إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan pasti Kami pulalah yang akan menjaganya.” (QS. Al Hajr: 9)


Rabu

ANTI KRISTUS


Bukti ANTIKRISTUS (Kristen) = DAJJAL (Islam) = Simbol ISRAEL

Posted: Juli 30, 2011 in FilsafatISLAMKhazanahsharing n completedWarning
1

Banyak yang bertanya-tanya apakah Antikristus itu sama dengan Dajjal, mesias palsu dalam ajaran Islam.
DAJJAL = ANTIKRISTUS?
Siapakah Dajjal?
Apa yang umat Islam ketahui tentang Dajjal?
“Allah tidak menurunkan ke muka bumi -sejak penciptaan Adam as hingga hari Kiamat- fitnah yang lebih besar dari fitnah Dajjal.” (HR Thabrani 1672)
Tidak ada Fitnah (KEBOHONGAN) yang lebih besar dari Dajjal…
Yang berarti Dajjal disini pandai menipu…
Yang baik terlihat buruk dan yg buruk terlihat baik…
Nuh ‘alaihissalam telah memperingatkan kaumnya. Akan tetapi aku akan sampaikan kepada kalian satu ucapan yg belum disampaikan para nabi kepada kaumnya. Ketahuilah dia itu buta sebelah adapun Allah (Tuhanmu) tidaklah demikian.”
Dajjal BUTA SEBELAH MATANYA dan dia melihat hanya dengan SATU MATA
Dan simbol dajjal ber-MATA SATU ini hampir kita dapati dimana-mana, bahkan pada mata uang Amerika…., yg menunjukkan bahwa negara Amerika sendiri dibangun dan didirikan oleh Satanis (pengikut dajjal), meskipun mereka berkedok seorang kristiani yg taat…
Simbol dajjal pada mata uang AmerikaSimbol dajjal pada mata uang Amerika
Untuk penjelasan tentang Dajjal dan simbolnya pada logo perusahaan bisa anda dalami lebih jauh pada artikel Mata Horus – Antikristus Dajjal bermata Satu
Lalu siapakah Antikristus?
Kata antikristus sendiri berasal dari ketidaktahuan penterjemah yang menterjemahkan Dajjal ke dalam bahasa Indonesia. Karena tidak ada padanan kata dalam bahasa Indonesia, mereka menggunakan istilah Antikristus karena mereka mengetahui istilah dajjal dipergunakan untuk menunjukkan lawan Kristus.Alkitab terjemahan versi PB Bode masih menggunakan istilah Dajjal. Antikristus berarti melawan, mengganti , atau mengambil tempat Kristus. Antikristus berarti Kristus palsu atau Kristus gadungan.
Kata “antikristus” hanya ditemukan empat kali, semuanya dalam tulisan Rasul Yohanes (1Yoh 2:18,22;4:3; 2Yoh 7). Dalam empat kali pemakaian tersebut dibedakan antara antikristos (tunggal) dan antikristoi (jamak), atau antara antikristus dan antikristus- antikristus. Perbedaan ini jelas terlihat dalam 1Yoh 2:18, “Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir”.
Antikristus dalam alkitab dibedakan 2, Seorang Antikristus (antikristus terakhir, Tuhan yang mereka nantikan), dan antikristus-antikristus (penyembah antikristus, yang mempersiapkan jalan bagi kedatangan antikristus). Jadi sebelum kedatangan Antikristus, Tuhan mereka…, akan ada banyak antikristus yang mempersiapkan kedatangannya dengan membawa sistem antikristus ke dalam segala aspek kehidupan di dunia.
1Yoh 2:22 menjelaskan tentang siapakah antikristus itu, “Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak”.
ANTIKRISTUS adalah pendusta….
PEMBOHONG…
PENIPU BESAR…
Mirip dengan ciri pada sifat dajjal yang dipercaya umat Islam
Buktinya Dajjal sama dengan Antikristus
Pada awalnya pengikut satanis sangat tertutup dan mereka cenderung menggunakan topeng agar keluarga, tetangga dan masyarakat tidak mengetahui bahwa mereka adalah Satanis…
Tapi semenjak satanis menguasai perekonomian dunia, memiliki kedudukan yg tinggi… disertai konspirasi kebebasan beragama yg didengungkan barat, mereka menjadi lebih terbuka dan yg tidak kalah pentingnya, mereka mengajak kita untuk menganut agama mereka, satanisme… Dan para satanis ini telah menginfiltrasi ajaran agama murni yang diberikan kepada Nabi. Bagaimana cara mereka melakukannya?
Salib terbalik ketika Paus mengunjungi SermonSalib terbalik ketika Paus mengunjungi Sermon
Simbol Dajjal Mata Satu di tahta PausSimbol Dajjal Mata Satu di tahta Paus
Mat 7:15 – “‘Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas”.
Terima kasih Paus, anda benar-benar memberi “Pencerahan”
Untuk mengenal lebih jauh tentang siapakah Paus sebenarnya, anda dapat membacanya disiniPerempuan menunggang Binatang dan Paus, Vatikan Roma
Sedangkan bendera ISRAEL, tidak jauh dari simbol Antikristus itu sendiri…
Wahyu 13: 18 “Yang penting di sini adalah hikmat: Barangsiapa yang bijak, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia dan bilangannya adalah ENAM RATUS ENAMPULUH ENAM (666)”. Gereja menyebut angka 666 sebagai ‘The Mark of the Beast” atau “The Evil Trinity”.
Bendera Israel 
Dan makna dari bendera itu adalah….
Makna bendera Israel 

Jika anda ingin memiliki lebih banyak informasi tentang simbol Israel, anda dapat membacanya disiniHexagram-Six Pointed Star
Umat Kristen sendiri sebenarnya tidak suka dengan Yahudi, karena umat kristiani menganggap yahudi dan gerejanya telah melakukan perbuatan yang paling mereka murka…, MEMBUNUH TUHAN…
Ya, membunuh Tuhan…
Tapi berkat konspirasi Israel sebagai umat pilihan Tuhan, banyak kristiani yang diprogram sejak kecil untuk mendukung Israel dengan mendanai negara Israel. Dan sebagian mereka yakin bahwa Israel akan membangun Bait Allah setelah merebut Yerusalem…
TIDAK…!! Israel tidak akan melakukan itu…, mereka hanya akan membangun kuil untuk menyambut kedatangan Tuhan mereka, Antikristus Dajjal…, setelah mereka menghancurkan Masjid Al-Aqsa, itulah kenapa simbol bendera mereka adalah 666.
Bendera Israel 
Dan anda tau siapakah pendukung terbesar Zionis Israel
Great Seal of the United States of AmericaPerhatikan susunan bintang yang membentuk simbol Israel di atas kepala Elang

Tidak dapat disangkal bahwa perusahaan-perusahaan Amerika dan pemerintahnya yang mendanai negara Israel selama ini, untuk menguasai wilayah Palestina. Dan ketika Yerusalem telah direbut dan kuil telah dibangun, maka waktunya kedatangan Dajjal secara fisik ke dunia telah dekat.
Arsitek kejahatan ini benar-benar ada, dan “mata satu” di dalam piramida.. adalah mata… tidak hanya “mata HORUS” tetapi juga “mata LUCIFER”… Dan jika kalian melihat simbologi di London, jika kalian lihat hotel Illuminati “Luxor” di Las Vegas… Jika kalian lihat struktur-struktur diseluruh dunia, mereka telah memberitahu kita… apa yang sedang mereka lakukan, mereka telah memperkenalkan diri mereka… Kita sedang mengenali “musuh” kita… Kita “Telah” mengenali musuh kita!!
Eye of LuciferEye of Lucifer
“Allah tidak menurunkan ke muka bumi -sejak penciptaan Adam as hingga hari Kiamat- KEBOHONGAN YANG LEBIH BESAR DARI KEBOHONGAN DAJJAL.”
Antikristus dajjalAntikristus dajjal

KISAH MANTAN PENDETA BESAR


BUKU Kebenaran Islam Menurut Mantan Pendeta (DR. Muhammad Yahya Waloni)
Posted: Februari 9, 2011 in Kasih Tuhan, Khazanah, sharing n completed
190
39 Votes

Sebagai pakar teologi, Pendeta Yahya Yopie Waloni sangat mengetahui teori-teori yang ada dalam agama Islam. Meskipun masih beragama Kristen, Yahya memandang teori apa pun yang ada di Islam sangat benar. Islam pun, mampu menceritakan peradaban dunia dari yang lalu sampai sekarang. Bahkan, agama Kristen diceritakan pula dalam Islam.

Namun, menurut pria kelahiran Manado tahun 1970 ini, yang paling membuatnya tunduk patuh hingga memutuskan untuk masuk Islam pada Oktober 2006 adalah Islam menunjuk satu individu yang sangat tepat untuk menyebarkan ajarannya. “Ada satu individu yang membuat saya tunduk dan patuh, dia buta huruf tapi bisa menyusun Alquran secara sistematis,” ujar pria yang mengganti namanya menjadi M Yahya Waloni setelah memeluk agama Islam itu kepada Republika.

