إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan pasti Kami pulalah yang akan menjaganya.” (QS. Al Hajr: 9)


Minggu

AJARAN YESUS DGN KRISTEN




MAju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." (Matius 26:39) 

Musa dan Harun serta anak-anaknya membasuh tangan dan kaki mereka dengan air dari dalamnya. Apabila mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan dan apabila mereka datang mendekat kepada mezbah itu, maka mereka membasuh kaki dan tangan--seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa. (Keluaran 40:31-32) 

Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka. (Bilangan 20:6) 

Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak." Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya: (Kejadian 17:2-3) 

Versus :

6. Kristen mengajarkan bernyanyi di gereja sesuai perintah Paulus. 

dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati. (Efesus 5:19) 

Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu. (Kolose 3:16) 

NB:
Menyanyi di gereja bukanlah ajaran Yesus, tetapi ajaran Paulus (Efesus 5:19).


TANGGAPAN 6 :



1. Apakah ada kewajiban bagi umat Kristiani untuk Berpuasa?

Doa dan Puasa adalah bagian dari kehidupan umat Kristiani, namun demikian pelaksanaannya Puasa adalah pilihan dari umat, Tidak ada kewajiban untuk berpuasa tetapi itu bisa dilaksanakan sebagai bagian dari ibadah (lahir dari keinginan pribadi).

Apakah Yesus Kristus mengajarkan agar kita berpuasa?
Ya, Yesus mengajarkan agar murid-muridNya untuk berpuasa. Yesus berkata: "Dan apabila kamu berpuasa,..." (Matius 6:16). Kata apabila 
artinya adalah sebagai orang Kristen, pada suatu saat kita akan berpuasa. Hanya waktunya sebaiknya tidak diwajibkan oleh gereja, karena niat berpuasa timbul dari masing-masing pribadi.

Apa yang Yesus Kristus ajarkan ketika umatNya berpuasa?

Sedapat mungkin agar tidak ada orang lain yang tahu jika umat Kristen sedang berpuasa. Puasa bukan untuk "show" / pameran ibadah. Biar hanya Tuhan yang tahu dan memberi upah kepada umat. Oleh karena itu ibadah Kristiani tidak mewajibkan waktu puasa.

Pelaksanaan yang tercatat dalam Perjanjian Baru, sbb :
1. Puasa Yesus, 40 hari 40 malam tidak makan (Matius 4:2)
2. Puasa Yohanes pembabtis, tidak makan dan tidak minum (Matius 11:18)
3. Puasa Paulus, 3 hari 3 malam tidak makan, tidak minum dan tidak melihat (Kisah 9:9)
4. Puasa Jemaat mula-mula, untuk menguatkan Paulus dan Barnabas dalam pelayanan (Kisah 13:2-3)



2. Apakah ada kewajiban bagi umat Kristiani untuk Berwudlu dan bersujud?

Definisi doa adalah adalah sebagai berikut : Hubungan persekutuan dengan Allah di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Atau lebih tepatnya Doa adalah komunikasi pribadi dengan Allah. Prinsip yang mendasarinya adalah prinsip kekudusan bukan tingkah laku agamawi. "Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan (doa) mereka..." (I Petrus. 3:12). 

Doa disini adalah menekankan aspek rohani-nya buka jasmaninya, yang mengharuskan umat untuk berwudlu dan melakukan gerakan-gerakan tertantu dan ditentukan oleh waktu tertentu (tata cara berdoa). Berdoa yang benar adalah : berdoa dalam roh dan kebenaran, bukan rutinitas dan tata cara jasmaniah, bukan pula ketentuan jumlah berdoa dalam satu hari; tidak terbatas pada ruang dan waktu; tidak harus memakai pakaian tertentu; Kita bisa setiap saat berdoa! inilah the simplicity of the Gospel

IMAN KRISTIANI tidak mempermasalahkan tata cara berdoa; sujud; duduk; tangan dilipat; mengangkat tangan; berdiri; berteriak; berbisik; menangis dan sebagainya. Tidak ada ketentuan jam-dan waktu (Efesus 6:18) :

* Efesus 6:18
dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,



Tidak ada ketentuan untuk harus memakai pakaian tertentu jika berdoa; tidak ada koreografi tertentu untuk berdoa; Doa bukanlah sekedar pengucapan mantra yang diulang-ulang; Tepatnya tidak ada syariat yang mengikat tentang tata-cara penyembahan dan pengucapan doa. Dan Tuhan Yesus sudah memberikan contoh-contohnya. Kamipun sering melakukan doa dengan sujud seperti yang dilakukan Yesus dan itu diperbolehkan, Tetapi iman Kristen tidak mengharuskan harus selalu bersujud .

Alkitab berkata, "Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah yang benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran." (Yohanes 4:23). Dalam sembah sujud dan berbakti kepada Tuhan ada dua unsur penting: 

Pertama, yaitu berbakti dengan jujur, berbakti di dalam kebenaran; ini suatu aspek fungsi rasio. 

Kedua, berbakti di dalam roh, berbakti di dalam kuasa Roh Kudus, ini aspek rohani. Iman mencakup dua wilayah; wilayah rasional dan wilayah spiritual. Wilayah rasional bersangkut-paut dengan fungsi pikiran. Wilayah spiritual bersangkut paut dengan fungsi kita berbakti dan memuliakan Allah. 

* Yohanes 4:24
LAI TB, Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran." 
TR, πνευμα ο θεος και τους προσκυνουντας αυτον εν πνευματι και αληθεια δει προσκυνειν 
Translit. Interlinear, pneuma {Roh} ho {(itu)} theos {Allah} kai {dan} tous {(orang-orang yang)} proskunountas {menyembah} auton {Dia} en {dalam} pneumati {roh} kai {dan} alêtheia {kebenaran} dei {harus} proskunein {menyembah}


Allah mencari penyembah-penyembah yang benar yang bersesuaian dengan sifat-Nya. Dalam ayat diatas dijelaskan bahwa "Allah itu Roh", ini mengacu pada sifat asasi-Nya. Inilah dasar dan pola ibadah baru yang ditetapkan Tuhan Yesus Kristus, dimana penyembahan bukanlah berdasarkan 'tempat' atau 'koreografi yang kasat mata' atau 'simbol' atau 'upacara' atau 'kiblat' atau berdasarkan 'lokasi' (baca Yohanes 4:21-22) melainkan berdasarkan hakekatNya, yaitu Roh. Segala perlambangan agamawi yang sudah dikenal dalam Perjanjian Lama dimaknai baru yaitu penyembahan di dalam roh dan kebenaran.

