إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan pasti Kami pulalah yang akan menjaganya.” (QS. Al Hajr: 9)


Rabu

tuduhan orkis

Menjawab Kedustaan Situs IsadanIslam(dot)com Mengapa Al-Quran Memuji Orang Kristen?

Seperti Biasa Situs IsadanIslam atau yang dikenal dengan staff idi selalu berulah dengan menyebarkan kebohongan-kebohongan untuk menyebarkan agamanya.

Kali ini staff IDI dengan pedenya menuliskan Bahwa Al-Qur'an Memuji orang Kristen, dan membahas seakan-akan apa yang menjadi dasar orang kristen dipuji dalam Al-Qur'an.

Berikut tulisan mereka kami kutip secara lengkap:

"Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam, dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang” (Qs 57:27). Inilah kesaksian Al-Quran, Allah memberikan rasa santun dan kasih sayang kepada pengikut Isa Al-Masih.

Bukti Kasih Isa Al-Masih

Dalam Al-Quran maupun Injil, terdapat cukup banyak ayat yang menjelaskan bagaimana Isa Al-Masih mendemonstrasikan rahmat dan sayang yang ada pada diri-Nya. Seperti, di antara ratusan mujizat-Nya Ia, “Menyembuhkan orang yang buta sejak lahirnya” (Qs 3:49).
Mujizat serupa juga ditulis dalam Kitab Suci Injil. Dikisahkan dua orang buta sedang duduk di pinggir jalan ketika Yesus lewat. “Mereka berseru “Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami” Yesus berhenti, memanggil mereka dan mendengar permintaan mereka agar sembuh dari kebutaan mereka. Lalu tersurat, ‘Maka tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan, lalu Ia menjamah mata mereka dan seketika itu juga mereka melihat lalu mengikuti Dia’” (Injil, Rasul Besar Matius 20:30-34).
Contoh lain adalah ketika Ia “Mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup)” (Qs 5:110). Penjelasan yang sama juga dapat dibaca dalam kitab Injil Yohanes pasal 11. Yaitu bagaimana Lazarus, yang sudah meninggal dan berada dalam kubur selama tiga hari, dihidupkan kembali oleh Isa Al-Masih.

Pengikut Isa Meneladani Kasih Sayang Isa Al-Masih

Masih banyak contoh lain dari kasih sayang Isa Al-Masih. Sudah tentu Dia, sumber kasih sayang Ilahi, juga akan menaruh ”rasa santun dan kasih sayang” (Qs 57:27) dalam hati pengikut-Nya.
Dalam Injil, Kisah Para Rasul 3:1-10 dijelaskan bagaimana dua pengikut Isa Al-Masih, yaitu Rasul Petrus dan Rasul Yohanes melihat seorang lumpuh sedang meminta sedekah. Terdorong oleh kasih sayang, mereka menyembuhkan orang lumpuh tersebut.

Ayat Al-Quran Bertolak-belakang

Tentu umat Muslim tidak mudah untuk memahami makna dari Qs 57:27, sebagaimana yang telah dijelaskan di atas. Sebab ayat ini bertentangan dengan Qs 58:22, “Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang yang menentang Allah dan RasulNya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka.”
Sehingga, sulit memahami istilah “Allah yang Maha Penyayang yang ratusan kali tercantum dalam Al-Quran, sering diikuti dengan perintah yang kelihatan meniadakan ‘rasa santun dan kasih sayang.’

Contoh Ayat-Ayat Al-Quran Bertentangan

Berikut adalah beberapa contoh ayat Al-Quran yang saling bertentangan dan cenderung meniadakan satu sama lain. Qs 2:190-192, “Perangilah di jalan Allah…bunuhlah mereka” Atau “Penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka…sungguh Allah amat keras siksaan-Nya” (Qs 8:12-13). Atau, “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah) (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka…” (Qs 9:29).
Sukar juga mengerti “Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, dalam ayat lain berbicara, “Dan kalau Kami menghendaki niscaya Kami akan berikan kepada tiap-tiap jiwa petunjuk (bagi)nya, akan tetapi telah tetaplah perkataan (ketetapan) daripada Ku, ‘Sesungguhnya akan Aku penuhi neraka Jahanam itu dengan jin dan manusia bersama-sama” (Qs 32:13).

