إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan pasti Kami pulalah yang akan menjaganya.” (QS. Al Hajr: 9)


Minggu

YESUS DAN KRISTEN BG 2


TAURAT SUDAH BERAKHIR – TIDAK BERLAKU BAGI UMAT KRISTIANI 


Bagi umat Kristiani, berdasarkan kepada Firman dari Yesus Kristus, Ia menyatakan bahwa TAURAT telah berakhir sampai ke zaman Yohanes Pembaptis (nabi Yahya) : 


* Lukas 16:16 LAI TB, Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya. KJV, The law and the prophets were until John: since that time the kingdom of God is preached, and every man presseth into it. TR, ο νομος και οι προφηται εως ιωαννου απο τοτε η βασιλεια του θεου ευαγγελιζεται και πας εις αυτην βιαζεται Translit Interlienar, ho nomos {(kitab) Taurat} kai {dan} hoi prophêtai {(kitab) nabi-nabi} hoes {hingga} iôannou {yohanes} apo tote hê basileia tou theou euaggelizetai kai pas eis autên biazetai 


Bandingkan : 


* Matius 11:13 LAI TB, Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya YohanesKJV, For all the prophets and the law prophesied until John. TR, παντες γαρ οι προφηται και ο νομος εως ιωαννου προεφητευσανTranslit Interlienar, pantes {semua} gar {karena} hoi prophêtai {para nabi} kai {dan} ho nomos {hukum [taurat]} heôs {hingga} iôannou {Yohanes} proephêteusan {mereka bernubuat} 


Dengan demikian kita mengerti bahwa TAURAT dan Nubuat-nubuat para nabi dalam Perjanjian Lama berakhir pada saat tampilnya Nabi Terbesar, yaitu Yohanes Pembaptis.


Hukum Taurat adalah spesifik bagi Israel :


* Ulangan 4:44
"Inilah hukum Taurat yang dipaparkan Musa kepada orang Israel."

* 1 Tawarikh 16:40
"supaya pagi dan petang tetap dipersembahkan korban bakaran kepada TUHAN di atas mezbah korban bakaran, dan supaya dikerjakan segala yang tertulis dalam Taurat TUHAN yang diperintahkan-Nya kepada orang Israel."

* Nehemia 8:1
"maka serentak berkumpullah seluruh rakyat di halaman di depan pintu gerbang Air. Mereka meminta kepada Ezra, ahli kitab itu, supaya ia membawa kitabTaurat Musa, yakni kitab hukum yang diberikan TUHAN kepada Israel."

* Maleakhi 4:4
"Ingatlah kepada Taurat yang telah Kuperintahkan kepada Musa, hamba-Ku, di gunung Horeb untuk disampaikan kepada seluruh Israel, yakni ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum."

* Roma 9:4
"Sebab mereka adalah orang Israel, mereka telah diangkat menjadi anak, dan mereka telah menerima kemuliaan, dan perjanjian-perjanjian, dan hukum Taurat, dan ibadah, dan janji-janji."

* Ibrani 7:11
"Karena itu, andaikata oleh imamat Lewi telah tercapai kesempurnaan-sebab karena imamat itu umat Israel telah menerima Taurat -apakah sebabnya masih perlu seorang lain ditetapkan menjadi imam besar menurut peraturan Melkisedek dan yang tentang dia tidak dikatakan menurut peraturan Harun?"



Di dalam Perjanjian Lama terdapat lebih dari enam ratus hukum. Diharapkan agar orang-orang Israel menaatinya sebagai bukti kesetiaan mereka kepada Allah. 
Hukum Taurat itu ditujukan "langsung" kepada bangsa Israel/ Yahudi pemeluk agama Yudaisme, tidak ditujukan kepada mereka yang beragama Hindu, Buddha, Kong Hu Cu, Islam, dan lain-lain -- termasuk saya.