Menurut suami dari Lusiana (33) yang mengganti namanya menjadi Mutmainnah setelah memeluk Islam itu, dirinya masuk agama islam karena dari sistematika teori Islam sudah benar. Sebagai akamdemisi, kata dia, dirinya pun berpikir orang yang sudah memili teori benar saja bisa salah apalagi yang tidak memiliki teori yang benar. “Orang Islam yang sudah memiliki teori yang benar saja bisa salah apalagi yang tidak memiliki teori benar. Jadi, saya mengakui Islam secara teori dan spiritual,” ujar Yahya.

Ketertarikan Yahya untuk masuk Islam, kata dia, sebenarnya sudah ada sejak kecil, saat berumur sekitar 14 tahun. Pada usia itu, dirinya sudah ke masjd karena tertarik melihat banyak orang islam menggunakan pakaian seperti yang digambarkan di agamanya yaitu baju ikhram. Selain itu, dirinya pun sangat tertarik dengan gendang yang suka dimainkan di masjid-masjid.

“Saya hanya berani ke masjid satu kali saja karena ketahuan dan dipukul sampai babak belur oleh bapak saya. Kalau nekad ke masjid lagi, saya takut bapak saya yang seorang tentara akan menggantung saya,” ujar pria yang memiliki hobi bermain gendang ini.

Namun, sambung pria yang pernah menjabat Ketua Sekolah Tinggi Theologia Calvinis di Sorong tahun 2000-2004 ini, dari sekian kejadian yang mendorongnya untuk memeluk Islam adalah pengalaman spiritual yang dialaminya. “Suatu hari, saya bertemu dengan seorang penjual ikan, di rumah lama kompleks Tanah Abang, Kelurahan Panasakan, Tolitoli,” ia memulai kisahnya.

Pertemuannya dengan si penjual ikan berlangsung tiga kali berturut-turut dengan waktu pertemuan yang sama yaitu pukul 09.45 Wita. “Kepada saya, si penjual ikan itu mengaku namanya Sappo (dalam bahasa Bugis artinya sepupu). Dia juga panggil saya Sappo. Dia baik sekali dengan saya,” ujar bapak dari Silvana (8 tahun, kini bernama Nur Hidayah), Sarah (7 tahun, menjadi Siti Sarah), dan Zakaria (4 tahun) ini.

Setiap kali ketemu dengan si penjual ikan itu, kata Yahya, dirinya berdialog panjang soal Islam. Anehnya, kata dia, si penjual ikan yang mengaku tidak lulus sekolah dasar (SD) itu sangat mahir dalam menceritakan soal Islam. Ia makin tertarik pada Islam.

Namun, sejak saat itu, ia tidak pernah lagi bertemu dengan penjual ikan itu. Si penjual ikan mengaku dari dusun Doyan, desa Sandana, salah satu desa di sebelah utara kota Tolitoli). “Saat saya datangi kampungnya, tidak ada satupun warganya yang menjual ikan dengan bersepeda,” tambahnya.

Sejak pertemuannya dengan si penjual ikan itulah katanya, konflik internal keluarga Yahya dengan istrinya meruncing. Istrinya, Lusiana tetap ngotot untuk tidak memeluk Islam. Karena dipengaruhi oleh pendeta dan saudara-saudaranya. “Ia tetap bertahan pada agama yang dianut sebelumnya. Jadi, kita memutuskan untuk bercerai,” katanya.

Namun, sambung dia, tidak lama setelah itu, tepatnya 17 Ramadan 1427 Hijriah atau tanggal 10 Oktober sekitar pukul 23.00 Wita, ia bermimpi bertemu dengan seseorang yang berpakaian serba putih, duduk di atas kursi. Sementara, dia di lantai dengan posisi duduk bersila dan berhadap-hadapan dengan seseorang yang berpakaian serba putih itu. “Saya dialog dengan bapak itu. Namanya, katanya Lailatulkadar,” kata Yahya.

Setelah dari itu, Yahya kemudian berada di satu tempat yang dia sendiri tidak pernah melihat tempat itu sebelumnya. Di tempat itulah, Yahya menengadah ke atas dan melihat ada pintu buka-tutup. Tidak lama berselang, dua perempuan masuk ke dalam. Perempuan yang pertama masuk, tanpa hambatan apa-apa. Namun perempuan yang kedua, tersengat api panas.

“Setelah sadar, seluruh badan saya, mulai dari ujung kaki sampai kepala berkeringat. Saya seperti orang yang kena malaria. Saya sudah minum obat, tapi tidak ada perubahan. Tetap saja begitu,” ujarnya.

Setelah diceritakan ke istrinya, kata dia, istrinya semakin tidak percaya dan ingin bercerai dengan Yahya. Namun, beberapa jam kemudian, istrinya menangis karena mimpi yang diceritakan suaminya kepadanya, sama dengan apa yang dimimpikan. Akhirnya istri saya yang mengajak segera masuk Islam,” katanya.

Akhirnya, kata Yahya, bersama istrinya memeluk Islam secara sah pada hari Rabu, 11 Oktober 2006 pukul 12.00 Wita melalui tuntunan H. A. Qomarun Shofa, Sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Tolitoli. Hari itulah, Yahya dan istrinya mengucapkan dua kalimat syahadat. “Kekuatan saya, sekarang hanya shalat tahajud malam dan Dhuha pukul 08.00,” ujar mantan Rektor yang UKI Papua ini.


Yang kubaca, buku ini adalah cetakan pertama. Tebalnya 320 halaman, termasuk
lembar catatan di belakang. Halaman covernya cukup bagus, judulnya pun dicetak
dengan cetak timbul. Berawal dari seorang teman yang meminjamkan buku ini
padaku. ”Coba baca deh, isinya bagus .. .”

Sepintas aku lihat-lihat, buku ini khas dengan gaya bicara seorang pendeta.
Meletup-letup, bersemangat, bahkan aku bisa bayangkan sang penulis sedang
memberikan ceramahnya di depanku sambil mengacung-acungkan tangannya (seperti
pak SBY), Cuma bedanya dari SBY sang penulis melakukannya dengan nada suara
bersemangat dan meledak-ledak. Kira-kira seperti orang orasi.

Ada 7 bab dalam pembahasan ini. Yang terus terang, ini adalah sebenar-benarnya
buku yang pernah kubaca dan mampu ”menelanjangi” konsep keimanan kristen. Bukan
dengan membenturkannya dengan Islam, tapi membenturkannya dengan ayat-ayat
kitab sucinya sendiri (bibel). Aneh, begitu banyak kontradiksi dalam kitab suci
Injil ini (atau setidaknya, kitab suci yang orang-orang ”anggap” sebagai
injil). Ada yang bilang, ini bukan injil. Injil yang asli bukan seperti ini.
Tapi pada faktanya, kitab ini tetap dikenal sebagai injil. Meskipun, seperti
yang kubilang tadi banyak pertentangan, keanehan, ketidaklogisan dari kitab ini.

Konsep ketuhanan Kristen

”Benarkah Kristen ini adalah kelanjutan dari agama Yahudi?” Kalau ditilik dari
sejarah peristiwa pen-Tuhan-an Yesus, maka pikiran kita pasti akan kembali pada
peristiwa penyaliban yang dilakukan oleh Romawi kala itu. Ketika muncul
pertanyaan itu, jawabnya harusnya sederhana, ya .. atau tidak.

Jika Iya, bukankah seharusnya orang Arab dan Bani Israel memeluk Kristen?
Peristiwa tentang penyaliban Yesus ini terjadi di daerah Timur Tengah. Bahkan
dijelaskan di dalam alkitab, peristiwa penyaliban tersebut sangatlah
menggetarkan hati siapa saja yang melihat dan merasakannya. Dalam alkitab
dikatakan bahwa ketika Yesus disalib maka tanah terbelah, gempa bumi, dan
orang-orang mati bangkit (Lukas 23 : 44-49).

Logikanya sederhana, sekeras hati siapapun ketika sudah melihat dan merasakan
peristiwa ini pasti akan beriman. Peristiwa ini terjadi di Yerusalem di negeri
Yahudi. Jadi, seharusnya imannya orang Yahudi dan orang Kristen dewasa ini
pasti akan sama. Namun pada faktanya, Kristen menuhankan Yesus dan Yahudi
meng-Allahkan Yahwe, bukan Yesus.

Jika memang benar kata alkitab, bahwa dunia dan seisinya diciptakan oleh Tuhan
hanya dengar firman-Nya, apakah kemudian Tuhan kehilangan kekuatannya sehingga
untuk menyelamatkan manusia saja Dia harus turun ke bumi, disalib, dan mati
terlebih dahulu untuk menyelamatkan manusia?

