berdasarkan Sejarawan Yahudi karena menurutnya :

seorang ahli sejarah Yahudi yang bernama Josephus di dalam bukunya yang bertajuk “Jewish Antiquities” yang telah ditulis di antara 90-95 T.M., mencatatkan tentang penyaliban Kristus dan kebangkitan Kristus.

Kita jawab :

Ketika peristiwa yang menurut anda adalah penyaliban Jesus terjadi, Josephus tidak menyaksikannya karena ia belum ada (dilahirkan tahun 37).

Josephus (b. 37 C.E.) is our best literary source for the practice of crucifixion in Palestine during the Greco-Roman period.

Josephus mentions the crucifixion of Jesus in passing. The passage is judged authentic by most scholars once the obvious Christian additions (marked here in brackets and italics) are removed: Now there was about this time Jesus, a wise man, [if it be lawful to call him a man;] for he was a doer of wonderful works, a teacher [of such men as receive the truth with pleasure,] He drew over to him both many of the Jews and many of the Gentiles. [He was the Christ.] And when Pilate, at the suggestion of the principal men amongst us, had condemned him to the cross, (9) those that loved him at the first did not forsake him; [for he appeared to them alive again the third day; (10) as the divine prophets had foretold these and ten thousand other wonderful things concerning him.] And the tribe of Christians, so named from him, are not extinct at this day.

kalau tanda kurung dihilangkan

Now there was about this time Jesus, a wise man, for he was a doer of wonderful works, a teacher, he drew over to him both many of the Jews and many of the Gentiles. And when Pilate, at the suggestion of the principal men amongst us, had condemned him to the cross, those that loved him at the first did not forsake him; And the tribe of Christians, so named from him, are not extinct at this day. http://www.religiousstudies.uncc.edu/jdtabor/cruc-josephus.html

Sorry tidak saya terjemahkan untuk menghidari fitnah

Jesus yang mana?
Nama Jesus adalah nama yang umum bagi kaum Jahudi dikala itu.

KARENA FAKTA NAMA YESUS PADA SAAT ITU NAMA YANG BANYAK DIPAKAI ORANG LAIN ALIAS NAMA PASARAN
seperti halnya orang jawa yang memberi nama anaknya dengan nama “Slamet’.. Senyum manis
dan sebagai bukti kongkrit.. amor akan sampaikan nama-nama yesus lain.. selain Yesus anak Maria…
1. Joshua, anak Nun ,anak Nun (Versi King James mengatakan “Yesus” dalam Kisah 7:45 dan Ibrani 4:8; semua terjemahan baru mencegah kebingungan dengan menggunakan kata “Yosua”) Nama Keluarga seorang Yahudi Kristian Justus (Kolose 4:11)

TR, ην και εισηγαγον διαδεξαμενοι οι πατερες ημων μετα ιησου εν τη κατασχεσει των εθνων ων εξωσεν ο θεος απο προσωπου των πατερων ημων εως των ημερων δαβιδ
Translit, ên kai eisêgagon diadexamenoi hoi pateres hêmôn meta iêsou en tê kataschesei tôn ethnôn hôn exôsen ho theos apo prosôpou tôn paterôn hêmôn heôs tôn hêmerôn dabid
* Kisah 7:45LAI TB, Kemah itu yang diterima nenek moyang kita dan yang dengan pimpinan Yosua dibawa masuk ke tanah ini, yaitu waktu tanah ini direbut dari bangsa-bangsa lain yang dihalau Allah dari depan nenek moyang kita; demikianlah sampai kepada zaman Daud.
KJV, Which also our fathers that came after brought in with Jesus into the possession of the Gentiles, whom God drave out before the face of our fathers, unto the days of David;
* Ibrani 4:8LAI TB, Sebab, andaikata Yosua telah membawa mereka masuk ke tempat perhentian, pasti Allah tidak akan berkata-kata kemudian tentang suatu hari lainKJV, For if Jesus had given them rest, then would he not afterward have spoken of another day.
TR, ει γαρ αυτους ιησους κατεπαυσεν ουκ αν περι αλλης ελαλει μετα ταυτα ημεραςTranslit, ei gar autous iêsous katepausen ouk an peri allês elalei meta tauta hêmeras
* Kolose 4:11LAI TB, dan dari Yesus, yang dinamai Yustus. Hanya ketiga orang ini dari antara mereka yang bersunat yang menjadi temanku sekerja untuk Kerajaan Allah; mereka itu telah menjadi penghibur bagiku.KJV, And Jesus, which is called Justus, who are of the circumcision. These only are my fellowworkers unto the kingdom of God, which have been a comfort unto me.TR, και ιησους ο λεγομενος ιουστος οι οντες εκ περιτομης ουτοι μονοι συνεργοι εις την βασιλειαν του θεου οιτινες εγενηθησαν μοι παρηγοριαTranslit, kai iêsous ho legomenos ioustos hoi ontes ek peritomês outoi monoi sunergoi eis tên basileian tou theou oitines egenêthêsan moi parêgoria
2. Jesus Barabbas (kadang hanya disebut Barabbas) – penjahat yang dibebaskan Ponti us Pilatus (Matius 27:16-17)
* Matius 27:16-17LAI TB, 27:16 Dan pada waktu itu ada dalam penjara seorang yang terkenal kejahatannya yang bernama Yesus Barabas.
KJV, And they had then a notable prisoner, called Barabbas.
WH, ειχον δε τοτε δεσμιον επισημον λεγομενον {VAR2: [ιησουν]} βαραββανTranslit, eichon de tote desmion episêmon legomenon iêsoun barabban
LAI TB, 27:17 Karena mereka sudah berkumpul di sana, Pilatus berkata kepada mereka: “Siapa yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu, Yesus Barabas atau Yesus, yang disebut Kristus?”KJV, Therefore when they were gathered together, Pilate said unto them, Whom will ye that I release unto you? Barabbas, or Jesus which is called Christ?
WH, συνηγμενων ουν αυτων ειπεν αυτοις ο πιλατος τινα θελετε απολυσω υμιν {VAR1: [τον] } {VAR2: [ιησουν τον] } βαραββαν η ιησουν τον λεγομενον χριστον
Translit, sunêgmenôn oun autôn eipen autois ho pilatos tina thelete apolusô humin iêsoun ton barabban ê iêsoun ton legomenon christon
3. Seorang nenek moyang Kristus (Lukas 3:29). Diterjemahkan sebagai Jose Versi King James dan NJKV, Joshua di NIV dan NASB.
* Lukas 3:29LAI TB, anak Yesua, anak Eliezer, anak Yorim, anak Matat, anak LewiKJV, Which was the son of Jose, which was the son of Eliezer, which was the son of Jorim, which was the son of Matthat, which was the son of Levi,NIV, the son of Joshua, the son of Eliezer, the son of Jorim, the son of Matthat,WH, του ιησου του ελιεζερ του ιωριμ του μαθθατ του λευιTranslit, tou iêsou tou eliezer tou iôrim tou maththat tou leui
Sumber :Matthew G. Easton & Paul S. Taylor. Jesus