Hukum Taurat (Perjanjian Lama) adalah firman Allah yang diilhamkan sepenuhnya "bagi" umat Kristen masa kini, namun bukanlah sebagai perintah Allah yang langsung "kepada" umat Kristen :


* Ibrani 8:7
"Sebab, sekiranya perjanjian yang pertama itu tidak bercacat, tidak akan dicari lagi tempat untuk yang kedua." 

* Ibrani 8:13
"Oleh karena Ia berkata-kata tentang perjanjian yang baru, Ia menyatakan yang pertama sebagai perjanjian yang telah menjadi tua. Dan apa yang telah menjadi tua dan usang, telah dekat kepada kemusnahannya."



Kitab Taurat adalah 5 Kitab-kitab Musa (Kejadian s/d Ulangan). Dan peraturan Taurat, oleh para Rabbi Yahudi diperinci jumlahnya 613 peraturan. Peraturan-peraturan ini disebut dengan MITSVOT. 

Anak-anak Yahudi dalam upacara Bar Mitsvah membaca TORAH/TAURAT sebagai simbol Hukum Taurat yang total dibebankan kepada mereka dengan tanda KUK dipasangkan di pundaknya. Dan Hukum TAURAT itu rumit, ada 613 perintah yang harus sempurna dilaksanakan. Sehingga pantaslah jika Yesus menyebut orang yang memikul Kuk ini menjadi letih lesu dan berbeban berat. Manusia (siapapun) tidak sanggup memikul kuk Taurat itu secara sempuna, karena dalam pelaksanaan Taurat bersalah terhadap satu bersalah kepada semuanya : 


* Yakobus 2:10
Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya.



Atas kasihNya maka Ia sendirilah yang memikulnya, bahkan Ia menjadi penggenap dari Hukum itu, yaitu menjadi Ia sendiri yang menjadi Domba Tebusan yang darahnya tercurah untuk pengampunan Dosa.


* Roma 10:4
LAI TB, Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya. KJV, For Christ is the end of the law for righteousness to every one that believeth."TR, τελος γαρ νομου χριστος εις δικαιοσυνην παντι τω πιστευοντιTranslit, telos gar nomou khristos eis dikaiosunên panti tô pisteuonti' 


Anda tentu paham bahasa Inggris, makna 'the end of the law' di atas. Sudah genap, sudah berakir, SUDAH SELESAI, tetelestai !


* Efesus 2:15LAI TB, "sebab dengan mati-Nya sebagai manusia IA TELAH MEMBATALKAN HUKUM TAURAT dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,"
KJV, "Having abolished in his flesh the enmity, even the law of commandments contained in ordinances; for to make in himself of twain one new man, so making peace;"
TR, την εχθραν εν τη σαρκι αυτου τον νομον των εντολων εν δογμασιν καταργησας ινα τους δυο κτιση εν εαυτω εις ενα καινον ανθρωπον ποιων ειρηνην Translit., tên ekhthran en tê sarki autou ton nomon tôn entolôn en dogmasin katargêsas hina tous duo ktisê en eautô eis ena kainon anthrôpon poiôn eirênên


Ada beberapa kebingungan di kalangan Muslim yang sering mengkritisi tidak dilaksanakan Taurat dalam kehidupan Kristiani, bahkan di-antara orang Kristen dalam memahami Efesus 2:15., sbb :

"Kalau hukum Taurat "batal", apakah benar yang dulunya dilarang berzinah boleh berzinah? dan yang dulunya dilarang membunuh boleh membunuh?"

Perlu kita sadari bahwa, pembatalan Taurat tidak menjadikan orang Kristen menjadi "TANPA HUKUM" (ανομος – ANOMOS), Tuhan kita Yesus Kristus sudah memberikan dasar kepada para murid suatu HUKUM yang BARU sebelum kematianNya di Kayu Salib itu "membatalkan Taurat" :


* Matius 11:28-30 
11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 
11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. 
11:30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan." 