Inti dari ajaran Kristen adalah ”penyelamatan” yang dilakukan oleh Tuhan Yesus
kepada umat manusia. Sehingga premis ”Yesus mati dahulu, barulah tiba
penyelamatan kepada semua manusia” adalah harga mati bagi keimanan Kristen
(Korintus 5:15, Roma 10:9, dsb; lihat Hal 34). Jika peristiwa penyaliban Yesus
sebagai akar keimanan Kristen terbantahkan, maka gugurlah batang dan daun
keimanan Kristen dan agama Kristen dewasa ini.

Inti dari keimanan Kristen adalah ”percaya saja!” maka akan selamat. Yesus
adalah juru selamat bagi dunia (Yohanes 3:16, Yohanes 14:6, Markus 16:16, dsb).
Yang terjadi adalah dogmatika atas nama Agama. Logika tertutup dan akal-budi
manusia ditekan. Karena, begitu mudahnya menemukan kontradiksi antara satu ayat
dengan ayat injil lainnya jika dogma telah terdobrak dan logika terbuka.

Jika ditilik lebih dalam, ayat-ayat tentang pen-Tuhan-an Yesus dan seputar
penyaliban Yesus ini berasal dari Paulus (yang dianggap sebagai Rasul Kristen).
Bahkan 99% ayat tentang pen-Tuhan-an Yesus berasal dari Paulus. Siapakah
Paulus?
Siapakah Paulus?

Boleh dibilang Paulus adalah tokoh paling terkenal dalam dunia Kristen. Bahkan
konon Michael Hart, pengarang buku 100 orang paling berpengaruh di dunia, cukup
ragu-ragu untuk meletakkan Paulus di bawah Yesus, mengingat begitu
berpengaruhnya ajaran Paulus dibanding Yesus. Aneh bukan?

Semua orang penganut Kristen pasti mengenal Paulus. Karena dalam ajaran
Kristen, Paulus adalah rasul yang cerdas, pintar, sabar, dan tegas. Yang entah
bagaimana, tiba-tiba dia berubah menjadi seorang yang baik hati setelah
sebelumnya dia dikenal sebagai pembunuh dan penjahat. Injil mengatakan bahwa
Paulus awalnya adalah penganut Taurat yang fanatik. ”Tentang kegiatan aku
penganiaya jemaat, tentang kebenaran dalam menaati hukum Taurat aku tidak
bercacat” (FILIPI 3 : 6). Namun di samping itu, sejak muda Paulus sangat
mengagumi budaya Yunani (helenisme) terutama pelajaran filsafatnya. Sehingga
dalam dirinya muncul dua pengaruh yang sangat kuat ini, penganut taurat dan
pengaruh filsafat helenisme.

Paulus sediri bukan orang Yerusalem dan bukan orang Nazareth, sehingga hal ini
membuktikan bahwa sejak muda Paulus tidak pernah berhubungan secara langsung
dengan Isa A.S. Dia bukanlah murid nabi ’Isa dan bukan pula pengikutnya baik di
Yerusalem dan di Nazareth.

Dengan demikian, wajar jika terjadi perbedaan yang sangat kontradiktif antara
ajaran Paulus dan ’Isa AS. Salah satunya tentang dosa warisan. ’Isa tidak
pernah membicarakan sama sekali tentang dosa warisan, sebaliknya ini adalah
ajaran Paulus. ”Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh
satu orang dan oleh dosa itu juga maut. Demikianlan maut itu telah menjalar
kepada semua orang, karena semu orang telah berdosa” (ROMA 5 : 12). Contoh lain
adalah tentang konsep pengampunan. ’Isa mengajarkan pengampunan dari Tuhan bagi
orang yang bertobat melalui ucapan, sikap, dan perbuatan. Sedangkan Paulus
mengajarkan pengampunan Tuhan atas dosa-dosa manusia semata-mata karena
pengorbanan atau penyaliban Yesus Kristus di kayu salib. Dsb.

Jika demikian, jika Paulus tidak pernah menjadi murid Yesus, jika predikat
”Rasul” adalah sesuatu yang tak pantas bagi Paulus, apakah tidak ada satu orang
pun yang mempertanyakan? Ternyata tidak. Injil pun memuat peristiwa ini ketika
orang-orang Korintus menanyakan perihal ini kepadanya sehingga membuat Paulus
semakin terdesak. Dalam Korintus 9 : 1 – 3 dikatakan :
1. ”Bukankah aku Rasul? Bukankah aku orang bebas? Bukankah aku telah melihat
Yesus, Tuhan kita? Bukankah kamu adalah buah pekerjaanku di dalam Tuhan?”
2. ”Sekalipun bagi orang lain aku bukanlah Rasul, tetapi bagi kamu aku adalah
Rasul, sebab hidupmu dalam Tuhan adalah materai dari kerasulanku”
3. ”Inilah pembelaanku terhadap mereka yang mengkritik aku”.

”Bukankah aku Rasul? …. ” dari ayat ini saja kita sudah tahu bahwa Paulus
bukanlah seorang Rasul. Jika dia benar-benar Rasul, maka kalimat ini seharusnya
tidak boleh terucap dari mulutnya, sebab secara psikologis dan filosofis makna
kalimat ini menunjukkan kesombongan sekaligus perasaan khawatir bahwa
rahasianya sebagai Rasul palsu akan terbongkar.

Dari 27 kitab perjanjian baru Kristen, 14 kitab di antaranya adalah surat
Paulus. Rasul palsu itu. Sementara itu, seluruh kitab dalam perjanjian baru,
adalah karangan. Ada karangan Markus, Matius, Lukas, Yohanes, dll.

Jadi, setelah semua penjelasan di atas, menurut kita bagaimana kebenaran kitab
Injil sekarang? Tentu tidak logis, dan maksa banget kalau ada yang mengatakan
Injil berasal dari Tuhan.

Konsep Trinitas, dari siapa?

Sesungguhnya konsep Trinitas bukanlah konsep yang diajarkan oleh Yesus / ’Isa
AS. Konsep ’Isa adalah tauhid (pengesaan). Adapun konsep trinitas ada dan
diperkenalkan oleh Paulus. Perdebatan antara pendukung tauhid / unitarianisme
dengan pendukung trinitas tidak kunjung henti. Bahkan diwarnai dengan
pertumpahan darah pada abad I sampai abad ke IV.

Sehingga sejarah mencatat, pada tahun 325 Masehi, Kaisar Romawi Konstantin
mengundang para pendeta dari berbagai penjuru untuk berkumpul di Nicea (Italia)
dalam sebuah kongres. Kongres ini bertujuan untuk menentukan ajaran mana yang
akan dipegang dan dipertahankan. Apakah tauhid atau trinitas.

Setelah lama bersidang, di antara 2.048 pendeta yang hadir, 318 pendeta sepakat
menerima ajaran Paulus (trinitas) dan 1.730 lainnya tetap berpegang pada ajaran
Tauhid ’Isa. Dengan demikian, seharusnya tauhid-lah ajaran yang diakui dan
dipegang. Namun karena Konstantin sendiri adalah penganut paganisme, maka tak
heran, meskipun harus bertentangan dengan keputusan kongres, Konstantin
men-dekrit-kan ke seluruh dunia Kristen bahwa trinitas-lah yang harus dipegang.
Inilah tragedi dalam kepercayaan Nasrani yang amat menyedihkan. Sejak keputusan
itu, tokoh-tokoh Kristen yang masih mempertahankan ajaran unitarian ditangkap,
disiksa, dibunuh karena dianggap golongan sesat. Ketika Rasulullah datang dan
menyatakan diri sebagai utusan Allah, yang meneruskan misi Nabi Musa dan ’Isa,
mereka memeluk Islam secara massal. Di antaranya adalah raja Habasyah/Ethiopia
dan rakyatnya.

Dalam masa pasca kongres Nicea itu pula, ditetapkan :
1. Hari kelahiran Dewa Matahari dijadikan hari sabat Kristen, yaitu hari Minggu.
2. Tanggal kelahiran anak Dewa Matahari, 25 Desember, dijadikan hari kelahiran
Yesus.
3. Lambang Dewa Matahari, silang cahaya (salib), menjadi lambang Kristen.

Padahal aslinya, tidak ada yang tahu pasti kapan Yesus lahir.

Demikianlah, aqidah Kristen ini dibangun. Atas dasar imajinasi dan doktrin yang
terus menerus dihembuskan kepada para pengikutnya. Karena tanpa itu, akan mudah
sekali meragukan kebenaran ajaran Kristen lalu keluar dari Kristen, mengingat
sejarah lahirnya Kristen yang suram, sesuram masa depannya.