Apalagi menurut Mark akan datang orang-orang yang memakai namanya.

13:5 Maka mulailah Yesus berkata kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!

13:6 Akan datang banyak orang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah dia, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.

…those that loved him at the first did not forsake him….

bertentangan dengan
Mark 14:50 Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri.

Pengikut Jesus tidak disebut christian dalam gospel, nama itu baru disebutkan pada Act,The first known usage of this term can be found in the New Testament of the Bible, in Acts 11:26: “The disciples were called Christians first at Antioch.” http://en.wikipedia.org/wiki/Christian


BAGAIMANA KALAU MEREKA BERARGUMENTASI DENGAN TULISAN SEJARAWAN ROMA?

Tacitus, seorang ahli sejarah Roma yang menulis pada tahun 115 T.M., mengatakan nama Kristian ini berasal daripada Kristus yang telah disalibkan semasa pemerintahan Tiberius, oleh wakil kekuasaannya, Pilatus.
Cornelius Tacitus (55 A.D.) a heathen historian, who is considered to be one of the greatest historians of ancient Rome, recorded Christ’s crucifixion in detail as seen in his annals contained in 18 volumes .Estimated Range of Dating: 115 C.E. http://www.earlychristianwritings.com/tacitus.html

Kita Jawab

Setali tiga uang dengan Josephus, sama-sama tidak menyaksikan penyaliban dan jangan lupa Tacitus juga menulis adanya APOLLONIUS of TYANA — APOLLONIUS, THE NAZARENE, tokoh sejarah semasa dengan Jesus yang kadang diceritakan menjadi dongeng


image

Kalau seorang yang belum pernah melihat keduanya hanya diberitahu identitasnya, kira-kira yang manakah Jesus diantara keduanya?

Penutup

Demikianlah jawaban yang bisa kita sampaikan kepada para Kufar yang menuduh Qs 4:157 dan Qs 19:33 bertentangan.

Dan tulisan ini juga merupakan ringkasan diskusi yang terkait kasus ini,dan ada sebagian tulisan ini saya ambil dari Postingan sdr Jones di forum-swaramuslim.net.,sebagai upaya pengarsipan.

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat untuk menjawab tuduhan dari para Kufar

Wasssalam


Kamis

APAKAH BENAR ORANG MATI TIDAK PANTAS DI DOAIN


Berdoa untuk orang mati
Orang Katolik berdoa untuk orang mati karena orang Katolik percaya akan kasih karunia dan belas kasih Allah serta  akan kehendak Allah utk menyelamatkan semua orang.Disamping itu, berdoa untuk orang mati juga merupakan  ËœUNGKAPAN KASIH kita kepada saudara2 kita yang telah meninggal dunia. Kita tahu orang mati itu adalah urusan Allah, karena itu lah kita perlu memohon belas kasih Allah dan atas kehendak-Nya untuk menyelamatkan semua orang. 

Gereja Katolik mempercayai bahwa segera sesudah kematian, masing-masing orang akan diadili dlm Tahta Pengadilan Kristus dan diberi anugerah sesuai dengan iman dan perbuatan sewaktu masih hidup di dunia ini, (Rom 14:10; 2 Korintus 5:10) Dan bagi orang tidak percaya, yang menolak Kristus Yesus, mereka akan diadili di Pengadilan Tahta Putih   (Wahyu 20:12-15).

Siapakah HAKIM nya ?

Hakimnya adalah Tuhan kita sendiri yakni Yesus Kristus. Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak (John 5:22).

Ada tiga kemungkinan hasil pengadilan Tuhan tsb :
1. Mereka yang meninggal dalam rahmat Allah dan telah dimurnikan dari segala dosa dan hukuman sebagai akibat dosa akan masuk ke surga, dimana mereka akan hidup selama-lamanya dalam kebahagiaan abadi dengan Allah dalam suatu keadaan yang melampaui kemampuan kita.
2. Mereka yang mati dalam keadaan bersahabat dengan Allah namun tidak sepenuhnya bersih dari dosa dan akibat-akibat dari dosa, akan menjalani suatu proses pemurnian sesudah mati dalam Api Penyucian, kemudian mereka akan masuk ke surga.
3. Akhirnya mereka yang meninggal tidak dalam keadaan memiliki rahmat Allah, dimana mereka yang dengan sadar memutuskan hubungan persahabatan dengan Allah dan selamanya memisahkan diri denganNya, mereka akan menerima hukuman dari keadaannya tersebut di Neraka.
 
Orang2 yang menolak berdoa untuk orang mati :
                      Masih banyak orang yg menolak berdoa untuk orang mati, dengan  berbagai macam alasan seperti  katanya tidak alkitabiah seperti tercantum  dalam  Lukas 16:22 Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham. 16:23 Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. ¦dst. Cerita mengenai Lazarus. Bahwa ada batas antara orang yang hidup dan yang sudah mati. Yang sudah mati tidak akan mungkin bisa bertobat. 
 