Yesus Kristus terkadang berdoa dengan berlutut (Lukas 22:41, "θεις τα γονατα - theis ta gonata", harfiah "meletakkan lutut"). 

* Lukas 22:41 KJV, Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya:KJV, And he was withdrawn from them about a stone's cast, and kneeled down, and prayed, TR, και αυτος απεσπασθη απ αυτων ωσει λιθου βολην και θεις τα γονατα προσηυχετοTranslit, kai {lalu} autos {Dia} apespasthê {menjauhkan diri} ap {dari} autôn {mereka} hôsei {kira-kira} lithou {batu} bolên {jarak lempar} kai {lalu} theis {meletakkan} ta gonata {lutut-lutut} prosêukheto {Dia berdoa}


Ilustrasi :
Image


* Matius 19:13-15 
19:13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.
19:14 Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga."
19:15 Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.



Terkadang sambil duduk dan menumpangkan tangan-Nya (Matius 19:13). 

Ilustrasi :
Image


Tetapi Yesus Kristus juga berdoa sambil berdiri, misalnya sehabis dibaptis oleh Yohanes Pembaptis, Yesus Kristus pun berdoa:

Ilustrasi :
Image


Para ahli Taurat dan orang Farisi pun (yang adalah termasuk pemimpin agama Yahudi) terkadang berdoa sambil "berdiri" (Matius 6:5, Lukas 18:11). 


* Matius 6:5 
"Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.

* Lukas 18:10-11
18:10 "Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai.
18:11 Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini;


Ilustrasi :
Image


Para rasul yang berdoa dengan "berdiri" dan menumpangkan tangan buat orang lain (Kisah Para Rasul 6:6).

* Kisah 6:6 
Mereka itu dihadapkan kepada rasul-rasul, lalu rasul-rasul itu pun berdoa dan meletakkan tangan di atas mereka.



Yesus Kristus pun berpesan (baca: mengajar) kepada murid-murid-Nya tentang "berdiri untuk berdoa", lihat ayat ini :

* Markus 11:25 
Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu."



Bagi kami umat Kristiani, yang lebih penting adalah kesungguhan hati dalam berdoa, dapat saja ditunjang dengan sikap berdoa dengan bersujud yang "secara kasat mata" dapat bermakna merendahkan diri di hadapan Allah, namun hal itu tidak "diwajibkan" di dalam ajaran Kristen, ada banyak contoh-contoh dalam Alkitab berdoa dapat saja dengan berdiri atau duduk.



3. Apakah Menyanyi di gereja adalah ajaran Paulus?


Musik dan nyanyian dalam peribadatan ada sejak dahulu kala, Musa menyanyi bersama bani Israel menyanyikan puji-pujian bagi Allah sebagai wujud penyembahan:

* Keluaran 15:1-3
15:1 Pada waktu itu Musa bersama-sama dengan orang Israel menyanyikan nyanyian ini bagi TUHAN yang berbunyi: "Baiklah aku menyanyi bagi TUHAN, sebab Ia tinggi luhur, kuda dan penunggangnya dilemparkan-Nya ke dalam laut.
15:2 TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku. Ia Allahku, kupuji Dia, Ia Allah bapaku, kuluhurkan Dia.
15:3 TUHAN itu pahlawan perang; TUHAN, itulah nama-Nya.
 
(baca ayat seluruhnya di Pasal 15 ini yang keseluruhannya menuliskan syair puji-pujian bagi Allah)


Hal tersebut dikonfirmasi kembali dalam Perjanjian Baru :


* Wahyu 15:3LAI TB, Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya: "Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa!" KJV, And they sing the song of Moses the servant of God, and the song of the Lamb, saying, Great and marvellous are thy works, Lord God Almighty; just and true are thy ways, thou King of saints. TR, και αδουσιν την ωδην μωσεως δουλου του θεου και την ωδην του αρνιου λεγοντες μεγαλα και θαυμαστα τα εργα σου κυριε ο θεος ο παντοκρατωρ δικαιαι και αληθιναι αι οδοι σου ο βασιλευς των αγιωνTranslit interlinear, kai {dan} adousin {mereka menyanyikan} tên ôdên {kidung} môseôs {Musa} doulou {hamba} tou theou {Allah} kai {dan} tên ôdên{kidung} tou arniou {anak domba} legontes {berkata} megala {besar} kai {dan} thaumasta {menakjubkan} ta erga {perbuatan} sou {-Mu} kurie {wahai Tuhan} ho theos {Allah} ho {Yang} pantokratôr {Mahakuasa} dikaiai {adil} kai {dan} alêthinai {benar} hai hodoi {jalan} sou {-Mu} ho basileus {Raja} tôn {Yang} hagiôn {Kudus}


Banyak sekali terdapat syair nyanyian-nyanyian di dalam Alkitab, misalnya Nyanyian Debora (Hakim pasal 5), Nyanyian Maria (Lukas 1:46-55), Nyanyian Daud Daud (2 Samuel 23). Dan yang paling jelas adalah Kitab Mazmur yang memang berisi syair-syair nyanyian untuk peribadatan. Kata Indonesia "Mazmur" yang lewat bahasa Arab berasal dari bahasa Etiopia, bersangkutan dengan kata Ibrani מזמור - MIZMOR

* Mazmur 68:5LAI TB, Bernyanyilah bagi Allah, mazmurkanlah nama-Nya, buatlah jalan bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan! Nama-Nya ialah TUHAN; beria-rialah di hadapan-Nya! 68:4 KJV, Sing unto God, sing praises to his name: extol him that rideth upon the heavens by his name JAH, and rejoice before him.NIV, Sing to God, sing praise to his name, extol him who rides on the clouds -- his name is the LORD -- and rejoice before him.Hebrew, 
שִׁירוּ ׀ לֵאלֹהִים זַמְּרוּ שְׁמֹו סֹלּוּ לָרֹכֵב בָּעֲרָבֹות בְּיָהּ שְׁמֹו וְעִלְזוּ לְפָנָיו׃
Translit, SYIRU {bernyanyilah} LE'LOHIM {kepada Allah} ZAMERU {mazmurkanlah} SYEMO {nama-Nya} SOLU {angkatlah} LAROKHEV {pada yang mengendarai} BA'ARAVOT {di padang-padang} BEYAH {pada YAH (TUHAN)} SYEMO {nama-Nya} VE'ILZU {dan bersukacitalah} LEFANAV {di hadapan-Nya}