Allah SWT, berfirman :
”Sesungguhnya kamu akan menjumpai orang-orang yang paling memusuhi orang-orang
yang beriman, yaitu Yahudi dan orang-orang musyrik (trinitianisme, paganisme,
dan serupanya). Dan sesungguhnya kamu akan menjumpai orang yang paling dekat
persahabatannya dengan orang-orang yang beriman yaitu orang yang berkata :
”Kami adalah orang-orang Nasrani”. Yang demikian itu, disebabkan di antara
mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib,
(juga) mereka tidak menyombongkan diri. Dan apabila mereka mendengarkan apa
yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu melihat mata mereka mencucurkan
air mata disebabkan kebenaran (Al-Qur’an) yang telah mereka ketahui (dari kitab
mereka sendiri) seraya berkata : ”Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka
catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al-Qur’an
dan kenabian Muhammad)”.” (Q.S Al-Maidah : 82-83)

Demikian resume sederhana terhadap buku yang luar biasa ini. Masih banyak ilmu
yang terkandung dalam buku tersebut jika kita membacanya sendiri dengan penuh
perhatian. Semoga buku ini menjadi amal sholeh bagi penulisnya, dan penambah
timbangan amal baik bagi penulis dan pembacanya. Semoga dengan ini akan membuka
cakrawala berpikir bagi orang-orang yang mau berpikir tentang kebenaran Islam.

islam

Mengapa Polisi Tak Berdaya Hadapi Terorisme & Radikalisme Salibis Ambon‏?

AMBON (voa-islam.com) – Berbagai insiden kekerasan terus-menerus menimpa kaum muslimin Ambon oleh kaum salibis seakan tidak pernah berakhir namun juga tidak pernah diungkap secara tuntas oleh aparat kepolisian.
Selain melukai rasa keadilan, hal ini juga menghilangkan kepercayaan kaum muslimin terhadap aparat kepolisian. Bahkan lebih jauh lagi menimbulkan kecurigaan dari kaum muslimin bahwa ada keberpihakan institusi Polri kepada kelompok Kristen di Maluku. Karena beberapa fakta memperlihatkan seolah-olah kepolisian Polda Maluku menjadi tak berdaya apa-apa apabila menyelesaikan kasus-kasus kekerasan atas kaum muslimin yang melibatkan kaum Salibis sebagai pelakunya.
Empat kasus yang belum terungkap berikut adalah fakta terbaru bahwa Polda Maluku menjadi tidak berdaya ketika harus menyelesaikan kasus-kasus kekerasan yang menimpa kaum Muslimin dengan pelaku dari pihak Nasrani:
1. Pembunuhan Darfin Saiman secara tragis di kampung Kristen.
Belum hilang dari ingatan kita, kasus pembunuhan tukang ojek Muslim bernama Darfin Saiman di kampung Kristen desa Gunung Nona. Jenazah Darfin ditemukan tewas mengenaskan di tempat sampah, dengan lubak tusukan benda tajam di punggung, kaki dan pelipis, serta luka lebam di sekujur tubuhnya. Anehnya, polisi merekayasa kematian Darfin sebagai kecelakaan lalulintas biasa.
Umat Islam menilai bahwa polisi telah merekayasa kasus pembunuhan tersebut dalam rangka melindungi pelaku pembunuhan dari pihak Salibis. Karena logika awam sekalipun, ketika melihat jenazah Darfin Saiman pasti akan menyimpulkan bahwa dia meninggal karena dibunuh dan dianiaya, bukan karena kecelakaan lalulintas. Sampai sekarang, kasus pembunuhan tersebut belum bisa diungkap oleh polisi. Tak ada penyelidikan, penyidikan, maupunpenangkapan tersangka pembunuhan, karena polisi sudah prematur sejak awal menyimpulkan Darfin tewas kecelakaan.
2. Insiden pembakaran masjid dan ratusan rumah Muslim di Kampung Waringin
Peristiwa selanjutnya yang tidak kalah memilukan bagi kaum muslimin adalah tragedi berdarah penyerangan kampung Muslim waringin pada tanggal 11 September 2011 oleh kaum salibis. Peristiwa tersebut menyebabkan 8 orang muslim tewas, seratus orang lebih luka-luka, masjid dan ratusan rumah milik kaum Muslimin habis dibakar salibis.
Akibatnya Ratusan Kepala Keluarga warga Muslim kini hidup di pengungsian. Sampai sekarang, ratusan rumah milik warga Muslim yang habis dibakar belum dibangun kembali seperti janji Pemkot Ambon. Sudah dua bulan lebih peristiwa ini berlalu tapi sampai sekarang belum ada satupun orang yang ditangkap oleh polisi dan ditetapkan sebagai tersangka pelaku penyerangan. Tak ada pengejaran maupun tudingan teroris maupun radikalis terhadap Salibis Ambon, meski mereka juga memakai bom dan senjata api.
Logikanya, jika penyerangan tersebut melibatkan ratusan orang, tentunya ada pihak yang mengorganisir dan provokator yang menggerakkannya. Dan dalam peristiwa tersebut ada jiwa yang melayang dalam jumlah yang cukup banyak.
Bandingkan dengan peristiwa penyerangan Karaoke Villa milik Kristen yang pelakunya adalah beberapa pemuda Muslim pada bulan April 2005. Hanya dalam hitungan pekan, Polda Maluku yang didukung oleh Densus 88 berhasil menangkap 20 orang lebih yang dianggap bertanggungjawab terhadap penyerangan yang hanya menewaskan seorang wanita tuna susila. Para pelaku disiksa dengan sangat keji oleh polisi selama interogasi dan penyidikan. Lebih tragis lag, mereka dijerat dengan Undang-Undang No 15 tahun 2003 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme.
Kezaliman yang menimpa mereka yang diduga sebagai pelaku semakin memilukan ketika pengadilan yang digelar penuh dengan rekayasa dan beraroma dendam dari pihak salibis yang diwakili oleh para jaksa dan hakim. Maka tuntutan dan vonis terhadap para terduga pelaku penyerangan yang hanya menewaskan seorang wanita tuna susila tersebut sangat jauh dari rasa keadilan. Mereka yang diduga bertanggung jawab terhadap penyerangan tersebut 3 orang di antaranya divonis hukuman seumur hidup, dan yang lainnya ada yang divonis 18 tahun,15 tahun,12 tahun dan 7 tahun bagi orang yang diduga menyembunyikan informasi tentang kejadian tersebut. Sebagian besar dari mereka sampai sekarang masih berada di penjara.
3. Insiden penyerangan pemukiman Muslim di jalan Baru Ambon
Peristiwa terbaru yang sampai sekarang juga belum mampu diungkap oleh Polda Maluku adalah insiden penyerangan pemukiman Muslim di Jalan Baru Ambon pada tanggal 20 oktober 2011 lalu.
Peristiwa tersebut menyebabkan 3 bangunan milik warga muslim hangus terbakar dan 3 warga Jalan Baru terluka parah. Penyerangan yang melibatkan tiga ratusan massa Kristen tersebut terjadi pukul 04.00 WIT dinihari.
Sampai sekarang kasus tersebut tidak diketahui kelanjutan penyidikannya. Padahal dengan intelijen dan perangkat yang dimilikinya, mustahil jika polisi tidak mengetahui aktor intelektual dan pelakunya.
Bandingkan dengan peristiwa Bom Mardika pada bulan Agustus 2005 yang tidak menewaskan seorang pun. Hanya dalam hitungan jam Polisi telah menangkap empat pemuda Muslim yang dua di antaranya masih remaja berusia 16 tahun dan 17 tahun, yang semuanya dituduh sebagai pelaku. Dua di antaranya ditembak kakinya, yaitu Kasim Waly (16 tahun) dan Aden alias Alulu (28 tahun). Bahkan Aden alias Alulu akhirnya meninggal dunia di rumah sakit setelah ditembak kedua kaki dan lambungnya yang dilanjutkan dengan penyiksaan oleh Polisi. Dan tragisnya, 2 orang remaja yang dituduh terlibat dalam peristiwa tersebut dijerat dengan Undang-Undang No 15 tahun 2003 tentang pemberantasan tindak pidana Terorisme. Keduanya divonis dengan hukuman 8 tahun penjara untuk Kasim Waly dan 4 tahun penjara untuk Maga.
4. Pembacokan siswa SMP Muhammadiyah oleh warga Kristen
Peristiwa terbaru yang juga masih mengendap di meja Polisi adalah pembacokan sadis terhadap Gani Pantororeng, siswa SMP Muhammadiyah Wailikut kecamatan Waisama kabupaten Buru Selatan. Pembacokan yang dilakukan oleh warga Kristen itu mengakibatkan Gani Pantororeng terluka parah dengan 30 jahitan di dagunya.
Ini hanya secuil bukti bahwa aparat kepolisian tak berdaya ketika menghadapi kasus kekerasan, radikalisme dan terorisme yang pelakunya adalah salibis radikal dan korbannya adalah kaum Muslimin. [taz, af]

kisa biarawati

Ulasan Hj Irene Handono ( mantan biarawati yang masuk islam )



III. ALLAHJangan berkata tentang Allah
Kecuali yang Haq...
 
DEWA BULAN
Tradisi Kristen yang telah kita bahas diatas rupanya ingin diimbaskan kepada ajaran Islam dengan mengembalikan ajaran Islam pada paganisme Arab dan menghilangkan fakta sejarah bahwa paganisme Arab tersebut adalah paham yang diperangi habis-habisan oleh Rasulullah dan umatnya. Oleh sebab itu maka Dr. Morey menyudutkan Islam dengan mengemukakan poin-poin hujatan berikut :
 