Pernyataan  dan alasan di atas adalah tidak benar :
***Alasan2 itu  tampak di-buat2 untuk pembenaran ! Kita tahu, sudah pasti ada batas antara orang hidup dan mati (Kiranya semua orang tahu hal itu);  ttp orang yg NGEYEL ini  tidak tahu &  tdk membaca Firman Tuhan yg menyebutkan :
“Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. (Roma 6:4). Dengan demikian batas2 itu hancur oleh  KEBANGKITAN  YESUS KRISTUS !
***Dan alasan yg di-buat2 lainnya; kita tahu bhw kita berdoa untuk orang mati bukanlah kita mendoakan mereka yg sdh mati itu supaya mereka  bertobat tetapi kita berdoa kepada Tuhan supaya belas kasih Tuhan turun keatas mereka shg mereka diampuni dari dosa2 yg telah diperbuatnya shg mereka  boleh masuk ke surga.
 
BERDOA UNTUK ORANG MATI ITU ADALAH ALKITABIAH :
I.                    Alkitab mengisahkan bagaimana Yesus Kristus sendiri  BERDOA untuk orang mati, bahkan Yesus berdoa untuk orang mati yang sudah berbau busuk, sudah 4 hari orang itu mati. (Yohanes 11:39-44)
11:39 Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati." 11:40 Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?" 11:41 Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: "Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku.  11:42 Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku." 11:43 Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: "Lazarus, marilah ke luar!"  11:44 Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka: "Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi."
II.                  Dan masih banyak juga orang2 yang  CENDERUNG ANTI TERHADAP KITAB SUCI; karena diantara mereka masih banyak yang menolak berdoa untuk orang mati, padahal jelas2 di Alkitab disebutkan dalam  1 Raja-Raja 17:17-23)) dimana  Elia berdoa untuk orang yang sudah mati dan Allah mengabulkan doanya, sehingga orang yang sudah mati itu hidup kembali.
17:17 Sesudah itu anak dari perempuan pemilik rumah itu jatuh sakit dan sakitnya itu sangat keras sampai tidak ada nafasnya lagi. 17:18 Kata perempuan itu kepada Elia: "Apakah maksudmu datang ke mari, ya abdi Allah? Singgahkah engkau kepadaku untuk mengingatkan kesalahanku dan untuk menyebabkan anakku mati?" 17:19 Kata Elia kepadanya: "Berikanlah anakmu itu kepadaku." Elia mengambilnya dari pangkuan perempuan itu dan membawanya naik ke kamarnya di atas, dan membaringkan anak itu di tempat tidurnya. 17:20 Sesudah itu ia berseru kepada TUHAN, katanya: "Ya TUHAN, Allahku! Apakah Engkau menimpakan kemalangan ini atas janda ini juga, yang menerima aku sebagai penumpang, dengan membunuh anaknya?" 17:21 Lalu ia mengunjurkan badannya di atas anak itu tiga kali, dan berseru kepada TUHAN, katanya: "Ya TUHAN, Allahku! Pulangkanlah kiranya nyawa anak ini ke dalam tubuhnya." 17:22 TUHAN mendengarkan permintaan Elia itu, dan nyawa anak itu pulang ke dalam tubuhnya, sehingga ia hidup kembali. 17:23 Elia mengambil anak itu; ia membawanya turun dari kamar atas ke dalam rumah dan memberikannya kepada ibunya. Kata Elia: "Ini anakmu, ia sudah hidup!"
III.                Demikian juga, orang2 sangat Anti  Para Rasul terutama orang2 ini tidak mau dan anti berdoa untuk orang mati. Padahal Rasul Petrus justru mendoakan orang  mati dan memohon kepada Allah supaya orang mati ini bias hidup lagi ! (Kisah Para Rasul 9:36-41)
9:36 Di Yope ada seorang murid perempuan bernama Tabita--dalam bahasa Yunani Dorkas. Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah. 9:37 Tetapi pada waktu itu ia sakit lalu meninggal. Dan setelah dimandikan, mayatnya dibaringkan di ruang atas. 9:38Lida dekat dengan Yope. Ketika murid-murid mendengar, bahwa Petrus ada di Lida, mereka menyuruh dua orang kepadanya dengan permintaan: "Segeralah datang ke tempat kami."9:39 Maka berkemaslah Petrus dan berangkat bersama-sama dengan mereka. Setelah sampai di sana, ia dibawa ke ruang atas dan semua janda datang berdiri dekatnya dan sambil menangis mereka menunjukkan kepadanya semua baju dan pakaian, yang dibuat Dorkas waktu ia masih hidup. 9:40 Tetapi Petrus menyuruh mereka semua keluar, lalu ia berlutut dan berdoa. Kemudian ia berpaling ke mayat itu dan berkata: "Tabita, bangkitlah!" Lalu Tabita membuka matanya dan ketika melihat Petrus, ia bangun lalu duduk. 9:41 Petrus memegang tangannya dan membantu dia berdiri. Kemudian ia memanggil orang-orang kudus beserta janda-janda, lalu menunjukkan kepada mereka, bahwa perempuan itu hidup.
Dan masih banyak lagi hal2 lain untuk membuktikan bahwa berdoa untuk orang mati itu adalah baik dan benar! Tapi kiranya alasan2 diatas cukup mewakili semuanya supaya kita pengikut-Nya tercerahkan semuanya .
Berdoa untuk orang sungguh sangat bermanfaat bagi yang sudah mati apabila doa2 kita dikabulkan Allah ! Gereja Katolik  TIDAK PERNAH mengajarkan supaya orang mati bertobat . Tapi orang2 Katolik berdoa kepada Tuhan, mohon  belas kasih Tuhan serta pengampunan Allah dengan mengabulkan doa2 kita sehingga dosa2 orang yg mati itu dihapuskan dan memperoleh kehidupan kekal !
Apakah ada ayat atau Firman Tuhan dalam Alkitab yang melarang kita berdoa untuk orang mati ?                       
~Jawabnya TIDAK ADA ~
Prinsip dasar ajaran Gereja Katolik untuk mendoakan jiwa-jiwa orang yang sudah meninggal adalah adanya Persekutuan Orang Kudus yang tidak terputuskan oleh maut. Rasul Paulus : 8:38 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, 8:39 atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita (Roma 8:38-39)
Cobalah kita pikir dengan menggunakan akal budi jernih : Apa sih salahnya dan ruginya bagi kita, kalau kita berdoa mohon belas kasih Allah supaya saudara2 kita yang mati diampuni dosa2nya.  
Ingat ! Berdoa untuk orang mati juga merupakan  UNGKAPAN KASIH kita kepada saudara2 kita yang telah meninggal dunia. Apakah kasih kita otomatis lenyap untuk orang yg sudah meninggal dunia, tentu TIDAK ! Sebab Kasih itu tidak berkesudahan !Puji Tuhan  Alleluya ..Alleluya¦Alleluya¦Kiranya Roh Kudus senantiasa membimbing kita sekarang dan se-lama2nya. Amien !  By Eddy Tanribra Gandranata dari Alkitab dan segala sumber yang bisa dipercaya !