Penting :
Lihat penjelasan di pikullah-kuk-matius-11-28-30-vt39.html#p93


Tuhan Yesus mengatakan dalam Matius 11:30, bahwa KUK (hukum) yang Dia pasang itu "easy" karena KUK Kristus hanya ada 2, bukan 613.



Kuk Hukum Kasih :


* Matius 22:37-40
22:37 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. 
22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. 
22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. 
22:40 Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi." 



Hukum Kasih juga dikenal dengan istilah Hukum Kristus (lihat penjelasannya di hukum-law-nomos-torah-vt1312.html#p4353 )


Kembali kepada pertanyaan: Kalau hukum Taurat "batal", apakah yang dulunya dilarang berzinah boleh berzinah? Dan yang dulunya dilarang membunuh boleh membunuh?

Perlu kita ketahui Firman ke-7 : "Jangan Berzinah" itu dijelaskan lebih lanjut dalam kitab Taurat misalnya Imamat 18:20 dan masih banyak lagi. Tidak ada satu pun ajaran Taurat seperti yang diajarkan oleh Yesus Kristus bahwa setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Inilah yang sering saya kutip bahwa Yesus Kristus merombak habis-habisan hukum Taurat Perjanjian Lama.

Firman ke-6 : "Jangan Membunuh", bandingkan dengan Hukum balas-dendam {Lex Talionis): Mata ganti mata. Jika perintah itu diubah menjadi mata beri mata, apakah hal ini berarti menjelaskan arti yang sebenarnya? Bagi saya, itu artinya membalikkan hukum Taurat seratus delapan puluh derajat. Hukum balas-dendam yang "permissive" terhadap pembunuhan, juga dirombak habis-habisan.

Kalau Hukum Taurat mengenai pembunuhan itu terbatas pada hilangnya nyawa. Dan Perzinahan terbatas pada perbuatan kontak seksual fisik. Hukum Kristus lebih lagi, lihat Artikel : "YESUS MEMURNIKAN HUKUM PEMBUNUHAN DAN PERZINAHAN DARI FISIKAL MENJADI MORAL-SPIRITUAL", di
yesus-memurnikan-hukum-pembunuhan-dan-perzinahan-vt612.html#p1392

Demikianlah perbuatan-perbuatan dosa yang dalam Taurat hanya disorot secara Fisik, dalam Hukum Kristus disorot secara Moral-Spiritual. Dan Hukum Taurat yang termasuk 10 Firman di dalamnya pun sudah digenapi oleh Tuhan kita Yesus Kristus. Dengan 2 macam hukum saja, Kasih kepada Allah dan Kasih kepada manusia. Yesus Kristus telah menetapkan HUKUM BARU yaitu HUKUM KASIH, karena KASIH adalah kegenapan hukum Taurat(Roma 13:10)


Amin.


-----


Kembali kepada pokok persoalan tentang sunat, umat Kristen pun merupakan orang bersunat, tetapi bukan sunat secara daging atau lahiriah.




PENJELASAN TERHADAP TUDINGAN KEPADA PAULUS TTG SUNAT :


Menganai Ajaran Paulus. Silakan baca selengkapnya Galatia 5:1-12. Pokok persoalan adalah sunat. 


* Galatia 5:1-12
5:1 Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.
5:2 Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu.
5:3 Sekali lagi aku katakan kepada setiap orang yang menyunatkan dirinya, bahwa ia wajib melakukan seluruh hukum Taurat.
5:4 Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.
5:5 Sebab oleh Roh, dan karena iman, kita menantikan kebenaran yang kita harapkan.
5:6 Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih.
5:7 Dahulu kamu berlomba dengan baik. Siapakah yang menghalang-halangi kamu, sehingga kamu tidak menuruti kebenaran lagi?
5:8 Ajakan untuk tidak menurutinya lagi bukan datang dari Dia, yang memanggil kamu.
5:9 Sedikit ragi sudah mengkhamirkan seluruh adonan.
5:10 Dalam Tuhan aku yakin tentang kamu, bahwa kamu tidak mempunyai pendirian lain dari pada pendirian ini. Tetapi barangsiapa yang mengacaukan kamu, ia akan menanggung hukumannya, siapa pun juga dia.
5:11 Dan lagi aku ini, saudara-saudara, jikalau aku masih memberitakan sunat, mengapakah aku masih dianiaya juga? Sebab kalau demikian, salib bukan batu sandungan lagi.
5:12 Baiklah mereka yang menghasut kamu itu mengebirikan saja dirinya!