1.    Bahwa Umat Islam menyembah dewa bulan.
2.    Tentang Allah dalam Islam dan Tuhan dalam Bibel.
 
Pada hujatan pertama, Dr. Robert Morey ingin mengelabuhi masyarakat bahwa umat muslim adalah masyarakat pagan, sehingga negaranya mendapatkan pembenaran atas segala apa yang mereka perbuat terhadap negara-negara Islam yang ia nyatakan pagan. Sedang dalam poin kedua ia ingin memisahkan antara kepercayaan Kristen dengan Islam. Jika yang dimaksud adalah Kristen Trinitas maka adalah benar tidak sama, karena umat Islam menESAkan Tuhan sementara Kristen Trinitas "menyekutukan" Tuhan. Tapi kalau yang dimaksud adalah Kristen Unitarian (Nazaren/Nashoro) tentu saja masalahnya lain, karena mereka berpaham monoteisme. Suatu upaya pembuktian Class of Civilization yang ujung-ujungnya adalah kekuasaan dan Ekonomi (Minyak).
Dr. Robert Morey menyatakan bahwa Allah adalah nama dari Dewa Bulan yang disembah di Arab sebelum Islam. Hal ini ia kuatkan dengan pernyataan bahwa :
  • Nama Allah sudah dikenal masyarakat Arab sebelum kenabian Muhammad.
  • Adanya nama-nama seperti Qomaruddin, Syamsuddin.
  • Kepercayaan Jahiliyah (PraIslam), agama Astral.
  • Berhala yang ada di Ka'bah.
  • Simbol bulan sabit.
Yang agak memalukan bahwa dalam membuktikan tuduhan-tuduhannya tersebut Pak Doktor ini banyak memanipulasi pernyataan dari penulis-penulis yang menjadi rujukannya. Sebagai Contoh :
- Untuk menguatkan pendapatnya bahwa "dewa bulan dipanggil dengan berbagai nama, salah satunya adalah Allah'" ia merujuk pada halaman 7 dari Buku Guillame yang berjudul Islam. Tetapi sebenarnya Guillame mengatakan di halaman yang sama : "Di Arab Allah telah dikenal dari sumber umat Kristen dan Yahudi sebagai Tuhan yang Esa, dan tidak ada keraguan meslvpun dia telah dikenal oleh Pagan Arab di Mekkah sebagai yang Tertinggi."1
- Dr. Morey juga mengutip dari penulis non-Muslim Caesar Farah di ha128. Tetapi pada saat dirujuk dalam buku tersebut didapati bahwa Dr. Morey hanya mengutip sebagian dan meninggalkan pokok bahasan dari buku tersebut. Buku tersebut sebenarnya menyatakan bahwa Tuhan yang dipanggil il oleh orang Babilon dan EI oleh orang Israel telah dipanggil ilah, al-ilah, dan Allah di Arab. Farah mengatakan lebih lanjut pada halaman 31 bahwa sebelum Islam orang pagan telah mempercayai bahwa Allah adalah dewa tertinggi. Dikarenakan mereka sudah mempunyai 360 berhala, tetapi Allah bukan salah satu dari 360 berhala tersebut. Sebagaimana Caesar Farah menyatakan di halaman 56, bahwa Nabi Muhammad saw, telah menghancurkan berhala-berhala tersebut.

Nama Allah sebelum Islam

Adanya kata Allah sebelum masa Islam, seperti yang dikatakan Robert Morey bahwa Ayah Rasulullah bernama Abdullah (hamba Allah), tidak sepantasnya dijadikan alasan bahwa Allah tersebut adalah dewa bulan.
Seperti yang pernah kita bahas sebelum ini bahwa El, Eloy, Allah, Yahweh, Ya Hua, Elohem,Allahumma; adalah kata-kata yang dipakai oleh masing-masing bangsa -saat itu- untuk menyebut Tuhan. Dan kata Allah adalah kata yang dipakai oleh bangsa Arab untuk menyebut Tuhan khususnya oleh para Ahnaf (masyarakat Arab yang mengikuti tradisi Ibrahim). Dan nama itu tidak termasuk dalam jajaran nama-nama berhala dan dewa­dewa Arab. Permasalahannnya bukan hanya pada kata-kata itu saja, kemudian kita menilai paham suatu masyarakat. Tapi pada cara penyikapan kepada "Tuhan" yang disebut menurut bahasa mereka sendiri-sendiri. Bangsa Israel yang menggunakan kata Yahweh untuk merefleksikan pemahaman mereka tentang konsep "Tuhan" dibimbing oleh rasul dan nabi mereka untuk meluruskan pemahaman dan penyikapan terhadap Tuhan yang mereka sebut Yahweh. Begitu juga masyarakat Arab yang pada masa jahiliyah memakai kata Allah untuk menyebut Tuhan dibimbing oleh Rasulullah Saw untuk menyikapi dan memahami apa yang mereka sebut Allah itu. Cara penyikapan inilah yang diajarkan oleh masing-masing rasul dan nabi kepada umatnya, yaitu meng-ESA-kan. Kalau ukurannya hanya pada tataran kata saja untuk menilai paham suatu umat, maka Yahudi dan Kristen luga pagan, karena nama "EL' yang dipakai IsraEL adalah Tuhan dari bangsa Kan'an yang menurut mereka pagan.

Qomaruddin dan Syamsuddin

Pembaca dari kalangan Muslim mungkin akan tertawa ketika dikatakan bahwa nama-nama Cak Qomar dan Cak Udin luga kang Najam dijadikan bukti adanya penyembahan terhadap dewa bulan. Menurut Dr. Robert Morey :
  • Agama Penyembah Bulan disebut Komaruddin.
    Komarun = Bulan; Dinun = Agama.2
Begitu juga dengan nama Syamsuddin dan Najmuddin, keduanya diterjemahkan dengan cara yang sama.
Komarun berarti bulan dan dinun berarti agama maka arti dari nama tersebut adalah "bulannya agama", maksudnya seorang yang dengan agamanya berkiprah di masyarakatnya seperti bulan yang bersinar terang benderang, membawa nama baik agamanya. Begitu syamsuddin, di harapkan oleh orang tuanya agar lebih bersinar seperti matahari yang selalu memberi manfaat kepada manusia. Nama-nama muslim yang dinisbatkan kepada dien (agama) memiliki makna senada, seperti saifuddin (pedang agama), adalah harapan orang tuanya agar anaknya mampu membela agamanya ibarat sebuah pedang yang siap dipakai kapan saja. Sedang "penyembah bulan" kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Arab abid al-Qomar. Begitu juga dengan dua nama lainnya.
Masyarakat Arab pada masa pra Islam seringkali menamakan budaknya dengan nama-nama yang dapat menyenangkan hati mereka seperti nama Qomar dan Syams, diharapkan agar budaknya dapat menerangi mereka seperti namanya. Sedang untuk mereka sendiri, mereka memakai nama­nama yang menyeramkan, untuk menakuti musuh-musuhnya, seperti Kilab (anjing-anjing), Asad (singa), Namir dan Fahd (harimau). Pada masa Rasulullah nama-nama jahiliyah banyak dinisbatkan langsung pada Allah, seperti Saifullah (pedang Allah), Asadullah (Singa Allah) dan lain sebagainya. Rasulullah meluruskan kebiasaan masyarakat Arab jahiliyah bahkan pada masalah nama.
Pada masa selanjutnya ketika perbudakan sudah terhapuskan, dan para mantan budak yang membentuk komunitas tersendiri, tampil dalam pemerintahan. Mereka dikenal sebagai kaum Mawali (orang-orang yang meminta perlindungan). Untuk mendapatkan pengakuan dari masyarakat yang sebelumnya adalah tuan-tuan mereka, maka mereka menisbatkan nama-nama, mereka kepada kata din (agama). Hal ini sejalan dengan perkembangan zaman yang tidak lagi menisbatkan nama-nama kepada tuan-tuannya, sebab zaman perbudakan sudah berakhir, dan semua mereka adalah sama dalam urusan agama. Maka kita melihat bahwa nama-nama seperti Qomaruddin dan Syamsuddin tidak pernah kita temukan pada masa jahiliyah, ataupun pada masa Rasulullah, nama-nama itu baru muncul kemudian pada saat mantan budak memegang tampuk pemerintahan.
Pada masa sekarang nama-nama di atas tidak dipakai untuk menyenangkan tuan, tidak juga untuk legalitas kekuasaan. Nama-nama itu dipakai umat muslim dengan maksud yang berbeda, karena mereka hanya melihat arti dari nama-nama itu, yang diharapkan pemiliknya dapat menjadi seperti namanya.