Catatan tambahan :
Menurut Katolik, berdoa untuk orang mati juga tertulis dalam 2 Mak 12 : 38-45
Berdoa bagi orang mati:  Dalam 2 Makabe 12:38-45 diceriterakan bagaimana para tentara Yahudi yang tewas dalam perang suci yang dipimpin oleh Yudas Makabe itu kedapatan memiliki jimat-jimat dari berhala kota Yamnia di bawah jubahnya. Hal ini bertentangan dengan hukum Taurat. Menurut kitab Makabe, dosa itulah yang menyebabkan kematian mereka. Maka dari itu rekan-rekan mereka berdoa bagi mereka “semoga dosa yang telah dilakukan itu dihapus semuanya. (ayat 42). Selain berdoa, rekan-rekan mereka mengumpulkan dana yang cukup besar dan mengirimkan uang itu ke Yerusalem agar dipersembahkan kurban penghapus dosa bagi prajurit yang gugur itu. Bantuan rohani bagi orang mati itu dianggap sebagai perbuatan yang saleh dan baik (ayat 43).
  2Mak 12:43 Kemudian dikumpulkannya uang di tengah-tengah pasukan. Lebih kurang dua ribu dirham perak dikirimkannya ke Yerusalem untuk mempersembahkan korban penghapus dosa. Ini sungguh suatu perbuatan yang sangat baik dan tepat, oleh karena Yudas memikirkan kebangkitan.
  2Mak 12:44 Sebab jika tidak menaruh harapan bahwa orang-orang yang gugur itu akan bangkit, niscaya percuma dan hampalah mendoakan orang-orang mati.
  2Mak 12:45 Lagipula Yudas ingat bahwa tersedialah pahala yang amat indah bagi sekalian orang yang meninggal dengan saleh. Ini sungguh suatu pikiran yang mursid dan saleh. Dari sebab itu maka disuruhnyalah mengadakan korban penebus salah untuk semua orang yang sudah mati itu, supaya mereka dilepaskan dari dosa mereka.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Catatan dari ibu Ingrid Listiati :
Jadi meskipun umat Protestan tidak mengakui ajaran pada kitab Makabe, namun sesungguhnya mereka secara obyektif tidak dapat mengelak bahwa tradisi mendoakan jiwa orang yang telah meninggal sudah ada di jaman Yahudi sebelum Kristus. Tradisi ini kemudian diteruskan oleh para rasul, seperti yang dilakukan oleh Rasul Paulus ketika mendoakan Onesiforus yang sudah meninggal, Kiranya Tuhan menunjukkan rahmat-Nya kepadanya [Onesiorus] pada hari-Nya. (2 Tim 1:18). Tradisi mendoakan jiwa orang yang sudah meninggalpun dicatat dalam tulisan para Bapa Gereja, seperti:
1) Tertullian, yang mengajarkan untuk menyelenggarakan Misa kudus untuk mendoakan mereka pada perayaan hari meninggalnya mereka setiap tahunnya.
2) St. Cyril dari Yerusalem dalam pengajarannya tentang Ekaristi memasukkan doa-doa untuk jiwa orang-orang yang sudah meninggal.
3) Sedangkan St. Yohanes Krisostomus dan St Agustinus mengajarkan bahwa para beriman dapat mendoakan jiwa orang-orang yang meninggal dengan mengadakan derma..
Maka memang, mendoakan jiwa orang-orang yang sudah meninggal bagi orang Katolik merupakan salah satu perbuatan kasih yang bisa kita lakukan, terutama kepada orang-orang yang kita kasihi yang telah mendahului kita. Ini adalah salah satu dogma yang semestinya kita jalankan, sebagai orang Katolik. Tentu saja, kita tidak bisa memaksakan hal ini kepada mereka yang tidak percaya. Namun bagi kita yang percaya, betapa indahnya pengajaran ini! Kita semua disatukan oleh kasih Kristus: kita yang masih hidup dapat mendoakan jiwa-jiwa yang di Api Penyucian, dan jika kelak mereka sampai di surga, merekalah yang mendoakan kita agar juga sampai ke surga. Doa mereka tentu saja tidak melangkahi Perantaraan Kristus, sebab yang mengizinkan mereka mendoakan kita juga adalah Kristus, sebab di atas semuanya, Kristuslah yang memang menginginkan agar kita selamat dan masuk ke surga. Jadi doa para kudus saling mendukung dalam karya keselamatan Allah bagi manusia. Kita tergabung dalam satu persekutuan orang-orang kudus, karena kita semua adalah anggota Tubuh Kristus yang diikat oleh kasih persaudaraan yang tak terputuskan oleh maut, sebab Kristus Sang Kepala, telah mengalahkan maut itu bagi keselamatan kita..
Salam kasih dalam Kristus Tuhan,

Minggu

kelicikan paus


Kelicikan Paus

Paus dan salib bengkok
Seorang jurnalis terkenal Arab Saudi, Isham Mudir yang dikenal memiliki hubungan yang sangat kental dengan mendiang da’i Islam terkenal, Ahmad Deedat, seorang Kristolog terkemuka menegaskan, statement-statement Paus VATIKAN, Benediktus XVI yang pernah melecehkan Islam karena sejumlah besar pendeta di dalam VATIKAN yang mencapai 30 orang telah masuk Islam.!!??