Sebagai tanda dari Yahudi ortodoks, sunat dipandang mutlak hakiki untuk kesetiaan kepada syariat Taurat dan keselamatan. Sekalipun demikian, sunat adalah tindakan manusia untuk kebenaran. Karena itu, siapa Kristus dan apa yang dilakukan-Nya sedikit sekali artinya bagi orang yang hanya mementingkan pemenuhan dirinya akan syariat Taurat. 

Keselamatan tidaklah datang oleh Kristus plus syariat Taurat, melainkan oleh Kristus saja. 


seseorang tidak mungkin mampu sempurna melaksanakan syariat Taurat karena Syariat Taurat menuntut kesetiaan yang sempurna, padahal hal itu merupakan sesuatu yang tidak mungkin. 

Dengan penyerahan demikian, dan keinginan untuk dibenarkan karena amal perbuatan sedemikian rupa, seorang pada prinsipnya dan dalam kenyataannya memisahkan dirinya dari lingkungan "kasih karunia" dan dari kesetiaan iman dalam Yesus Kristus. Dengan demikian seseorang membuat anugerah itu tidak berhasil. 

"Hidup di luar kasih karunia", 'tês kharitos exepesate', harfiah "jatuh, hilang, karam, dari kasih karunia, tidak berarti jatuh ke luar keselamatan, melainkan mereka telah jatuh terpisah dari suatu hidup yang berpautan dengan anugerah kepada suatu hidup yang terkungkung dalam legalisme. Kedua jalan tersebut saling berlawanan. Untuk menerima legalisme, berarti menolak Kristus. Seorang tidak dapat mencoba-coba menyelamatkan dirinya sendiri, dan pada saat yang sama menaruh seluruh kepercayaan kepada Kristus untuk keselamatan. 


Perjanjian Baru tegas dan pasti: bahwa tanpa ketaatan, sunat adalah melulu omong kosong. Tanda lahiriah pudar tanpa arti jika dibandingkan dengan menaati perintah-perintah, iman bekerja oleh kasih, dan suatu ciptaan baru. Namun orang Kristen tidak bebas memandang rendah tanda itu. Walaupun sejauh tanda itu mengungkapkan keselamatan karena perbuatan-perbuatan hukum, orang Kristen harus menghindarinya, namun dalam arti batiniah orang Kristen memerlukannya. Justru ada sunat Kristus:


* Filipi 3:3LAI TB, karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah.KJV, For we are the circumcision, which worship God in the spirit, and rejoice in Christ Jesus, and have no confidence in the flesh. TR, ημεις γαρ εσμεν η περιτομη οι πνευματι θεω λατρευοντες και καυχωμενοι εν χριστω ιησου και ουκ εν σαρκι πεποιθοτεςTranslit, hêmeis gar esmen hê peritomê hoi pneumati theô latreuontes kai kaukhômenoi en khristô iêsou kai ouk en sarki pepoithotes