Isa Al-Masih Menawarkan Kasih-Nya

Memang berbeda sekali dari tindakan Isa Al-Masih. Ia mempunyai hati kasih sayang yang juga ditaruh di dalam hati para pengikut-Nya. “Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala” (Injil, Rasul Besar Matius 9:35-37).
Demikian Isa Al-Masih mendemonstrasikan kasih sayang-Nya. Dan Dia mengundang siapa saja untuk dapat menerima kelegaan dari-Nya. Isa berkata, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Injil, Rasul Besar Matius 11:28).

Focus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca

Staf IDI berharap komentar yang diberikan hanya menanggapi salah satu pertanyaan berikut:
1. Menurut saudara, mengapa Isa Al-Masih dapat dengan mudah menyatakan kasih sayang-Nya kepada setiap orang, termasuk yang bukan pengikut-nya?
2. Mengapa Al-Quran memberi pujian bahwa pengikut Isa mempunyai rasa santun dan kasih sayang?
3. Mengapa ayat Al-Quran cenderung meniadakan satu sama lain.
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen atau Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Komentar/pertanyaan di luar topik artikel, dapat dikirim lewat email ke staf kami di: masukan@idionline.info.

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.

source: www.isadanislam.com/al-quran/mengapa-al-quran-memuji-orang-kristen
 Dusta Staff IDI mengartikan Surah Qs 57: 27 dengan Mengatakan itu Orang Kristen.

27. Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami

berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang- orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka

mengada-adakan rahbaniyyah[1460] padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-

adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami

berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik.

28. Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah

memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia

mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.


Di ayat ini sudah jelas Bahwa Pengikut Isa bukanlah Kristen, sebab Pengikut Allah adalah mereka yang beribadah dan menyembah

Allah, bertakwa kepada Allah, mereka mencari Ridho Allah, bukan seperti kristen yang malah menyembah Yesus/ Isa yang

sejatinya seorang Rasul Allah. Di ayat ini ditegaskan posisi Isa adalah sebagai Nabi Allah, Rasul Allah, sementara menurut

Kristen Yesus adalah Tuhan. maka disini Kristen bukanlah termasuk Pengikut Isa, tapi Penyembah Isa yaitu orang-orang yang

mengingkari ajaran Isa dengan mempertuhankan Isa As.


Hal ini dipertegas lagi dengan ayat al-Qur'an yang lainnya:

Surah al-Maidah : 17. Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera

Maryam." Katakanlah: "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al

Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?." Kepunyaan Allahlah kerajaan

langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas

segala sesuatu.


Sudah jelas dan terang kedustaan Staff IDI di sini untuk memelintir al-Qur'an untuk menipu para pembaca.


Bukti Kasih Isa bukanlah Membuktikan Dirinya Tuhan.


Di dalam Al-Qur'an dijelaskan begitu banyak kasih Isa Al-masih, karena beliau adalah seorang pilihan Tuhan, Rasul Allah, dia

diberi Mu'jizat oleh Allah dengan begitu banyaknya. persoalannya adalah ada saja Orang yang Otaknya bermasalah dengan pedenya

memelintir kebaikan dan mu'jizat Nabi Isa as untuk mempertuhankan beliau, terlebih lagi memelintirnya untuk kepentingan

agamanya yang sesat.

Inilah yang sesat.

Di dalam Al-Qur'an isa digambarkan sebagai Orang yang Shaleh  Bukan Tuhan..
QS Ali Imran

46. dan dia berbicara dengan manusia dalam buaian dan ketika sudah dewasa dan dia adalah termasuk orang-orang yang saleh."

Maka dari itu sehebat apapun Isa, Al-Qur'an sudah menerangkan bahwa Isa adalah Nabi Allah, bukan Tuhan. orang yang mengatakan

Isa adalah Tuhan adalah Kafir.

QS. Al-Maidah :
72. Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih

(sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu

dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim

itu seorang penolongpun.


PENGIKUT ISA ADALAH YANG MENELADANI ISA, MEMBANTU NABI ISA, BUKAN YANG MEMPERTUHANKAN ISA.