Jurnalis Arab Saudi itu menjelaskan, para pendeta tersebut sekarang ini tengah disidang dan diinterogasi secara ketat guna diberikan sanksi dan pengusiran dari gereja. Demikian seperti yang dilansir Badan Penerangan Islam Internasional. Isham Mudir saat ini mengepalai sebuah Media Center yang membidangi manejemen dialog dengan barat dan pengenalan Islam. Lembaga ini didirikannya pada bulan Desember tahun 2005 pasca kasus pemuatan karikatur pelecehan terhadap Nabi SAW oleh sebuah media massa Denmark. Lembaga ini ia beri nama ‘Dar el-Bayyinah’.

Seperti diketahui, Paus VATIKAN telah menukil ucapan-ucapan pemimpin imperium Byzantium yang menyebut Nabi SAW sebagai orang yang datang ke dunia dengan kejahatan dan bertindak tidak manusiawi.!!??

Isham juga menyingkap, pasca kasus karikatur Denmark yang melecehkan Nabi SAW itu, dirinya telah meminta pemerintah Denmark untuk mempertemukannya dengan para redaktur surat-surat kabar dan pemimpin media massa di sana guna berdialog seputar karikatur tersebut namun permintaannya tersebut ditolak mentah-mentah.!! (ismo/AH)

Hidayatullah.com—Menurut pimpinan tertinggi umat Kristen Katolik sedunia Paus Benediktus XVI, seluruh penanggalan Kristen berdasarkan pada perhitungan yang salah.
Dan tanggal kelahiran Yesus yang dipercayai selama ini juga keliru, katanya dalam buku yang baru diterbitkannya.

“Kesalahan” itu dilakukan oleh seorang rahib abad ke-6 Masehi bernama Dionysius Exiguus atau juga dikenal sebagai 'Dennis the Small', kata Paus Benediktus XVI dalam buku “Yesus of Nazareth: The Infancy Narratives” yang dirilis hari Rabu (21/11/2012).

“Perhitungan awal dari kalender kita –berdasarkan pada kelahiran Yesus– dibuat oleh Dionysius Exiguus, yang membuat kesalahan dalam perhitungannya sebanyak beberapa tahun,” tulis Paus, yang mencetak perdana bukunya sebanyak 1 juta eksemplar untuk dijual ke seluruh dunia.

“Tanggal lahir Yesus yang sebenarnya lebih awal beberapa tahun,” tulisnya dibuku itu, sebagaimana dikutip The Telegraph.

Pernyataan bahwa kalender Kristen didasarkan pada premis yang salah, bukanlah hal baru. Banyak sejarawan yang sudah menyatakan Yesus diyakini lahir antara tahun 7SM dan tahun 2SM (Sebelum Masehi).

"Namun, fakta bahwa pernyataan kekeliruan penanggalan Kristen yang dipakai sekarang ini dikemukakan oleh seorang tokoh Kristen paling terkemuka sedunia, pemimpin 1 juta umat Katolik, adalah suatu hal yang sangat menyolok mata" kata The Telegraph.

Dennis the Small yang dilahirkan di Eropa Timur, dianggap sebagai “penemu” kalender moderen dan konsep era Anno Domini yang dipakai dunia sekarang ini, dia membuat sistem kalender yang berbeda dengan yang dipakai pada saat itu, yang berdasarkan pada tahun naik tahtanya Kaisar Romawi Diocletian.

Oleh karena Diocletian pernah membantai orang-orang Kristen, maka hal itu dijadikan alasan oleh rahib itu untuk membuang sistem penanggalan Romawi tersebut dan menerapkan sistem penanggalan baru yang dibuatnya berdasarkan tanggal kelahiran Yesus.

Sistem penanggalan yang dibuat Exiguus tersebut lantas diterima di Eropa setelah dipakai oleh Venerable Bede, rahib sekaligus sejarawan, untuk menandai tanggal peristiwa penting dalam karyanya “Ecclesiatical History of English People” yang selesai digarap tahun 731M.

Namun, bagaimana sebenarnya cara Exiguus alias Dennis membuat perhitungan kalender berdasarkan kelahiran Yesus, hal itu juga tidak jelas. Paus Benediktus XVI mengaku, setelah berkonsultasi dengan banyak cendikiawan dia berkeyakinan bahwa Exiguus membuat kesalahan.

Perdebatan kelahiran Yesus sendiri bukanlah hal yang baru. Banyak sejarawan dan akademisi menyakini Yesus lahir pada abad 7 SM-2 SM atau antara 6 SM-4 SM. Kitab Injil sendiri tidak secara detail menyebutkan kelahiran Yesus.
Dionysius diduga melakukan penghitungan berdasarkan saat Yesus melakukan “pelayanan” dan pada saat Yesus di Baptist pada jaman kekaisaran Tiberius. “Tidak ada referensi tentang kapan Yesus lahir di dalam Alkitab, kita semua tahu Yesus lahir saat masa kepemimpinan Herodes, yang meninggal sebelum tahun 1 AD. Telah disimpulkan sejak lama bahwa Yesus lahir sebelum 1 AD, namun tak ada yang tahu pasti,” ujar Profesor Penafsiran Kitab Suci pada Oriel College, Oxford University.
Bibel tidak menyebutkan dengan jelas tanggal kelahiran Yesus. Exiguus kelihatannya mendasarkan perhitungannya pada referensi tidak pasti tentang usia saat Yesus memulai misinya dan fakta bahwa dia dibaptis pada masa kekaisaran Tiberius. 