Kata MIZMOR ini menunjuk suatu lagu yang dinjanjikan dengan diiringi bermacam-macam alat-alat musik petik.Sejak semula peribadatan bangsa Israel menggunakan nyanyian (kerap kali seni ini disebut seni sastera pertama dalam salah satu bahasa). Nyanyian ini mengekspresikan rasa keagamaan seni sastera itu dipergunakan. Dan lagu-lagu keagamaan semacam ini dinamakan mazmur. Mazmur-mazmur tersebar di dalam Perjanjian Lama (lihat Ulangan 32:1-43; 1 Samuel 2:1-10; Daniel 3:52-90; 1 Tawarikh 29:10-19; Yeremia 31:10-14) dan masih juga dalam Perjanjian Baru (Lukas 1:68-79; 2:29-32; 1:46-55). Mazmur 68:5 yang dikutip di atas jelas menunjukkan bahwa menyanyi bagi Allah adalah suatu kelaziman dalam peribadatan.


Dan terlebih lagi, di dalam Alkitab-pun tertulis bahwa persekutuan Tuhan Yesus dengan murid-muridNya, dan mereka menyanyikan Hymne : 


* Matius 26:26-30
26:26 Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: "Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku."
26:27 Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: "Minumlah, kamu semua, dari cawan ini.
26:28 Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.
26:29 Akan tetapi Aku berkata kepadamu: mulai dari sekarang Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur ini sampai pada hari Aku meminumnya, yaitu yang baru, bersama-sama dengan kamu dalam Kerajaan Bapa-Ku."
 

26:30 LAI TB, Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid-murid-Nya ke Bukit Zaitun.KJV, And when they had sung an hymn, they went out into the mount of Olives. TR, και υμνησαντες εξηλθον εις το ορος των ελαιωνTranslit interlinear, kai {dan} humnêsantes {menyanyikan 'hymne'} exêlthon {mereka pergi} eis {ke} to oros {gunung/ bukit} tôn elaiôn {zaitun} 


υμνησαντες – humnêsantesverb - aorist active passive - nominative plural masculine. bentuk jamak, dari kata dasar 'υμνεω - humneô', Leksikon Yunani : 1) to sing the praise of, sing hymns to; 2) to sing a hymn, to sing; a) singing of paschal hymns these were Psalms 113 - 118 and 136, which the Jews called the "great Hallel". Nomina atau kata bendanya adalah 'υμνος - humnos', hymne, lagu pujian

υμνησαντες – humnêsantes, "mereka menyanyikan hymne", jelas tertulis. Menyanyi dalam ibadah sudah menjadi kebiasaan bangsa Israel, Raja Daud adalah seorang penyair dan penyanyi. Menyanyi dalam ibadah bukan ciptaan Paulus.


Top
 Profile  
 

Tuduhan Kontradiksi Ajaran Yesus vs jaran Kristen (Paulus) 7 :
Quote:
7. Yesus melarang hidup mewah di dunia. 

"Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. (Matius 6:19-20) 

Versus :

7. Tidak ada larangan hidup mewah dalam ajaran Kristen sesuai pernyataan Paulus. 

"Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan." (Efesus 4:28)


TANGGAPAN 7 :


Matius 6:19-206:19 LAI TB, "Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.KJV, Lay not up for yourselves treasures upon earth, where moth and rust doth corrupt, and where thieves break through and steal: TR, μη θησαυριζετε υμιν θησαυρους επι της γης οπου σης και βρωσις αφανιζει και οπου κλεπται διορυσσουσιν και κλεπτουσινTranslit interlinear, mê {janganlah} thêsaurizete {mengumpulkan} humin {bagimu} thêsaurous {harta-harta} epi tês gês {di atas bumi} hopou {dimana} sês {ngengat} kai {dan} brôsis {karat/ serangga} aphanizei {merusak} kai {dan} hopou {dimana} kleptai {pencuri-pencuri} diorussousin {menggali tembus} kai {dan} kleptousin {mencuri}
6:20 LAI TB, Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. KJV, But lay up for yourselves treasures in heaven, where neither moth nor rust doth corrupt, and where thieves do not break through nor steal: TR, θησαυριζετε δε υμιν θησαυρους εν ουρανω οπου ουτε σης ουτε βρωσις αφανιζει και οπου κλεπται ου διορυσσουσιν ουδε κλεπτουσινTranslit interlinear, thêsaurizete {kumpulkanlah} de {tetapi} humin {bagimu} thêsaurous {harta-harta} en {di} ouranô {surga} hopou {dimana} oute {juga tidak} sês {ngengat} oute {juga tidak} brôsis {serangga/ karat} aphanizei {merusak} kai {dan} hopou {dimana} kleptai {pencuri} ou {tidak} diorussousin {menggali tembus} oude {juga tidak} kleptousin {mencuri} 

Yesus Kristus mengajarkan kepada orang-orang yang terlalu menitik beratkan kepada kekayaan materi sebagai tanda perkenan Allah, kemakmuran materi dilambangkan sebagai simbol diberkati. Yesus Kristus menerangkan bahwa harta di bumi mudah hilang, bisa habis dimakan ngengat (misalnya : pakaian), dan barang-barang lain yang termakan karat/ serangga, harta juga bisa habis dicuri pencuri. Warga Kerajaan Allah sebaiknya mengumpulkan harta di Surga dengan mencari kebenaran yang sungguh-sungguh dan berbuat baik bagi sesama.