Kepercayaan masa Jahiliyah (Pra Islam)/Agama Astral

Menurut Dr. Morey : "Allah, dewa bulan, kawin dengan dewa matahari. Mereka berdua mempunyai tiga orang puteri yang disebut putri-putri Allah. Ketiga putri tersebut AI-Lata, AI­Uzza, dan Manat". Untuk memperkuat anggapannya ia memanipulasi pernyataan Guilluame seperti yang kita ungkap sebelum ini.
Bahwa masyarakat Arab pra Islam memiliki kepercayaan terhadap bintang dan bulan juga matahari memang benar, hanya saja Dr. Morey berhenti sampai disini untuk menyatakan bahwa yang disembah oleh umat Muslim adalah dewa bulan, padahal kepercayaan yang semacam inilah yang diserang dengan keras oleh Rasulullah tanpa kompromi sedikitpun. Itulah sebabnya maka masa tersebut dikatakan sebagai masa Jahiliyyah (zaman kebodohan). Terjemah ayat-ayat berikut ini akan menggambarkan bagaimana Rasulullah secara radikal menyerang kepercayaan masyarakatnya :

Maka apakah patut bagi kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap Al-Lata dan Al- Uzza, dan Manat yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah). Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan; Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. Itu tidak lain hanyalah nama­nama yang kamu dan bapak-bapak karnu mengada­adakannya; Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuk (menyembah) nya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka, dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan rnereka. Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita­citakannya (Tidak), maka hanya bagi Allah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia. " (QS. An-Najm 19-25).

Berhala di dalam Ka'bah

Berikut ini adalah salah satu dari pernyataan tidak berdasar yang dilontarkan oleh Robert Morey : "Ada satu berhala Allah ditempatkan di ka'bah bersama dengan semua ilah-ilah berhala lain. Penyembah-penyembah berhala sembahyang menghadap Mekah clan Kaabah karena di sanalah dewa-dewa mereka disemayamkan". Kita tidak tahu dari mana pak Doktor mendapatkan sumbernya, tapi yang jelas tidak pernah melihat Ka'bah secara langsung apalagi masuk di dalamnya.
Pada Masa Jahiliyah -tradisi menyebut demikian untuk membedakan antara masa kebenaran dan kebodohan-, banyak berhala ditempatkan di Ka'bah tapi tidak ada satupun berhala disebut Allah. Dan berhala-hala yang amat banyak tersebut telah dihancurkan oleh Rasulullah saat memasuki Makkah, setelah sebelumnya umat Islam diusir dari Makkah. Rasulullah sendiri pada saat sebelum menjadi nabi, pernah bersumpah dihadapan Khadijah istrinya bahwa beliau "tidak akan menyembah uzza selamanya", hal ini jelas membedakan antara Allah dan ilah­ilah lainnya, sebab saat itu agama Hanifah (jalan lurus) ajaran Ibrahim As. masih bertahan di Makkah, walaupun pengikutnya tidak sebanyak para pagan. Kini jangankan di Ka'bah di rumah seorang muslim saja tidak akan ada berhala. Sangat berbeda dengan Rumah dan Kantor Robert Morey yang mungkin memasang patung salib di sudut ruang atau kamarnya.

Dewa bulan dan Simbol Bulan Sabit

Simbol bulan sabit yang sering dipakai umat muslim dianggap sebagai simbol penyembahan dewa bulan oleh Dr. Robert Morey. la menyatakan : "Simbol penyembahan dewa bulan dalam budaya Arab dan di tempat-tempat lain di seluruh timur tengah adalah bulan sabit". Gambar bintang yang biasa berada ditengah bulan sabit tidak disebut, karena Amerika memakai simbol bintang.
Dr. Robert Morey dan para orientalis Barat menuduh dengan bertanya kenapa umat Islam memakai simbol bulan sabit untuk agama mereka? Atau kenapa bulan dipakai untuk menandai bulan baru?. Mereka sengaja bertanya dengan logika yang salah dari sesuatu yang tersembunyi, sejak saat umat Islam memakai bulan sabit sebagai simbol, maka dikatakan bahwa umat Islam menyembah "dewa bulan". Ini tidak benar sebagaimana anggapan bahwa sejak umat Yahudi mengambil bintang David sebagai simbol, maka umat Yahudi menyembah bintang, berarti umat Kristen juga menyembah patung salib saat mereka memakai simbol tersebut, atau menyembah matahari saat menggunakan tanda silang dari sinar matahari.
Islam tidak pernah mengajarkan untuk menyembah bulan. Dalam firman Allah disebutkan:

"Dan sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan janganlah (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah. " (QS. Fushshilat 37)

Ayat ini diperkuat dengan ayat lain, bahwa bulan bukanlah object penyembahan.

"Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalarn siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan, dan sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan ". (QS. Luqman 29).

Jika Allah adalah "dewa bulan" seperti yang dituduhkan oleh Dr. Morey, apa mungkin "dewa bulan" menciptakan bulan untuk dipakai oleh manusia?. Dengan bukti di atas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa umat Islam hanya menyembah `Allah" saja, dan bukan menyembah dewa bulan. Kepercayaan terhadap kekuatan benda-benda angkasa yang pernah berkembangan di Mesir, Babilonia, serta Asiria, mungkin saja mempengaruhi Jazirah Arab, sebab secara geografis letaknya tidaklah berjauhan; Hanya saja pada masa Rasulullah kepercayaan tersebut diluruskan dengan menempatkan benda-benda tersebut pada tempat dan fungsinya. Seperti bulan -misalnya-, seperti yang pernah ditanyakan oleh masyarakatArab kepada Rasulullah, ditempatkan sebatas untuk menandakan pergantian waktu. Sebagaimana Firman Allah di Surat Al Baqarah 189:
 


"Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit. Katakanlah: "Bulan sabit itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadat) haji".

Dari riwayat Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibnu Abbas, bahwa sahabat bertanya kepada Rasulullah saw.: Untuk apa diciptakan bulan sabit?" maka turun ayat tersebut yang
memerintahkan Rasulullah untuk menjawab bahwa bulan adalah untuk menunjukkan waktu kepada manusia kapan mereka harus memakai pakaian ihram pada waktu haji dan kapan harus menanggalkannya, atau kapan mereka harus memulai puasa dan kapan harus mengakhirinya. Dari sini, dapat kita ketahui bahwa tidak ada kepentingan penyembahan kepada bulan, tetapi hanya sebagai Penunjuk pergantian waktu, seperti Haji clan Puasa. Pada masa Khalifah Umar umat Muslim membuat penanggalan berdasarkan hitungan bulan, yang dimulai sejak masa Hijrah.
Yang menarik untuk dicatat bahwa umat Yahudi juga memakai Penanggalan Hijriah untuk menandai perayaan suci mereka. Penanggalan keagamaan Umat Yahudi, yang aslinya dari Babilonia, terdiri dari 12 bulan Qomariah/Hijriah, terhitung 354 hari. Dan penghitungan hari dimulai dari tenggelamnya matahari sampai tenggelam lagi.3
Maka bila dikatakan bahwa Islam menyembah "dewa bulan" dikarenakan memakai penanggalan yang berdasarkan bulan, maka apakah agama orang Yahudi, yang juga memakai penanggalan yang berdasarkan bulan ? berdasarkan "logika" Dr. Robert Morey maka umat Yahudi " juga "penyembah bulan". Demikian juga bila umat Kristen memakai penanggalan yang berdasarkan perputaran matahari, apakah mereka juga menyembah matahari ? Mari kita simak keterangan berikut ini. Penanggalan yang pertama adalah penanggalan yang berdasarkan bulan. Kebudayaan kuno, seperti Siria, Babilonia, Egypt, dan Cina telah memakai penanggalan bulan, sebagaimana budaya Semit juga mengambil penanggalan bulan untuk menandai waktu mereka. Setelah kita ketahui kenyataan bahwa umat Yahudi dan Islam, dalam tradisi budaya Semit, sama-sama memakai penanggalan Qomariah untuk menandai bulan mereka. Maka kenapa umat Kristen memakai penanggalan yang berdasarkan matahari menggantikan penanggalan bulan. Hal ini berkaitan erat dengan rekayasa perayaan natal tanggal 25 Desember clan pengaruh pemikiran-pemikiran pagan yang berporos pada penyembahan dewa Re (dewa matahari) dalam Kristen. Untuk melengkapi bahasan ini, maka akan kami sertakan secara ringkas kajian tentang perayaan natal 25 Desember oleh umat Kristen.