Pengakuan kesalahan secara resmi juga pernah dilakukan oleh Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1992 karena keputusan gereja katolik roma yang sudah menjatuhkan hukuman terhadap Galileo Galilei pada tahun 1632, dan dalam pidato 21 Desember 2008 Paus Benediktus XVI menyatakan bahwa Gereja Katolik Roma merehabilitasi namanya sebagai ilmuwan. 
Untuk menyadari kebodohanya karena telah menjatuhi hukuman terhadap seorang ilmuwan gereja katholik roma membutuhkan waktu selama 3.5 abad, dan 20 abad adalah waktu yang diperlukan gereja katholik roma untuk menyadari tentang kekeliruanya mengenai penanggalan kelahiran Yesus ini...!?.

Tradisi Natal dari Pagan
Dalam bukunya, Paus Benediktus XVI mempertanyakan materi-materi yang muncul dalam tradisi perayaan Natal, seperti rusa, sinterklass, keledai dan binatang-binatang lainnya dalam kisah kelahiran Yesus, yang menurutnya sebenarnya tidak ada.

Paus Benediktus XVI juga mengangkat perdebatan mengenai tempat kelahiran Yesus, yang menurut sebagian orang di Nazareth dan sebagian lain di Betlehem (Bait Lahim), yang keduanya terletak di Palestina.

Penyataan tentang kekeliruan penanggalan Kristen diperkuat oleh John Barton. Menurut profesor pakar tafsir naskah-naskah suci Kristen di Oriel College, Universitas Oxford, itu kebanyakan akademisi sepakat dengan Paus bahwa kalender Kristen salah, dan bahwa Yesus dilahirkan beberapa tahun lebih awal dibanding yang disangka orang selama ini. Kemungkinan, kata Barton, Yesus dilahirkan antara tahun 6SM dan 4SM.

“Di Bibel tidak ada refensi yang menyebukan kapan dia dilahirkan –semua yang kita tahu hanyalah dia dilahirkan pada masa Herod yang Agung, yang wafat sebelum 1M,” katanya Barton kepada Daily Telegraph. “Sudah sejak lama diduga bahwa Yesus dilahirkan sebelum 1M. Tidak seorang pun yang tahu kepastiannya.”

Pemikiran bahwa Yesus dilahirkan pada 25 Desember juga tidak memiliki basis fakta sejarah. “Kami bahkan tidak tahu pada musim apa dia (Yesus) dilahirkan. Semua pemikiran tentang perayaan kelahirannya selama masa paling gelap dari sepanjang tahun, kemungkinan berkaitan dengan tradisi pagan dan titik balik matahari di musim dingin.” jelas Barton.


Paus sampai mengundurkan diri,ada apakah gerangan dengan Paus Benedictus XVI dengan nama asli Joseph Alois Ratzinger lahir 16 April 1927, Menyatakan diri akan mengundurkan diri dari jabatan sebagai Paus mulai 28 Februari 2013, pukul 20.00?.

Sebab jarang sekali ada Paus yang mengundurkan diri, Paus terakhir yang mengundurkan diri 6 abad silam (tahun 1415) adalah Paus Gregory XII.

Dalam pesan terakhirnya Paus Benediktus mengatakan, dirinya mengerti bahwa keputusan pengunduran dirinya itu baru terjadi setelah 600 tahun lalu. Namun, dia menyebut keputusan yang sangat berat itu tidak lain untuk kebaikan Gereja Katolik Roma.

Tak kuat dengan beban banyaknya permasalahan dalam tubuh Vatikan dan gereja Katolik sejagat saat dirinya berkuasa, Paus Benediktus XVI menyebut ada kalanya saat-saat kegembiraan datang, namun ada kalanya Tuhan terlihat seperti sedang tertidur.

Blak-blakan, Paus asal Jerman yang memiliki nama asli Joseph Aloisius Ratzinger ini menuding bahwa dalam beberapa tahun terakhir ini Tuhan sepertinya sedang tertidur dan membiarkan dirinya ternoda oleh berbagai skandal, termasuk pelecehan seksual pada anak-anak. Paus juga menyebut Tuhan membiarkan dirinya tercoreng saat pelayan pribadinya, Paolo Gabriel mencuri dokumen rahasia dan penting menguak kebobrokan Takhta Suci.

 “There were times when it seemed the Lord was sleeping,” ujarnya seperti dikutip the Daily Mail. (Ada saat-saat ketika tampaknya Tuhan sedang tidur).


rupanya paus benedict paham sekali kandungan alkitab yang menyebutkan bahwa tuhan memang pernah tidur 

"Lalu terjagalah Tuhan, seperti orang yang tertidur, seperti pahlawan yang siuman dari mabuk anggur;" mazmur 78:65


Sebagaimana diketahui, selama delapan tahun masa jabatannya sebagai pemimpin umat Katolik sejagat, Paus Benediktus XVI telah ternoda oleh berbagai skandal, termasuk pelecehan seksual terhadap anak-anak dan yang baru-baru ini mencuat adalah kasus terbongkarnya dokumen pribadi dia oleh Paolo Gabriel, kepala pelayan pribadinya.

Kebobrokan Vatikan mencuat ketika media mengungkap maraknya berbagai skandal seksual, korupsi, kronisme, dan kasus suap yang disebut-sebut sebagai “VatiLeaks" (bocoran vatikan).

Vatileaks terungkap pada Januari 2012 ketika serangkaian dokumen internal bocor ke media Italia. Setelah kejadian tersebut, wartawan Italia Gianluigi Nuzzi memicu perhatian publik dengan sebuah buku berjudul “His Holiness: Pope’s Benedicts XVI’s Private Papers.” Buku ini membongkar intrik dan skandal di Vatikan, dengan dukungan bukti-bukti dokumen dan surat-surat rahasia yang ditujukan dan juga berasal dari Paus serta sekretaris pribadinya.
 