Efesus 4:28 tentu saja tidak bertentangan dengan Matius 6:19-20 dan ayat tsb tidak dapat ditafsirkan menyimpang dengan memaknakannya sebagai ajaran untuk hidup mewah. Bekerja dengan giat/ bekerja keras sudah menjadi bagian dalam ibadah dan kehidupan sehari-hari bangsa Israel, dan nasehat-nasehat yang terkait terdapat dalam Perjanjian Lama:

* Amsal 6:6 
Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak:

* Amsal 30:25 
semut, bangsa yang tidak kuat, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas,



Tidakan untuk bekerja giat seperti semut yang menyediakan makanan pada saat musim paceklik adalah sesuatu hal yang bijaksana. Hal ini tentu saja paralel dengan yang diajarkan Rasul Paulus dalam :

* Efesus 4:28LAI TB, Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.KJV, Let him that stole steal no more: but rather let him labour, working with his hands the thing which is good, that he may have to give to him that needeth.TR, ο κλεπτων μηκετι κλεπτετω μαλλον δε κοπιατω εργαζομενος το αγαθον ταις χερσιν ινα εχη μεταδιδοναι τω χρειαν εχοντιTranslit interlinear, ho kleptôn {orang yang mencuri} mêketi {janganlah lagi} kleptetô {mencuri} mallon {lebih baik} de {tetapi} kopiatô {ia harus berjerih-payah} ergazomenos {mengejakan} to agathon {yang baik} tais khersin {dengan tangan2} hina {supaya} ekhê {ada} metadidonai {membagi} tô {kepada orang yang} khreian {kebutuhan} ekhonti {dapat}


Seorang Kristen bukan hanya tidak boleh mencuri, tetapi juga mencukupi kebutuhan diri dan keluarganya dengan bekerja. Alkitab selalu menghargai kerja keras yang jujur (bandingkan 1 Tesalonika 4:11-12). Sesungguhnya, Rasul Paulus menegaskan prinsip bahwa yang tidak bekerja (pemalas) tidak boleh makan (2 Tesalonika) sebagai suatu ungkapan alegoris bahwa bekerja untuk mendapat nafkah adalah bagian dari ibadah, dan selain itu, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan/ kesusahan. Ini merupakan landasan kemurahan Kristiani yang sesungguhnya.

Tangan yang diatas yang memberi lebih mulia daripada tangan yang dibawah yang menerima. Kekayaan anak-anak Tuhan tidak diukur dari besarnya simpanan mereka di Bank. Kekayaan murid-murid Kristus yang senantiasa memiliki hati yang memberi dan rela berbagi adalah kekayaan yang sebenarnya. Amsal 22:9 "Orang yang baik hati akan diberkati, karena ia membagi rezekinya dengan si miskin."

Jelaslah bahwa Efesus 4:28 bukan ajaran untuk hidup mewah, sebaliknya ayat ini mengajarkan kita untuk berbagi bagi sesama yang selaras dengan Matius 6:19-20 untuk tidak menumpuk kekayaan bagi diri sendiri. Berbagi rejeki kepada sesama adalah bentuk kegiatan mengumpulkan harta di Sorga karena hal tersebut adalah suatu bentuk kebajikan yang dapat dilakukan semua murid-murid Kristus. Prinsip ini selaras juga dengan tulisan dari Rasul Yohanes dalam 1 Yohanes 4:11 "Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi."

Hati Yesus kerap kali tergugah oleh belas kasih, dan Ia menyuruh murid-Nya menunjukkan belas kasih kepada orang lain yang membutuhkan pertolongan mereka. Belas kasih mereka harus serupa dengan belas kasih-Nya, bukan hanya dalam hal tidak mau memandang orang, tapi dalam hal bertindak dengan pengorbanan diri :

* 1 Yohanes 3:17LAI TB, Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya? KJV, But whoso hath this world's good, and seeth his brother have need, and shutteth up his bowels of compassion from him, how dwelleth the love of God in him? TR, ος δ αν εχη τον βιον του κοσμου και θεωρη τον αδελφον αυτου χρειαν εχοντα και κλειση τα σπλαγχνα αυτου απ αυτου πως η αγαπη του θεου μενει εν αυτωTranslit interlinear, hos d {tetapi siapa saja} an ekhê {mempunyai} ton bion {kekayaan} tou kosmou {dunia} kai {lalu} theôrê {melihat} ton adelphon {saudara} autou {-nya} khreian {kebutuhan} ekhonta {mempunyai} kai {tetapi} kleisê {menutup} ta splagkhna {hati} autou {-nya} ap {terhadap} autou {-nya} pôs {bagaimana (mungkin)} hê agapê {kasih} tou theou {Allah} menei {tetap tinggal} en {di dalam} autô {dia} 


Orang yang murah hati akan beroleh kemurahan (Matius 5:7; bandingkan Matius 18:21; Lukas 6:36). 'Murah hati' di sini menerjemahkan kata yang di tempat lain diterjemahkan kasih-sayang atau belas-kasih. 

* Matius 5:7 LAI TB, Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.KJV, Blessed are the merciful: for they shall obtain mercy. TR, μακαριοι οι ελεημονες οτι αυτοι ελεηθησονταιTranslit interlinear, makarioi {berbahagialah/ diberkatilah} hoi {(orang2) yang} eleêmones {yang berbelas-kasihan, adjective - nominative plural masculine} hoti {karena} autoi {mereka} eleêthêsontai {akan diberi belas-kasihan, verb - future passive indicative - third person 


Manusia patut bersikap murah-hati/ berbelas-kasih (Yunani, ελεημων - ELEÊMÔN atau ελεεω – ELEEÔ) sebagaimana Allah mengajarkan bermurah-hati, setiap orang yang bermurah hati akan diganjar dengan kemurahan yang sama . Perjanjian Lama menulis belas-kasihan dalam bahasa Ibrani adalah kata חסד- KHESED, yang berarti "kemampuan untuk menempatkan diri di dalam diri orang lain, sehingga dapat melihat dengan mata orang lain itu, memikirkan dengan pikiran orang lain itu dan merasakan dengan perasaan orang lain itu". Singkat kata, kemurahan hati berarti pernyataan simpati untuk masuk ke dalam diri orang lain dan mengidentifikasikan diri dengan orang lain itu, sehingga dapat melihat, memikirkan, dan merasakan sebagaimana orang lain itu. 

Maka, berbahagialah orang yang mampu menaruh simpati dengan orang lain. Orang yang demikian itu akan mudah bertoleransi, cepat tergerak untuk memberi ampun dan akan terhindar dari berbuat kebaikan dengan cara yang keliru. Hanya orang yang bisa mengerti pikiran, perasaan dan kehendak orang lain dengan baik dapat membantu orang itu dengan tepat guna. 