* Kolose 2:11LAI TB, Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa, KJV, In whom also ye are circumcised with the circumcision made without hands, in putting off the body of the sins of the flesh by the circumcision of Christ: TR, εν ω και περιετμηθητε περιτομη αχειροποιητω εν τη απεκδυσει του σωματος των αμαρτιων της σαρκος εν τη περιτομη του χριστουTranslit interlinear, en {di dalam} hô {-Nya} kai {dan} perietmêthête {kalian disunat} peritomê {sunat} akheiropoiêtô {tidak dengan tangan} en {di dalam} tê apekdusei {penanggalan} tou sômatos {tubuh} tôn hamartiôn {dosa} tês sarkos {daging} en {dalam} tê peritomê {sunat} tou khristou {Kristus} 


Sebagaimana ada Hukum Lama (Taurat) dan Hukum Baru (Hukum Kasih); Ada sunat Perjanjian Lama dan ada pula sunat Perjanjian Baru :


Sunat Kristus, berupa "penanggalan akan tubuh (dan bukan hanya sebagian) yang berdosa", TÊ APEKDUSEI TOU SÔMATOS TÔN HAMARTIÔN TÊS SARKOS, suatu perbuatan rohani, yang tidak dilakukan oleh tangan manusia, suatu hubungan dengan Kristus dalam kematian dan kebangkitan-Nya, dimeteraikan oleh peraturan penerimaan atas perjanjian baru. Sebagai akibatnya, seorang yang percaya ialah orang bersunat.


Ketentuan TAURAT dalam Perjanjian Lama sudah berakhir, Paulus tidak bertentangan dengan Ajaran Yesus yang dengan tegas mengatakan akhir masa Taurat:


* Lukas 16:16aLAI TB, Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes;


Kami, umat Kristiani telah masuk ke pada pengertian hakiki KUK yang baru, yaitu KUK HUKUM KASIH (Matius 22:34-40). Tuhan Yesus telah merangkum Taurat itu menjadi 2 point yang sederhana. Pelaksanaan Hukum Kasih sudah mencerminkan seluruh hukum Taurat

Yesus Kristus meningkatkan standard moral terhadap apa yang telah difirmankan Allah dalam Taurat yang sudah menjadi hukum baku diantara bani Israel. Yesus memperhadapkan "apa kata firman Allah" dengan "apa kata Yesus". Itu jelas tidak bisa dilakukan oleh "Akunya" Yesus dengan otoritas yang kurang dari Allah!. Maka, apa yang dikatakanNya dalam Matius 5:21-22a jelas adalah suatu perkataan Otoritas, dimana yang mengucapkan itu Allah sendiri. Kalau Musa sekedar pembawa Hukum, Yesus Kristus adalah Hukum itu sendiri. Dia adalah Hukum!


Artikel terkait :
Yesus Kristus dan ajaranNya menggenapi Taurat; KematianNya membatalkan Taurat, di menggenapi-dan-membatalkan-taurat-vt545.html#p1022
- Tuduhan Kontradiksi PL-PB No. 1. 1. Apa hukumnya bersunat ? di kontradiksi-perjanjian-lama-perjanjian-baru-vt542.html#p997


Top
 Profile  
 

 pm
Posts: 8450
Tuduhan Kontradiksi Ajaran Yesus vs jaran Kristen (Paulus) 5 :
Quote:
5. Tidak ada dosa waris dalam ajaran Yesus. 

Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: "Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. (Markus 10:14)

Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya. (Yehezkiel 18:20) 

Versus 

5. Kristen mengajarkan adanya dosa warisan dari Adam sesuai pernyataan Paulus. 

Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang (Adam), dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. (Roma 5:12)


TANGGAPAN 5 :

Konsep Dosa Waris bukan origin dari Rasul Paulus. Banyak yang "menuduh" bahwa konsep dosa asal, dosa waris, berasal dari rasul Paulus. Tuduhan itu jelas tidak tepat karena ternyata ide tentang dosa asal itu ada di dalam Perjanjian Lama. Salah satu contoh ayatnya : 