Asal Usul Perayaan Natal 25 Desember

Perintah untuk menyelenggarakan peringatan Natal tidak ada dalam Bibel dan Yesus tidak pernah memberikan contoh ataupun memerintahkan pada muridnya untuk menyelenggarakan peringatan kelahirannya.
Perayaan Natal baru masuk dalam ajaran Kristen Katolik pada abad ke-4 M. Dan peringatan inipun berasal dari upacara adat masyarakat penyembah berhala. Dimana kita ketahui bahwa abad ke-1 sampai abad ke-4 M dunia masih dikuasai oleh imperium Romawi yang paganis politheisme.
Ketika Konstantin dan rakyat Romawi menjadi penganut agama Katholik, mereka tidak mampu meninggalkan adat/ budaya pagannya, apalagi terhadap pesta rakyat untuk memperingati hari Sunday (sun=matahari; day=hari) yaitu kelahiran Dewa Matahari tanggal 25 Desember.
Maka supaya agama Katholik bisa diterima dalam kehidupan masyarakat Romawi diadakanlah sinkretisme (perpaduan agama-budaya/ penyem-bahan berhala), dengan cara menyatukan perayaan kelahiran Sun of God (Dewa Matahari) dengan kelahiran Son of God (Anak Tuhan=Yesus). Maka pada konsili tahun 325, Konstantin memutuskan dan menetapkan tanggal 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus, Juga diputuskan: Pertama , hari Minggu (Sunday = hari matahari) dijadikan pengganti hari Sabat yang menurut hitungan jatuh pada Sabtu. Kedua, lambang dewa matahari yaitu sinar yang bersilang dijadikan lambang Kristen. Ketiga, membuat patung-patung Yesus untuk menggantikan patung Dewa Matahari.
Sesudah Kaisar Konstantin memeluk agama Katolik pada abad ke- 4 Masehi, maka rakyat pun beramai-ramai ikut memeluk agama Katholik. Inilah prestasi gemilang hasil proses sinkretisme Kristen oleh Kaisar Konstantin dengan agama paganisme politheisme nenek moyang.
Demikian asal-usul Christmas atau Natal yang dilestarikan oleh orang-orang Kristen di seluruh dunia sampai sekarang. Darimana kepercayaan paganis politheisme mendapat ajaran tentang dewa matahari yang diperingati tanggal 25 Desember?
Mari kita telusuri melalui Bibel maupun sejarah kepercayaan paganis yang dianut oleh bangsa Babilonia kuno didalam kekuasaan raja Nimrod (Namrud).
Putaran jaman menyatakan bahwa penyembah berhala versi Babilonia ini berubah menjadi "Mesiah palsu", berupa dewa "13a-al" anak dewa matahari dengan obyek penyembahan "Ibu dan Anak" (Semiramis dan Namrud) yang lahir kembali. Ajaran tersebut menjalar ke negara lain: Di Mesir berupa "Isis dan Osiris", di Asia bernama "Cybele dan Deoius", di Roma disebut Fortuna dan Yupiter", bahkan di Yunani. "Kwan Im" di Cina, Jepang, dan Tibet. Di India, Persia, Afrika, Eropa, dan Meksiko juga ditemukan adat pemujaan terhadap dewa "Madonna" dan lain-lain.
Dewa-dewa berikut dimitoskan lahir pada tanggal 25 Desember, dilahirkan oleh gadis perawan (tanpa bapak), mengalami kematian (salib) dan dipercaya sebagai Juru Selamat (Penebus Dosa):
  1. Dewa Mithras (Mitra) di Iran, yang juga diyakini dilahirkan dalam sebuah gua dan mempunyai 12 orang murid. Dia juga disebut sebagai Sang Penyelamat, karena ia pun mengalami kematian, dan dikuburkan, tapi bangkit kembali. Kepercayaan ini menjalar hingga Eropa. Konstantin termasuk salah seorang pengagum sekaligus penganut kepercayaan ini.
  2. Apollo, yang terkenal memiliki 12 jasa dan menguasai 12 bintang/planet.
  3. Hercules yang terkenal sebagai pahlawan perang tak tertandingi.
  4. Ba-al yang disembah orang-orang Israel adalah dewa penduduk asli tanah Kana'an yang terkenal juga sebagai dewa kesuburan.
  5. Dewa Ra, sembahan orang-orang Mesir kuno; kepercayaan ini menyebar hingga ke Romawi dan diperingati secara besar-besaran dan dijadikan sebagai pesta rakyat.
Demikian juga Serapsis, Attis, Isis, Horus, Adonis, Bacchus, Krisna, Osiris, Syamas, Kybele dan lain-lain. Selain itu ada lagi tokoh/pahlawan pada suatu bangsa yang oleh mereka diyakini dilahirkan oleh perawan, antara lain Zorates (bangsa Persia) dan Fo Hi (bangsa Cina). Demikian pula pahlawan-pahlawan Helenisme: Agis, Celomenes, Eunus, Soluius, Aristonicus, Tibarius, Grocecus, Yupiter, Minersa, Easter.
Jadi, konsep bahwa Tuhan itu dilahirkan seorang perawan pada tanggal 25 Desember, disalib/dibunuh kemudian dibangkitkan, sudah ada sejak zaman purba4.
Konsep/dogma agama bahwa Yesus adalah anak Tuhan dan bahwa Tuhan mempunyai tiga pribadi, dengan sangat mudahnya diterima oleh kalangan masyarakat Romawi karena mereka telah memiliki konsep itu sebelumnya. Mereka tinggal mengubah nama-nama dewa menjadi Yesus. Maka dengan jujur Paulus mengakui bahwa dogma-dogma tersebut hanyalah kebohongan yang sengaja dibuatnya. Kata Paulus kepada Jemaat di Roma:
 
"Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliannya; mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa? (Roma 3:7) ".
 
Mengenai kemungkinan terjadinya pendustaan itu, Yesus telah mensinyalir lewat pesannya:
Jawab Yesus kepada mereka : "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaku dan berkata Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang". (Matius 24:4-5)”.

Kamis

ini faktanya allah tuhannya yesus

12:1. Lalu Yesus mulai berbicara kepada mereka dalam perumpamaan: "Adalah seorang membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain.
12:2 Dan ketika sudah tiba musimnya, ia menyuruh seorang hamba kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima sebagian dari hasil kebun itu dari mereka.
12:3 Tetapi mereka menangkap hamba itu dan memukulnya, lalu menyuruhnya pergi dengan tangan hampa.
12:4 Kemudian ia menyuruh pula seorang hamba lain kepada mereka. Orang ini mereka pukul sampai luka kepalanya dan sangat mereka permalukan.
12:5 Lalu ia menyuruh seorang hamba lain lagi, dan orang ini mereka bunuh. Dan banyak lagi yang lain, ada yang mereka pukul dan ada yang mereka bunuh.
12:6 Sekarang tinggal hanya satu orang anaknya yang kekasih. Akhirnya ia menyuruh dia kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani.
12:7 Tetapi penggarap-penggarap itu berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, maka warisan ini menjadi milik kita.
12:8 Mereka menangkapnya dan membunuhnya, lalu melemparkannya ke luar kebun anggur itu.
12:9 Sekarang apa yang akan dilakukan oleh tuan kebun anggur itu? Ia akan datang dan membinasakan penggarap-penggarap itu, lalu mempercayakan kebun anggur itu kepada orang-orang lain.
12:10 Tidak pernahkah kamu membaca nas ini: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru:
12:11 hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita."
12:12 Lalu mereka berusaha untuk menangkap Yesus, karena mereka tahu, bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya dengan perumpamaan itu. Tetapi mereka takut kepada orang banyak, jadi mereka pergi dan membiarkan Dia.
12:13. Kemudian disuruh beberapa orang Farisi dan Herodian kepada Yesus untuk menjerat Dia dengan suatu pertanyaan.
12:14 Orang-orang itu datang dan berkata kepada-Nya: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur, dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka, melainkan dengan jujur mengajar jalan Allah dengan segala kejujuran. Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Haruskah kami bayar atau tidak?"
12:15 Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencobai Aku? Bawalah ke mari suatu dinar supaya Kulihat!"
12:16 Lalu mereka bawa. Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?" Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar."
12:17 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!" Mereka sangat heran mendengar Dia.
12:18. Datanglah kepada Yesus beberapa orang Saduki, yang berpendapat, bahwa tidak ada kebangkitan. Mereka bertanya kepada-Nya:
12:19 "Guru, Musa menuliskan perintah ini untuk kita: Jika seorang, yang mempunyai saudara laki-laki, mati dengan meninggalkan seorang isteri tetapi tidak meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan isterinya itu dan membangkitkan keturunan bagi saudaranya itu.
12:20 Adalah tujuh orang bersaudara. Yang pertama kawin dengan seorang perempuan dan mati dengan tidak meninggalkan keturunan.
12:21 Lalu yang kedua juga mengawini dia dan mati dengan tidak meninggalkan keturunan. Demikian juga dengan yang ketiga.
12:22 Dan begitulah seterusnya, ketujuhnya tidak meninggalkan keturunan. Dan akhirnya, sesudah mereka semua, perempuan itupun mati.
12:23 Pada hari kebangkitan, bilamana mereka bangkit, siapakah yang menjadi suami perempuan itu? Sebab ketujuhnya telah beristerikan dia."
12:24 Jawab Yesus kepada mereka: "Kamu sesat, justru karena kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah.
12:25 Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.
12:26 Dan juga tentang bangkitnya orang-orang mati, tidakkah kamu baca dalam kitab Musa, dalam ceritera tentang semak duri, bagaimana bunyi firman Allah kepadanya: Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub?
12:27 Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup. Kamu benar-benar sesat!"
12:28. Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: "Hukum manakah yang paling utama?"
12:29 Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
12:30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
12:31 Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."
12:32 Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.
12:33 Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan."
12:34 Yesus melihat, bagaimana bijaksananya jawab orang itu, dan Ia berkata kepadanya: "Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!" Dan seorangpun tidak berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus.
12:35. Pada suatu kali ketika Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berkata: "Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah anak Daud?
12:36 Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.
12:37 Daud sendiri menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?" Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia dengan penuh minat.
12:38 Dalam pengajaran-Nya Yesus berkata: "Hati-hatilah terhadap ahli-ahli Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan suka menerima penghormatan di pasar,
12:39 yang suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan di tempat terhormat dalam perjamuan,
12:40 yang menelan rumah janda-janda, sedang mereka mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Mereka ini pasti akan menerima hukuman yang lebih berat."
12:41. Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar.
12:42 Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit.
12:43 Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan.
12:44 Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya."