Orang yang sungguh memberi hati kepada orang lain akan mendapatkan perhatian juga dari yang lain. Ungkapan "akan beroleh kemurahan" naskah bahasa Yunani menulis dengan kata dalam bentuk "future passive"; merujuk pada action yang akan dilakukan oleh Allah. Artinya, Allah-lah pribadi yang akan menunjukkan kemurahan hati-Nya kepada orang-orang yang murah hati pada sesamanya.

Kebahagiaan Kristiani tumbuh berkembang manakala murid-murid turut membantu orang lain. Namun, bilamana kita tidak mencoba membantu sesama, kebahagiaan akan layu dan mengering. Kebahagiaan bagai sebuah tanaman; harus disirami setiap hari dengan sikap dan tindakan memberi dalam kasih. 


Amin.


Top
 Profile  
 


Tuduhan Kontradiksi Ajaran Yesus vs jaran Kristen (Paulus) 8 :
Quote:
8. Yesus meninggal dunia dibungkus kain kafan.

Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih, (Matius 27:59)

Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat. (Yohanes 19:40) 

Versus :

8. Umat Kristen meninggal dunia diberi pakaian rapi dan dibungkus peti mati.

Misalnya, meninggalnya Paus Yohanes Paulus II, penyanyi Broery Marantika, dan mantan Menko Ekuin Radius Prawiro. Ketiganya diberi pakaian rapi dan dibungkus peti mati sebelum dikubur.


TANGGAPAN 8 :


Si Penuduh barangkali hanya melihat tradisi barat, apakah beliau pernah melihat bagaimana orang Arab-Kristen dikuburkan? Apakah beliau pernah melihat bagaimana orang Hitam-Afrika beragama Kristen dikuburkan? Pernah melihat orang Eskimo beragama Kristen dikuburkan? Apakah mereka mengenakan pakaian rapi (pakaian pengantin)? Perhatikan juga bagaimana orang Barat tetapi non-Kristen dikuburkan. Itu adalah tradisi Barat, bukan tradisi Kristen

Kekristenan tidak berjalan berdasarkan tradisi tertentu, karena Kekristenan itu menekankan hal rohani hubungan Allah dengan manusia, dan manusia dengan sesamanya. Bukan adat-istiadat tertentu, bukan tradisi dan bukan hal-hal yang bersifat ibadah ragawi.

Yesus Kristus dikafani karena tradisi yang berlaku pada masyarakat masa itu.


* Matius 27:59
LAI TB, Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih, 
KJV, And when Joseph had taken the body, he wrapped it in a clean linen cloth,
TR, και λαβων το σωμα ο ιωσηφ ενετυλιξεν αυτο σινδονι καθαρα 
Translit interlinear, kai {lalu} labôn {mengambil} to sôma {jemazah} ho iôsêph {yusuf} enetulixen {membalut/ mengapani} auto {-Nya} sindoni {(dengan) kain linen (kafan)} kathara {bersih}


Aturan membalut jenazah dengan kain kafan itu bukan ajaran agama, melainkan tradisi orang Yahudi. Tidak ada aturan dalam Alkitab bahwa jenazah seseorang itu harus dibalut dengan kain kafan.


* Yohanes 19:40 
LAI TB, Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat.
KJV, Then took they the body of Jesus, and wound it in linen clothes with the spices, as the manner of the Jews is to bury.
TR, ελαβον ουν το σωμα του ιησου και εδησαν αυτο οθονιοις μετα των αρωματων καθως εθος εστιν τοις ιουδαιοις ενταφιαζειν
Translit interlinear, elabon {mereka mengambil} oun {lalu} to sôma {jenazah} tou iêsou {Yesus} kai {dan} edêsan {membungkus} auto {-Nya} othoniois {dengan kain-kain lenan (kafan)} meta {dengan} tôn arômatôn {minyak wangi} kathôs {sama seperti} ethos {adat} estin {adalah} tois ioudaiois {(pada) orang-orang Yahudi} entaphiazein {untuk mengubur}


Yesus Kristus memang dikubur dengan dikafani karena demikianlah "menurut adat orang Yahudi", (καθως εθος εστιν τοις ιουδαιοις ; kathôs ethos estin tois ioudaiois). 


Image



Tradisi Penguburan :

Adalah tuntutan adat untuk menguburkan seorang keturunan di kuburan keluarga (gua atau lubang dalam karang); demikianlah Sara, Abraham, Ishak dan Rebeka, Lea dan Yakub telah dikuburkan di gua Makhpela, sebelah timur Hebron. Kadang-kadang orang terpaksa dikuburkan di tempat lain kalau ia meninggal jauh dari kuburan keluarga, misalnya Debora dikuburkan dekat Betel dan Rahel di jalan ke Efrata dan kuburan mereka ditandai dengan sebuah tugu dan pohon besar. Tangisan, perkabungan dan pengenaan kain karung mungkin sampai tujuh hari.

Penguburan harus segera dilakukan. Kontak dengan orang mati dan perkabungan yang formal mencemarkan upacara. 


Perkabungan : 

Perkabungan dengan menangis, mengoyakkan pakaian dan menguraikan rambut diperolehkan bagi imam-imam keturunan Harun tapi tidak diperbolehkan bagi imam agung atau bagi orang nazir di bawah sumpah. Yang tegas dilarang bagi imam dan orang awam ialah melukai ("mengiris daging"), memotong tepi janggut, memotong bersih alis di antara mata dan merajah tanda-tanda. Tidak boleh makan persepuluhan dalam perkabungan atau mengorbankannya kepada orang mati juga terlarang. Perbuatan-perbuatan seperti itu adalah adat orang kafir Kanaan. Wanita-wanita yang tertangkap dalam perang boleh menangisi orangtuanya satu bulan sebelum mereka kawin dengan orang yang menangkap mereka. Bagi pemimpin nasional seperti Harun dan Musa diadakan perkabungan nasional 30 hari sesudah mereka dikuburkan.