* Mazmur 51:5 LAI TB, Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.KJV, Behold, I was shapen in iniquity; and in sin did my mother conceive me.Hebrew, 
הֵן־בְּעָוֹון חֹולָלְתִּי וּבְחֵטְא יֶחֱמַתְנִי אִמִּי׃
Translit Interlinear, HEN-BE'AVON {lihatlah dalam kesalahan} KHOLALTI {aku dilahirkan} 'UVEKHETE' {dan dalam dosa} YEKHEMATNI {ia mengandungku} 'IMI {ibuku} 


ובחטא יחמתני אמי ; 'UVEKHETE' YEKHEMATNI 'IMI", "dalam dosa aku dikandung ibuku". Raja Daud telah menggambarkan ada "dosa-waris", ia menggunakan 'paralelisme' Ibrani dengan menggunakan dua kata עון - 'AVON dan חטא -KHET/ KHATE.


Mengenai Roma 5:12, berbicara tentang 2 Pribadi yang Kontradiktif yaitu "Adam Awal dan Adam Akhir", pemahamannya lebih baik dibaca lebih lengkap sbb :


* Roma 5:12, 14-19 
5:12 Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. 
5:14 Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang.
5:15 Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus.
5:16 Dan kasih karunia tidak berimbangan dengan dosa satu orang. Sebab penghakiman atas satu pelanggaran itu telah mengakibatkan penghukuman, tetapi penganugerahan karunia atas banyak pelanggaran itu mengakibatkan pembenaran.
5:17 Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.
5:18 Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup.
5:19 Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar. 



Didalam Alkitab menuliskan 2 pribadi yang kontradiktif antara Adam manusia pertama yang jatuh dalam dosa dan Adam akhir yang membereskan dosa. Adam manusia pertama, tidak hanya menjadi bapa (cikal-bakal) bagi semua umat manusia sekaligus menularkan "dosa asal" yang diperbuatnya kepada seluruh manusia di dunia ini. Dosa pertama/ dosa asal, yaitu dosa Adam, mempunyai makna dampak yang khas bagi seluruh umat manusia. 

Ayat-ayat diatas memberi penekanan pada pelanggaran yang satu itu oleh manusia yang satu itu, dan hanya karena pelanggalan yang satu itu adalah dosa, hukuman dan maut berkuasa dan menimpa segenap umat manusia. Dosa itu disebut 'seperti telah dibuat oleh Adam', 'pelanggaran sartu orang', 'satu pelanggaran', ' ketidaktaatan satu orang' (Roma 5:14,15,16,19). Pasti yang dimaksudkan adalah pelanggaran pertama dari Adam. Jadi kalimat dalam Roma 5:12 ' karena semua orang telah berbuat dosa ', menunjuk kepada dosa-dosa segenap umat manusia yang terhisap dalam dosa Adam. Itu tidak menunjuk kepada dosa-dosa nyata segenap umat manusia, apalagi kepada kebusukan hati yang diwarisi oleh manusia. Lagipula anak kalimat dari ayat 12 itu tadi jelas menyatakan bagaimana 'semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut' (ayat 15), dan ayat-ayat berikutnya ditekankan 'pelanggaran yangsatu itu (TBI 'satu pelanggaran itu').


* 1 Korintus 15:22 
Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus



Jika bukan dosa yang satu itu yang dimaksudkan, maka Paulus telah menandaskan dua hal yang berlainan dengan mengkaitkannya pada pokok yang sama dalam konteks naskah yang sama. Justru satu-satunya keterangan terhadap kedua bentuk pernyataan ini, ialah semua orang terhisap dalam dosa Adam. Kesimpulan itu juga harus diambil dari 1 Korintus 15:22 'didalam Adam semua orang mati'. Maut adalah upah dosa, dan melulu akibat dosa (Roma 6:23). Karena semua orang mati di dalam Adam, maka penyebabnya adalah karena semua berdosa di dalam Adam.