Vatileaks
Sejak mencuatnya dugaan VatiLeaks tahun lalu, Paus membentuk tim investigasi yang terdiri dari tiga kardinal yakni Kardinal Spanyol Julián Herranz, Kardinal Slovakia Jozef Tomko serta Kardinal Salvatore De Giorgi, bekas Uskup Agung Palermo. Mereka diminta menyelidiki sejumlah tuduhan seperti penyelewengan keuangan, kronisme, dan korupsi di Vatikan.

Pada 17 Desember lalu, tiga kardinal menyerahkan dua bundel berkas kepada Benediktus. Hasil penyelidikan yang dituangkan dalam berkas setebal masing-masing 300 halaman itu mengungkap sejumlah peta kejahatan di dalam tubuh Vatikan yang melanggar Sepuluh Perintah Allah (the Ten Commandments), terutama nomor enam mengenai perzinahan dan nomor tujuh tentang pencurian.

“Pada hari itulah, dengan berkas-berkas di mejanya, Benediktus XVI mengambil keputusan yang telah begitu lama dia renungkan,” tulis La Repubblica, Kamis (14/2/2013).


Terhadap Islam, Paus Benediktus pernah memicu kontroversial. Seperti dalam pidatonya pada jelang akhir tahun 2006, dengan mengutip dokumen dari Theodore Khoury tentang sebuah dialog di Angkara, Turki, tahun 1391, antara Kaisar Byzantium Manuel II Paleologus dan seorang intelektual Muslim asal Persia,
Paus Benediktus menghujat Islam, “Tunjukkan kepadaku apa kabar baru yang dibawa Muhammad, dan kalian akan menjumpai hal-hal yang tidak manusiawi, sebagaimana perintahnya menyebarkan dengan pedang agama yang dipeluknya”.
Hal itu sempat membangkitkan kemarahan umat muslim sedunia. Namun kemudian, Paus menyatakan permintaan maaf.

Juga tahun 2008, Paus Benediktus pernah membaptis seorang yang dimurtadkan kristen bernama Magdi Alam kelahiran Mesir. Hal itu menimbulkan polemik bagi kalangan Islam, juga orang Katolik sendiri.

Awal tahun 2011, ribuan umat Islam di Pakistan memprotes pernyataan Paus Benediktus XVI tentang hukum penghujatan terhadap negara itu. Saat itu Paus meminta hukuman mati bagi para penghina Islam agar direvisi kembali.

Terakhir menjelang Natal 2012, Paus Benediktus memberikan pernyataan bahwa kelahiran Yesus Kristus bukan pada 25 Desember. Bahkan ia menyebut seluruh penanggalan Kristen salah.

Benarkah apakah alasan tua dan kesehatan? "Karena alasan ini dan menyadari keseriusan dalam bertindak, maka dengan kebebasan penuh, saya menyatakan bahwa saya harus meninggalkan pelayanan Uskup Roma, Penerus Santo Petrus," kata Paus Benedictus XVI, meninggalkan tanggung jawabnya sebagai wakil 'tuhan', seperti dilaporkan New York Times.

Apakah Paus adalah manusia pilihan yang bebas dari dosa, namun faktanya Paus juga manusia yang berdosa bahkan jahat, inilah daftar paus yang jahat berdasarkan situs oddee.com 


Pope Steven IV
1. Paus Steven IV (Berkuasa tahun 896-897).
Paus pertama yang paling buruk sepanjang sejarah Negara Vatikan. Punya dosa dipercaya tidak bisa diampuni. Dia membenci pendahulunya, Paus Formosus lantaran tidak melakukan fungsi uskup dengan baik sebelum menjadi paus dan perselisihan Formosus dengan Paus Yohanes VIII. Paus Steven IV lantas menggali kuburannya yang sudah membusuk dan menempatkan mayat Formosus di atas kursi pesakitan untuk diadili dan mayat ini untuk menjawab pertanyaan hakim, pengadilan di "Sinode Kadaver", Januari, 897.. Mayat Formosus dinyatakan bersalah. Hukumannya, Steven IV memotong tiga jari tangan kanan Formosus dipercaya tangan penuh berkat, melucuti jubah paus, lalu menguburkannya kembali.

2. Paus Sergius III (Berkuasa tahun 897-911)
Dia menjadi aktor di balik pembunuhan salah satu paus tidak disebutkan namanya, dan selalu mengundang pelacur ke ruangan pribadinya. Paus Sergius diketahui pernah mempunyai anak dari penjaja seks tidur dengannya. Dia bahkan melakukan praktek incest yaitu menikahi putrinya sendiri, Marozia 


3. Paus Yohanes XII (Berkuasa tahun 955-964).
Dia menjadi paus kontroversial dalam catatan sejarah kelam Vatikan. Diketahui Yohanes XII pengunjung setia rumah bordil dan pernah memperkosa penziarah perempuan masih perawan di lingkungan Gereja Santo Petrus. Paus Yohanes XII juga gemar berjudi dan mabuk. Pada 964, dia meninggal sebab luka dalam dihujamkan seorang lelaki tidak disebutkan namanya. Lelaki itu menghajar Yohanes XII sebab berselingkuh dengan istri dia.

4. Paus Yohanes XV (Berkuasa tahun 985-996).
Dia dikenal sebagai paus paling tamak dan rakus pada harta kekayaan Vatikan. Secara sembarangan, dia membelah dana kas Vatikan untuk diberikan pada keluarganya.

5. Paus Benediktus IX (Berkuasa tahun 1032-1044 perpanjang sampai 1048)
Dia salah satu paus paling buruk kedua. Dia menjual gelar pausnya dua kali untuk mendapatkan kekayaan. Paus Benediktus IX menikah, menjadi pelaku seks sesama jenis, bahkan pernah menggunakan pantat binatang untuk memuaskan hawa nafsunya. 