Kuburan


Bila mungkin, orang dikebumikan di kuburan keluarga yang diwarisi dari nenek moyang; demikianlah Gideon dan Simson, Asahel dan Ahitofel, mungkin juga Saul. Penguburan di dalam rumah seperti Samuel dan Yoab mungkin artinya sama, kecuali kalau arti harfiahnya adalah di bawah rumah atau di bawah lantai. Jenazah dipikul di atas tandu. Apabila penguburan tidak dapat dilaksanakan tepat pada waktunya, itu dianggap sangat memalukan. 

Kuburan biasanya di luar kota; ada sedikit bukti arkeologi tentang kuburan-kuburan keluarga yang mempunyai ruang (atau beberapa ruang) yang bentuknya tidak sama, dipahat pada batu karang dilengkapi dengan bangku-bangku, dapat dicapai melalui jalan sempit dan rendah, daun pintunya terbuat dari batu yang bentuknya sama dengan lubang pintunya. Sebna, bendahara kaya, dijatuhi kutuk oleh Yesaya karena membuat kuburan yang besar di batu karang. 

Pada upacara penguburan orang-orang mampu, barang pecah-belah dan barang-barang lain diikutkan dengan jenazah, dimasukkan ke dalam lubang kubur - demikian tradisi bangsa Kanaan. Tapi pada zaman Israel hal itu menjadi sesuatu yang formal. Kadang-kadang di Israel dan di tempat lain pada zaman kuno didirikan tugu peringatan. Di luar Yerusalem ada lahan yang dikhususkan untuk kuburan masyarakat biasa. 

Kuburan penjahat yang telah dihukum mati atau musuh, kadang-kadang ditandai dengan timbulan batu, misalnya pendosa Akhan, pemberontak Absalom, raja Ai dan kelima raja Kanaan. Membakar jenazah bukanlah kebiasaan bangsa Yahudi, tapi dalam keadaan sukar jenazah mungkin dibakar, sedemikian rupa, sehingga tulang-tulangnya dapat dikuburkan dalam kuburan keluarga, seperti halnya Saul. 



Sebenarnya tidak ada keseragaman dalam hal penguburan mayat dalam Alkitab 


contoh :


Mayat YAKUB & YUSUF, dijadikan mummi dan dimasukkan peti : 


Pembalseman Yakub dan Yusuf dan pemakaian peti bagi Yusuf sesuai kebiasaan Mesir adalah luar biasa. Mumifikasi menuntut bahwa jeroan harus dikeluarkan dan disimpan tersendiri, dan tubuh harus dikeringkan dengan mengemasinya dengan garam. Kemudian tubuh itu dibungkus dengan kain lenan yang telah diolah dan dibalut keseluruhannya di dalam kain lenan itu. Pembalseman dan perkabungannya biasanya 70 hari, tapi waktunya pembalseman bisa lebih pendek seperti pada Yakub.


* Kejadian 50:2
LAI TB, Dan Yusuf memerintahkan kepada tabib-tabib, yaitu hamba-hambanya, untuk merempah-rempahi mayat ayahnya; maka tabib-tabib itu merempah-rempahi mayat Israel.
KJV, And Joseph commanded his servants the physicians to embalm his father: and the physicians embalmed Israel.
Hebrew, 
וַיְצַו יֹוסֵף אֶת־עֲבָדָיו אֶת־הָרֹפְאִים לַחֲנֹט אֶת־אָבִיו וַיַּחַנְטוּ הָרֹפְאִים אֶת־יִשְׂרָאֵל׃
Translit, VAYETSAV YOSEF ET-AVADAV ET-HAROFIM LAKHANOT ET-AVIV VAYAKHANTU HAROFIM ET-YISRAEL


* Kejadian 50:26
LAI TB, Kemudian matilah Yusuf, berumur seratus sepuluh tahun. Mayatnya dirempah-rempahi, dan ditaruh dalam peti mati di Mesir.
KJV, So Joseph died, being an hundred and ten years old: and they embalmed him, and he was put in a coffin in Egypt.
Hebrew, 
וַיָּמָת יֹוסֵף בֶּן־מֵאָה וָעֶשֶׂר שָׁנִים וַיַּחַנְטוּ אֹתֹו וַיִּישֶׂם בָּאָרֹון בְּמִצְרָיִם׃
Translit, VAYAMAT YOSEF BEN-ME'AH VA'ESER SYANIM VAYAKHANTU OTO VAYISEM BA'ARON BEMITSRAYIM


Yakub dan Yusuf dibalsem dan dimasukkan peti seperti lazimnya orang-orang, namun di era Perjanjian Baru, seseorang yang mati kemudian dikafani dan dikubur adalah hal yang biasa.


* Yohanes 11:44
Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka: "Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi."


* Kisah Para Rasul 5:6
Lalu datanglah beberapa orang muda; mereka mengapani mayat itu, mengusungnya ke luar dan pergi menguburnya.



Dengan demikian, cara penguburan dengan dikafan, bukan cara mutlak harus dilakukan, Yakub adalah nenek moyang orang Yahudi saja dimasukkan peti, dijadikan mummi (dibalsem) demikian juga dengan Yusuf. Jenis kuburannya pun bisa beda-beda, ada yang dimasukkan gua, ada yang ditanam. 

Penuduh mengatakan bahwa orang meninggal dunia diberi pakaian rapi dan dibungkus peti mati adalah ajaran Paulus, namun kita tahu dengan sangat jelas bahwa Rasul Paulus tidak pernah mengajarkan hal ini.

Umumnya orang-orang Kristen yang meninggal dewasa ini, mereka didandani yang laki-laki memakai jas dasi, yang perempuan memakai gaun putih seperti pengantin dan dimasukkan dalam peti (seperti Film seri Six Feet Under). Dan mereka dibalsem/diformalin untuk tahan beberapa hari untuk upacara/kebaktian penghiburan bagi keluarga sebelum upacara penguburan. Dan tentu saja hal ini tidak seragam, karena ada yang dikubur ada juga yang dikremasi, tergantung situasi dan kondisi dan permintaan yang bersangkutan atau keluarganya. Pemilihan pakaian rapi (pakaian Pengantin) dikenakan kepada mayat itu hanya sebagai symbol, bahwa umat Kristiani, umat yang percaya Kristus menjadi mempelai Kristus. Namun ini bukan tradisi yang mengikat dalam kekristenan.