Rabu

FAKTA


Dan ini ada beberapa artikel ttg:
SEPULUH FAKTA BAHWA ORANG KRISTEN YANG MENUHANKAN JESUS MASUK NERAKA.☜!!
1. Orang Kristen telah menyembah Yesus dan Roh
Kudus sebagai Tuhan. Padahal
Yesus sendiri telah memerintahkan untuk menyembah Allah saja, dan
menempatkan Yesus dalam
status sebagai utusan Allah
(nabi), bukan Tuhan.
[Yohanes 17]
Maka itu kalian orang Kristen
masuk neraka.
2. Orang Kristen menyembah
dan berbakti kepada Yesus dan Roh Kudus. Padahal Yesus sendiri memerintahkan
bahwa kalian harus HANYA
menyembah dan berbakti
kepada Allah SAJA. Bukan
menyembah dan berbakti
kepada Yesus [Matius 4]
Maka itu kalian orang Kristen
masuk neraka.
3. Orang Kristen menginjak-injak hukum Taurat dengan menghalalkan babi, tidak mau disunat, tidak meng-esakan Tuhan lagi dsb. Padahal Yesus sudah memerintahkan bahwa Kalian
harus melakukan SEMUA
hukum Taurat [Matius 5].
Lukas 16:17 Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.!!
Maka itu kalian orang Kristen
masuk neraka.
4. Orang Kristen jangan memanggil Yesus apalagi menempatkan Yesus sebagai
Tuhan, kalau kalian tetap
melakukan hal itu maka kalian
akn masuk neraka[Matius 7]
Kalian akan
dicuekkin oleh Yesus dan
dipanggil sebagai “si pembuat kejahatan” [Matius 7]
Maka itu kalian orang Kristen
masuk neraka.
5. Orang Kristen harus bertobat dan menjadi seperti anak-anak kecil yang bebas dosa turunan, kalau
tidak kalian akan masuk neraka
[Yohanes 18]
Maka itu kalian orang Kristen
masuk neraka.
6. Orang Kristen harus menuruti SEGALA yang
diajarkan oleh ahli-ahli Taurat. Seperti hanya
menyembah Allah saja,
bersunat, mengharamkan babi dn lain-lain
[Matius 23].
Namun
yang dilakukan oleh orang
Kristen malah
bertentangan dengan apa-apa
yang diajarkan oleh ahli Taurat. Mereka malah
menyembah Yesus dan Roh
Kudus sebagai Tuhan,
menghalalkan babi, ogah
bersunat dsb.
Maka itu kalian orang Kristen
masuk neraka.
7. Untuk memperoleh hidup yang kekal, Yesus tidak menyebut-nyebut bahwa orang Kristen harus
menyembahnya sebagai Tuhan
[Markus 10-19].
Namun orang Kristen malah
menyembah Yesus dan Roh
Kudus sebagai Tuhan.
Maka itu kalian orang Kristen
masuk neraka.
(Cool Hukum yang paling
penting adalah kita mengakui
bahwa Tuhan itu adalah Allah dan Allah itu satu, dan kita harus mengasihi/
menyembah Allah dengan
segala daya yang kita miliki
[Markus 12-30].
Namun orang
Kristen malah
menyembah Yesus dan Roh
Kudus juga sebagai Tuhan.
Maka itu kalian orang Kristen
masuk neraka.
9. Namun bagaimanapun juga anda berusaha, sealim apapun kekristenan anda,
selama anda bukan bangsa
Yahudi maka tetap saja anda
tidak akan
diselamatkan. Karena menurut
Alkitab yang akan diselamatkan Yesus hanyalah
144.000 dan semuanya adalah
orang Yahudi, tidak satupun
orang dari
suku/bangsa diluar Yahudi
yang nyelip dan ikut diajak
[Wahyu 14:1dn 7:4-8]
Maka itu kalian orang Kristen
masuk neraka.
10. Yesus juga tidak henti-
hentinya menunjukkan rasa bencinya kepada orang
Kristen, yang hampir 100%
adalah orang non-Yahudi itu.
Dengan tegas Yesus mengatakan bahwa anjing-
anjing panggilan kesayangan
Yesus untuk orang Kristen/non-Yahudi sejak dulu.(Mat.15:24-46) tidak akan masuk surga
[Wahyu 22-15].
Maka itu kalian orang Kristen
masuk neraka..
Kamu telah mendengar, bahwa Aku (Yesus) telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa LEBIH BESAR dari pada Aku. (Yohanes 14:28)
Matius 24:5 Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.
(Paulus tlh mengatakan bhw yesus is mesia dan paulus menyesatkan umat kristen dunia)
Yohanes 13:16
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba TIDAKLAH LEBIH TINGGI dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya.
yesus menolak penyembahan dirinya sebagai Allah:
dan setelah mengatakan hal ini, Yesus memukul wajahnya dengan kedua tangannya, dan kemudian menutupi tanah dengan kepalanya, sambil berkata: “Terkutuklah barangsiapa yang memasukkan ke dalam ucapan-ucapanku bahwa aku adalah anak Allah” (53:6)
(Jgn dipaksa)!!
7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan.
Banyak sekali perintah yesus yg dilanggar oleh umat kristen.
Selain hukum utama:
Maka jawab Yesus kepadanya:
“Hukum yang TERUTAMA ialah: Dengarlah olehmu, hai Israel, adapun Allah Tuhan kita, Ialah Tuhan yang Esa; “maka hendaklah engkau mengasihi Allah Tuhanmu dengan sebulat-bulat hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan sepenuh akal budimu, dan dengan segala kuatmu. (Markus;12:29)
Dan ada beberapa perintah lain yg dilanggar kristen:
Diantaranya:
1)
“Yesus berkata kepadanya: “Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!“ Lukas 4:8 :
2.)
(Markus 12:30) sembahlah Tuhan, Allahmu, dengan segenap HATIMU dan dengan segenap JIWAMU dan dengan segenap AKAL budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
3.)
(Matius 4:10).“Maka berkatalah Yesus kepadanya :”Enyahlah Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan Allah, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”.
4.
(Yohanes 17:3) Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, SATU-SATUNYA ALLAH YANG BENAR dan mengenal YESUS KRISTUS YANG ENGKAU UTUS.
5.Bukan yang menyembah Aku (Yesus) yg akan masuk surga, melainkan yg mengikuti kehendak (menyembah) Tuhan (Allah)” (Injil Matius 7:21).
Kenapa dilanggar perintah” yesus diatas?
Kl nggak bertobat,
Silahkan siap” diusir yesus..
7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan.!!
Berpikirlah jika saudari/a ku memang mencintai yesus.
Cintailah dia dg menganggapnya sebagai utusan.
Bukan sebagai tuhan.!!
Dan mari patuhi semua perintah” dari yg diajarkanya.
Salam.

Sabtu

sepatah kata

DALAM aku memplajari perjalanan hidup ini, mgkin smua tidak sadar dalam penulisan ini berbagai dosa tlah ku lakukan aku bangga pada hakikat ku tp tuhan akan hadir menghukum ku pada hari esok tp tatkala aku akn lumpuh oleh nya, ttapi hati ku slalu milik allahbukan kepada dewa atau pun tuhan lain nya merka imani, maka aku sadar aku brat menjalani hidup ini tp dalam ketidak mampuan ku, aku mengenal tuhan bahwa tuhan yg mengartikan ku atas kebesaran nya, yg membrikan nya cobaan kepada manusia maupun se jagat raya, ini, andaikan kita tau itu adalah atas kebesaran tuhan sehingga manusia hidup dalam kebutaan rohani.
maka bagi kita yg ingin jd murid yesus ingat lah ketika yesus di salib , apakah di merasa ksakitaan apa tidak tetapi allah bahkan menunjukkan kebesaran nya, sehingga yesus bukan lah tuhan yg esa melainkan paulus telah menganggat nya sebagai yesus, bahkan aku sendsiri trtarik ingin menyaksikan adegan yg di tontonkan kepada umat nesrani yaitu film tersalib nya yesus ataupun isa. namun dia bukan lah yesus tetapi manusia bangga menyaksikan betapa besarnya kedudukan firaun tapi itu jg tlah brakhir oleh kebesaran allah bukan dewa atau pun smacamnya