* Roma 6:23LAI TB, Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita
KJV, For the wages of sin is death; but the gift of God is eternal life through Jesus Christ our Lord.
TR, τα γαρ οψωνια της αμαρτιας θανατος το δε χαρισμα του θεου ζωη αιωνιος εν χριστω ιησου τω κυριω ημωνTranslit, ta gar hopsônia tês hamartias thanatos to de kharisma tou theou zôê aiônios en khristô iêsou tô kuriô hêmôn


Menurut Alkitab, Jenis solidaritas pada keterhisapan dengan Adam, yang menerangkan segenap umat manusia terhisap dalam dosa Adam, sama dengan jenis solidaritas dengan Kristus, yakni tersisap dalam karya penyelamatan Kristus bagi semua orang yang dipersatukan dengan Dia. Gambaran kesejajaran Adam dengan Kristus dalam Roma 5:12-19; 1 Korintus 15:22, 45-49 menjelaskan jenis hubungan yang sama antara kedua Tokoh itu dengan manusia :


* 1 Korintus 15:45-49
15:45 LAI TB, Seperti ada tertulis: "Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup", tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.
KJV, And so it is written, The first man Adam was made a living soul; the last Adam was made a quickening spirit. 
TR, ουτως και γεγραπται εγενετο ο πρωτος ανθρωπος αδαμ εις ψυχην ζωσαν ο εσχατος αδαμ εις πνευμα ζωοποιουνTranslit, houtôs kai gegraptai egeneto ho prôtos anthrôpos adam eis psukhên zôsan ho eskhatos adam eis pneuma zôopoioun 

15:46 LAI TB, Tetapi yang mula-mula datang bukanlah yang rohaniah, tetapi yang alamiah; kemudian barulah datang yang rohaniah.
KJV, Howbeit that was not first which is spiritual, but that which is natural; and afterward that which is spiritual. 
TR, αλλ ου πρωτον το πνευματικον αλλα το ψυχικον επειτα το πνευματικονTranslit, all ou prôton to pneumatikon alla to psukhikon epeita to pneumatikon

15:47 LAI TB, Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat jasmani, manusia kedua berasal dari sorga. 
KJV, The first man is of the earth, earthy; the second man is the Lord from heaven
TR, ο πρωτος ανθρωπος εκ γης χοικος ο δευτερος ανθρωπος ο κυριος εξ ουρανουTranslit, ho prôtos anthrôpos ek gês khoikos ho deuteros anthrôpos ho kurios ex ouranou

15:48 LAI TB,Makhluk-makhluk alamiah sama dengan dia yang berasal dari debu tanah dan makhluk-makhluk sorgawi sama dengan Dia yang berasal dari sorga.
KJV, As is the earthy, such are they also that are earthy: and as is the heavenly, such are they also that are heavenly. 
TR, οιος ο χοικος τοιουτοι και οι χοικοι και οιος ο επουρανιος τοιουτοι και οι επουρανιοιTranslit, hoios ho choikos toioutoi kai hoi khoikoi kai hoios ho epouranios toioutoi kai hoi epouranioi

15:49 LAI TB, Sama seperti kita telah memakai rupa dari yang alamiah, demikian pula kita akan memakai rupa dari yang sorgawi.
KJV, And as we have borne the image of the earthy, we shall also bear the image of the heavenly.
TR, και καθως εφορεσαμεν την εικονα του χοικου φορεσομεν και την εικονα του επουρανιουTranslit, kai kathôs ephoresamen tên eikona tou khoikou phoresomen kai tên eikona tou epouraniou


Dalam 1 Korintus 15:45-49 kita melihat ada Adam manusia pertama, dan ada Adam akhir yaitu Kristus. Adam pertama diciptakan dari debu tanah. 