Top
 Profile  
 
Posts: 8450
Tuduhan Kontradiksi Ajaran Yesus vs jaran Kristen (Paulus) 9 :
Quote:
9. Yesus tidak membatalkan hukum rajam.

Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu (Yesus) tentang hal itu?" (Yohanes 8:5)

Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya (Yesus), Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu." (Yohanes 8:7) 

Versus :

9. Tidak ada hukum rajam dalam ajaran Kristen. 
Ajaran Kristen menolak hukum rajam, karena ia adalah bagian dari hukum Taurat. Lihat kembali pernyataan Paulus dalam Galatia 2:16 (butir 2 di atas). 

NB:
Kristen sama sekali menolak hukum rajam kepada para pelaku zinah, yang tentu saja ini bertentangan dengan perintah Yesus kepada umatnya (Yohanes 8:7).


TANGGAPAN 9 :

Sekarang pertanyaannya, apakah Yohanes 8:7 merupakan bukti pelaksanaan hukuman rajam yang dilakukan oleh Yesus? Apakah dalam kasus tersebut perempuan yang berzinah itu mati akibat hukuman rajam? Bukankah kita sama-sama tahu bahwa akhirnya perempuan itu tetap hidup? Bacalah selengkapnya kisah tsb :

* Yohanes 8:2-11
8:2 Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka.
8:3 Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.
8:4 Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah.
8:5 Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?"
8:6 Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.
8:7 Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Ia pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."
8:8 Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah.
8:9 Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.
8:10 Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?"
8:11 Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."



Jikalau Rasul Paulus mengatakan dalam Galatia 2:16 
2:16 Kamu tahu, bahwa tidak seorang pun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kami pun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada seorang pun yang dibenarkan" oleh karena melakukan hukum Taurat."

Hal diatas sebenarnya selaras dengan Pernyataan Yesus Kristus sendiri, Ia menyatakan bahwa TAURAT telah berakhir sampai ke zaman Yohanes Pembaptis (nabi Yahya) : 

* Lukas 16:16 LAI TB, Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya. KJV, The law and the prophets were until John: since that time the kingdom of God is preached, and every man presseth into it. TR, ο νομος και οι προφηται εως ιωαννου απο τοτε η βασιλεια του θεου ευαγγελιζεται και πας εις αυτην βιαζεται Translit Interlienar, ho nomos {(kitab) Taurat} kai {dan} hoi prophêtai {(kitab) nabi-nabi} hoes {hingga} iôannou {yohanes} apo tote hê basileia tou theou euaggelizetai kai pas eis autên biazetai 

Bandingkan : 

* Matius 11:13 LAI TB, Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya YohanesKJV, For all the prophets and the law prophesied until John. TR, παντες γαρ οι προφηται και ο νομος εως ιωαννου προεφητευσανTranslit Interlienar, pantes {semua} gar {karena} hoi prophêtai {para nabi} kai {dan} ho nomos {hukum [taurat]} heôs {hingga} iôannou {Yohanes} proephêteusan {mereka bernubuat} 

Dengan demikian kita mengerti bahwa TAURAT dan Nubuat-nubuat para nabi dalam Perjanjian Lama berakhir pada saat tampilnya Nabi Terbesar, yaitu Yohanes Pembaptis.


HUKUM TAURAT adalah hukum spesifik bagi Israel, bukan bagi umat Kristen, dan ini sudah dijelaskan pada tanggapan No. 3 sebelumnya di atas.


Dalam Kasus PEREMPUAN YANG BERZINAH ini sesungguhnya terdapat suatu pengajaran yang besar dari Yesus Kristus, bahwa YESUS MENANTANG "ORANG-ORANG SALEH" YANG MERASA LAYAK MENGHAKIMI ORANG LAIN!

Perzinahan sungguh telah melanda dunia. Baiklah kita terus terang menjawab, berapa banyakkah sisa manusia di dunia yang tidak berzinah? Berapa banyakkah pasangan nikah yang masih menyisakan keperawanan dan kejakaan-anya sampai pada hari nikahnya yang disahkan dihadapan Tuhan? Seberapa banyak orang yang yang sudah menikah namun masih terlibat dalam "keinginan tidur" dengan orang yang bukan suami/istrinya? Berapa banyak orang yang hidup selibat dan bersumpah selibat dengan sama-sekali tidak pernah menginginkan "hubungan seksual"?.

Bagaimana dengan "pelecehan seksual" dan "keinginan seksual diluar lembaga perkawinan"? Walaupun seorang terlibat, seringkali seorang yang melakukan itu merasa dirinya saleh-saleh saja dari perzinahan, lalu menghakimi dan memporak-porandakan rumah-rumah maksiat? Tampaknya ini bukanlah hal baru.

Duaribu tahun lalu, sejumlah "orang-orang pintar dan saleh" juga pernah menyeret dan memperhadapkan seorang "perempuan najis" kepada Yesus Kristus. Perempuan itu kepergok berbuat zinah. Para ahli Taurat dan Farisi yang saleh-saleh dan tinggi ilmu agamanya itu bertanya kepada Yesus agar dapat menjebaknya : 


* Yohanes 8:4-5
8:4 Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah. 
8:5 Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?" 



Memang, perempuan pezinah itu teramat najis dan tak mungkin tidak harus dirajam. Tetapi apa kata Yesus? dan apa kata hati nurani Anda mendengar jawaban Yesus yang menjunkir-balikkan "pengadilah orang-orang saleh" tersebut :

* Yohanes 8:7 
Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Ia pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."



Dan semua orang-orang saleh itupun terbungkam, lalu satu persatu, secara diam-diam, mereka beranjak pergi! Kenapa pergi? Karena kini status mereka bukan lagi menjadi pendakwa, tetapi terdakwa. Dihadapan Yesus Kristus mereka semua harus dirajam!

Tapi Awas!, kita jangan cepat-cepat menyimpulkan kesalahan yang naïf, seolah-olah Yesus memberi kelonggaran untuk berzinah. Tidak! Yesus ingin menelanjangi para ahli Taurat, Farisi, Anda dan saya yang sok salehsok menghakimi, dan sok menghukum dengan perusakan dan pembunuhan.