6. Paus Innocent IV (Berkuasa tahun 1243-1254)
Dia kerap melakukan penyiksaan pada mereka yang berseberangan pemikiran dengan paus dan pemuka agama. Misalnya terhadap ilmuwan Galileo yang dikutuk dan dikucilkan.

7. Paus Urbanus VI (Berkuasa tahun 1378-1389).
Dia dikenal sangat kejam dan tidak segan menyiksa Kardinal yang menentangnya. Semasa pemerintahannya, hampir setiap malam terdengar teriakan dan rintihan kesakitan dari gereja. Paus Urbanus VI akhirnya digantikan oleh Paus Martin V atas desakan para Kardinal.

8. Paus Alexander VI (Berkuasa tahun 1492-1503)
Dia paus menyukai pesta. Alexander VI juga seorang pelaku seksual dengan anak kandungnya sendiri bernama Lucrezia, bahkan mensodomi anak laki-lakinya, Cesare.
Paus Alexander VI setiap malam mengadakan pesta seks. Dia mengundang penari seluruhnya lelaki dan gigolo untuk memuaskan birahinya.


9. Paus Leo X (Berkuasa tahun 1513-1521)
Dia menjadikan Vatikan menjadi negara paling nyaman untuk melakukan kejahatan. Ucapannya paling terkenal dikatakan pada saudaranya, Giuliano, dirinya telah diberi gelar paus oleh Tuhan dan harus dinikmati. Banyak Kardinal mengkritik Paus Leo X sebab terlalu banyak menghambur-hamburkan uang negara untuk kesenangan pribadinya. Leo X pun merencanakan pembunuhan beberapa Kardinal yang berseberangan pemikiran dengan dirinya.

10. Paus Clement VII (Berkuasa tahun 1523-1534).
Dia seorang terampil berpolitik dan diplomat ulung. Namun dia belum banyak pengalaman hingga akhirnya mempunyai hubungan buruk dengan Kaisar Charles V dari Ibu Kota Roma, Italia, lantaran kerap memberitahukan kondisi negara itu pada Prancis, Spanyol, dan Jerman. Paus Clement VII dipecat dan membuatnya depresi berat. Dia paus paling dibenci rakyat Italia dan di cap sebagai pengkhianat negara.

RAHASIA DIBALIK PENGUNDURAN DIRI PAUS BENEDIKTUS KE-IX
Seorang peneliti Saudi mengungkapkan dalam perbandingan agama, kristenisasi dan urusan Vatikan, Direktur Essam.
Alasan sebenarnya Paus Vatikan yang mengumumkan niatnya untuk mengundurkan diri, yang mengguncang komunitas Katolik di seluruh dunia, sebagai Paus pertama kali yg mengundurkan diri sejak 6 abad yang lalu.

Melalui akun nya di twitter mengungkapkan apa yg tersingkap dari faktor faktor sebenarnya, pengunduran diri Paus Benediktus yg ke 16 ini disiarkan pertama kalinya. Dia mengatakan, penyebab utama penguduran diri Paus adalah setelah terjadinya kekacauan dari kalangan gereja Vatikan, terhadap Injil Lama yg di dalamnya terdapat Nama Rasul Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassallam, yang sampai saat ini masih berada di Vatikan.

Terdapat 3 orang dalam Vatikan itu yg menyembunyikan kesilamannya. Dan Paus selalu berusaha mencari tahu mereka. Dan salah satu diantara mereka adalah penanggung jawab pembuatan surat pernyataan pengampunan dosa (dalam agama Khatolik). Dan ada salah satu yang mengumumkan keislamannya. Akibatnya dampak dari diumumkannya keislaman dia. Dia pindah ke Afrika Selatan dan tinggal di sana. Di negaranya Ahmad Deedat. Syaikh Ahmad Deedat lah yg menjadi sebab keislamannya.

Beliau menegaskan dalam akun twitter nya bahwa sebenarnya pengunduran diri Paus Benediktus IX bukanlah karena sakit. Karena sebelumnya Paus Yohanes II usianya lebih tua dan penyakitnya lebih parah, namun ia tidak mengundurkan diri dari keuskupan gereja Vatikan. Ini adalah argumentasi untuk menghadapi media.

Dan dia juga telah menentang Vatikan yg telah mendustai kabar keislaman 35 uskup dan pendeta dari pembesar pembesar Vatikan. Kebanyakan mereka menyembunyikan kesilamannya karena kekhawatiran terhadap keselamatan hidupnya, sebagian kecil juga ada yg mengundurkan diri. Dan Paus memilih untuk diam selama 6 tahun. Vatikan sampai saat ini masih belum memiliki kekuatan untuk membantah kabar keislaman 35 uskup tadi. Maka Paus Benediktus IX pun mengundurkan diri.

Dia juga menambahkan Paus juga berusaha untuk menutupi keislaman mereka dengan melakukan hujatan terhadap islam dan hinaan kartun Nabi Muhammad secara terang terangan pada tahun 2006. Namun usahanya justru menjadikan senjata untuk dirinya sendiri yang berujung pada pengunduran dirinya.

Dia mengisyaratkan bahwa dokumen dokumen Vatikan yg menyelidiki surat pernyataan itu tidak seorang pun mengetahuinya sampai saat ini ditangan siapa surat itu berada. Akan tetapi seorang pengamat mengatakan bahwa Paus menghilangkannya bersamaan dengan keluar dari kantor tugasnya segera.

Dia jg menegaskan terdapat arsip arsip pemberhentian Paus dan penangkapan nya di beberapa negara yg dikunjunginya karena keterlibatannya dalam menutup-nutupi kekerasan dan skandal seksual.

Dan peneliti ini menutup dengan memotivasi para da’i dan ulama untuk melakukan kegiatan dakwah dengan istiqomah untuk mendakwahi orang orang khatolik dari pengkultusan terhadap Paus dan uskup dibawahnya menuju penyembahan kepada Allah Subhanahu Wata’ala.