Pengikut Nabi Isa adalah orang-orang yang beriman akan kerasulan Nabi Isa, mereka membantu memperjuangkan dakwah Nabi Isa,

bukan Orang-orang yang sesat yang malah mempertuhankan nabi Isa.

Isa berkata dalam Al-Qur'an:

Surah Al-Maidah 116. Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia:

"Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?." Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan

apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan

aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib."


Di sini secara tegas Isa menyatakan posisinya sebagai Nabi dan rasul Bukan Tuhan..

di dalam Al-Qur'an disebutkan tentang pengikut Isa yang disebut dengan Hawariyyun:

surah al-Maidah 111. Dan (ingatlah), ketika Aku ilhamkan kepada pengikut Isa yang setia: "Berimanlah kamu kepada-Ku dan

kepada rasul-Ku." Mereka menjawab: Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-

orang yang patuh (kepada seruanmu)."
112. (Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa berkata: "Hai Isa putera Maryam, sanggupkah Tuhanmu menurunkan hidangan dari

langit kepada kami?." Isa menjawab: "Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman."

113. Mereka berkata: "Kami ingin memakan hidangan itu dan supaya tenteram hati kami dan supaya kami yakin bahwa kamu telah

berkata benar kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan hidangan itu."

114. Isa putera Maryam berdoa: "Ya Tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya)

akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi

kekuasaan Engkau; beri rzekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezki Yang Paling Utama."


di atas adalah gambaran jelas seperti apa pengikut setia isa As bukan seperti Kristen yang malah mempertuhankan Isa As.


Dusta Staff IDI ketika Bicara Maha Pengasih dan Kasih Sayang dan Pertentangan.

Kebodohan staff IDI ketika berbicara tentang Maha Pengasi dan Penyayang adalah seolah-olah Tuhan hanya memiliki sifat

tersebut, sehingga ketika melihat beberapa sifat yang terlihat bertentangan dengan sifat tersebut dianggap sebagai kontradiksi.

maka dari itu perlu kita ketahui bahwa Allah tidak hanya punya satu atau dua sifat tapi banyak. maka melihat sifat Allah tidak bisa dilihat dari satu sifat saja, Allah juga maha Adil, Maha Kuasa, Maha Pengatur, dan seterusnya. Allah tidak menyukai sikap kebencian, sikap permusuhan, apalagi sikap orang-orang yang tidak beriman kepada Allah. seperti halnya staff IDI yang kafir ini.

Oleh karena itu Allah melarang pertemanan dan kasih sayang kepada orang Kafir YANG MENENTANG ALLAH DAN RASULNYA. dalam artian adalah orang yang Kafir yang memusuhi Islam. di sinilah mengapa Kafir dalam Islam dibagi-bagi dalam beberapa bagian, ada kafir yang boleh kita berteman, berbuat baik, dijaga, dihormati dilarang ditumpahkan kehormatan dan darahnya. dan kedudukan mereka sama dengan umat Islam dalam hal hak-hak mereka.
ada pula kafir yang harus dibenci, harus diperangi, karena mereka termasuk golongan yang senantiasa memerangi umat Islam. dan seterusnya.

jika Staff IDI memahami Sifat Kasih Tuhan dalam artian mereka selama ini, bagaimana seandainya kami mengajukan pertanyaan balik,

MENGAPA TUHAN KRISTEN HARUS MENGANCAM KEPADA MANUSIA UNTUK TIDAK MENJADIKAN MEREKA HIDUP KEKAL KALAU TIDAK JADI KRISTEN?

SEHARUSNYA KARENA KASIH SAYANG TUHAN, MAU ATHEIS, ATAU PUN AGAMA LAINNYA YANG BUKAN KRISTEN HARUS JUGA IKUT MASUK SURGA, G PERLU DIKRISTENKAN,, BUKANYA TUHAN KRISTEN KASIH SAYANG??


secara otomatis pertanyaan ini akan juga ditolak oleh staff idi karena mereka sendiri juga tahu kekeliruan mereka dalam menafsirkan kasih sayang tuhan.


wallahu A'lam Bis Shawab

Baca Selengkapnya Di: http://www.muslimsays.com/2013/11/menjawab-dusta-isadanislam.com-mengapa-alquran-memuji-orang-kristen.html#ixzz2lBZWwp9o

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

BERIKAN TANGGAPAN