Yesus – seperti dalam kasus "mencungkil mata kanan" – kembali menuding ke titik sumbernya, dan tidak memberi peluang bagi si pendosa untuk begitu saja menghukum "dunia luar".

Kita benar-benar diperingatkan untuk merombak dari dalam dirikita secara drastis sebelum menghadapkan orang lain untuk dihukum.

* Matius 7:1-3,5
7:1 "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi.
7:2 Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.
7:3 Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?
7:5 Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."



Perempuan zinah itu dan seharusnya diserahkan kepada pemerintah yang sah (Romawi pada waktu itu) yang mempunyai hukum sipil tersendiri atau Mahkamah Agama, yang khusus menangani masalah agama, dan tidak bisa semena-mena dibunuh beramai-ramai oleh orang-orang yang samasekali tidak layak mencabut nyawa orang lain.

Yesus, yang tidak berdosa sebenarnya bisa menghukum, namun Ia tahu bahwa perempuan itu dapat DISELAMATKAN dengan sentuhan pertobatan. Bila ia dibiarkan dirajam mati, ia akan mati dalam dosanya. Tetapi Yesus mengampuninya dan memulihkan kehidupannya dan memintanya agar tidak berbuat dosa lagi. Yesus memberikan kesempatan hidup yang baru itulah sebabnya Yesus berkata :

* Yohanes 8:10-11
8:10 Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?"
8:11 Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”



Jadi disini, sekalipun tidak menghukum secara fisik, namun Yesus samasekali tidak mengecilkan dosa yang dilakukan oleh perempuan itu.

Justru dengan melakukan lah tersebut : Dengan sekali pukul, Yesus "menelanjangi dan merombak" kehidupan dari 2 jenis manusia berdosa yang ada dihadapanNya. Yang satu adalah segerombolan "orang yang saleh-saleh" yang binasa dalam kesalehannya (Pengkotbah 7:15); dan yang satunya lagi adalah "orang najis" yang seharusnya dibinasakan, namun oleh karena rahmat Tuhan karena telah menyesal, pasrah dan menggantungkan seluruh imannya kepada sang Hakim!


Artikel terkait : 

- YESUS DAN PEREMPUAN YANG BERZINAH, di yesus-dan-perempuan-yang-berzinah-vt463.html#p923

- YESUS MEMURNIKAN HUKUM PEMBUNUHAN DAN PERZINAHAN DARI FISIKAL MENJADI MORAL-SPIRITUAL, di yesus-memurnikan-hukum-pembunuhan-dan-perzinahan-vt612.html#p1392

- CUNGKIL MATA KARENA BERZINAH, Matius 5:27-30, di cungkil-mata-karena-berzinah-matius-5-27-30-vt370.html#p787


Top
 Profile  
 



Tuduhan Kontradiksi Ajaran Yesus vs jaran Kristen (Paulus) 10 :
Quote:
10. Yesus tidak membuat agama baru. 

Lihat kembali pernyataan Yesus dalam Matius 5:17-20 (Butir 2 di atas).

Versus :

10. Kristen adalah agama baru yang lahir pada masa Paulus (setelah masa Yesus).

Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. (Kisah Para Rasul 11:26)


TANGGAPAN 10 :



* Kisah Para Rasul 11:26LAI TB, Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen."KJV, And when he had found him, he brought him unto Antioch. And it came to pass, that a whole year they assembled themselves with the church, and taught much people. And the disciples were called Christians first in Antioch. TR, και ευρων αυτον ηγαγεν αυτον εις αντιοχειαν εγενετο δε αυτους ενιαυτον ολον συναχθηναι εν τη εκκλησια και διδαξαι οχλον ικανον χρηματισαι τε πρωτον εν αντιοχεια τους μαθητας χριστιανουςTranslit interlinear, kai {dan} heurôn {setelah menemui} auton {dia} êgagen {membawa} auton {nya} eis {ke} antiokheian {antiokia} egeneto {itu terjadi} de {lalu} autous {pada mereka} eniauton {satu tahun} holon {penuh} sunakhthênai {(mereka) berkumpul} en {dalam} te ekklêsia {jemaat/ kumpulan umat} kai {dan} didaxai {mengajar} okhlon {orang-orang/ masyarakat} ikanon {banyak} khrêmatisai te {(mereka) dipanggil} prôton {(untuk) pertama kali} en {di} antiokheia {antiokia} tous mathêtas {para murid} khristianous {orang2 Kristen/ pengikut2 Kristus}


Istilah Kristen (Yunani: χριστιανος - KHRISTIANOS) berarti pengikut Kristus, bukan pengikut Paulus. 

Pengikut Paulus disebut "Golongan Paulus", dan istilah "Golongan Paulus" ini justru ditentang oleh Paulus sendiri :

* 1 Korintus 1:12-15 
1:12 Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus.
1:13 Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?
1:14 Aku mengucap syukur bahwa tidak ada seorang pun juga di antara kamu yang aku baptis selain Krispus dan Gayus,
1:15 sehingga tidak ada orang yang dapat mengatakan, bahwa kamu dibaptis dalam namaku.
 


Istilah χριστιανος - khristianos , mulanya menggambarkan "rumah tangga Kristus", atau "pendukung-pendukung Kristus". Lukas, yang mengenal jelas gereja Antiokhia di Siria, menempatkan pemakaian pertama sebutan itu di sana. Lukas menunjukkan bahwa Antiokhialah jemaat pertama dengan suatu unsur murni non-Yahudi, bekas penyembah berhala; artinya: Antiokhialah tempat pertama di mana orang-orang non-Yahudi melihat agama Kristen lain dari mazhab Yahudi. Nama-nama yang cocok bagi orang-orang yang bertobat pasti tidak lama kemudian muncul. Dalam beberapa sumber berpendapat bahwa kata χριστιανος - "khristianos" itu sebuah julukan yang sifatnya 'ejekan' yang berarti harfiah "Kristus-kecil" yang dilontarkan orang-orang kepada pengikut Kristus mula-mula/ Jemaat mula-mula. Kemudian nama ini menjadi nama yang legitimate untuk menyebut kelompok orang yang percaya Kristus. Dan tentu saja jelas bahwa istilah χριστιανος - khristianos merujuk kepada pengikut-pengikut Kristus (bukan Paulus).




Blessings,
BP
January 5, 2010

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

BERIKAN TANGGAPAN