* Kejadian 2:7 LAI TB, ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. 
KJV, And the LORD God formed man of the dust of the ground, and breathed into his nostrils the breath of life; and man became a living soul. 
Hebrew, 
וַיִּיצֶר יְהוָה אֱלֹהִים אֶת־הָאָדָם עָפָר מִן־הָאֲדָמָה וַיִּפַּח בְּאַפָּיו נִשְׁמַת חַיִּים וַיְהִי הָאָדָם לְנֶפֶשׁ חַיָּה׃
Translit, VAYITSER YEHOVAH 'ELOHIM 'ET-HA'ADAM 'AFAR MIN-HA'ADAMAH VAYIPAKH BE'APAV NISYMAT KHAYIM VAYHI HA'ADAM LENEFESY KHAYAH


Ada perbedaan yang lain antara Adam yang pertama dan Adam yang akhir. Adam yang pertama hanya manusia yang diberi nafas hidup oleh Allah. Tetapi Adam yang akhir adalah Roh yang menghidupkan. Adam akhir bukan diciptakan dari debu tanah tapi disebut Ia lahir dari Roh Kudus :


* Matius 1:20 
LAI TB, Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus 
KJV, But while he thought on these things, behold, the angel of the LORD appeared unto him in a dream, saying, Joseph, thou son of David, fear not to take unto thee Mary thy wife: for that which is conceived in her is of the Holy Ghost. 
TR, ταυτα δε αυτου ενθυμηθεντος ιδου αγγελος κυριου κατ οναρ εφανη αυτω λεγων ιωσηφ υιος δαβιδ μη φοβηθης παραλαβειν μαριαμ την γυναικα σου το γαρ εν αυτη γεννηθεν εκ πνευματος εστιν αγιου 
Translit Interlinear, tauta {(hal-hal) ini} de {tetapi} autou {dia} enthumêthentos {ketika memikirkan,} idou {perhatikanlah,} aggelos {Malaikat} kuriou {Tuhan} kat {didalam} honar {mimpi} ephanê {menampakkan dii} autô {kepada dia,} legôn {berkata,} iôsêph {Yusuf,} huios {anak (keturunan)} dabid {Daud} mê {janganlah} phobêthês {engkau merasa trakut} paralabein {untuk mengambil} mariam {Maria} tên gunaika {sebagai isteri} sou {mu,} to {(Anak yang)} gar {sebab} hen {didalam} autê {dia} gennêthen {terjadi/ dilahirkan} ek {dari} pneumatos {Roh} estin {yang} hagiou {Kudus} 


* Lukas 1:35 
LAI TB, Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. 
KJV, And the angel answered and said unto her, The Holy Ghost shall come upon thee, and the power of the Highest shall overshadow thee: therefore also that holy thing which shall be born of thee shall be called the Son of God. 
TR, και αποκριθεις ο αγγελος ειπεν αυτη πνευμα αγιον επελευσεται επι σε και δυναμις υψιστου επισκιασει σοι διο και το γεννωμενον αγιον κληθησεται υιος θεου 
Translit Interlinear, kai {lalu} apokritheis {menjawab} ho {itu} aggelos {malaikat} eipen {berkata} autê {kepadanya} pneuma {Roh} hagion {Kudus} epeleusetai {akan datang} epi {atas} se {engkau,} kai {dan} dunamis {kuasa} upsistou {Yang Mahatinggi} episkiasei {akan menaungi} soi {engkau;} dio {karena itu} kai {juga} to {yang} gennômenon {dilahirkan} hagion {Kudus} klêthêsetai {akan dipanggil} huios {Anak} theou {Allah} 


Perbedaan antara Adam yang pertama dan Adam yang akhir ditulis dalam Roma 5:15-18. Adam yang pertama penuh pelanggaran dan mengakibatkan semua orang berada di dalam kuasa maut. Sedangkan Adam yang akhir penuh kasih karunia yang membenarkan hidup kita. Oleh pelanggaran satu orang semua turut dihukum, tetapi oleh kasih karunia satu orang semua memperoleh hidup dalam kebenaran.

Kita tidak perlu mendalilkan sesuatu kenyataan dalam hal Adam dan umat manusia melebihi apa yang kita jumpai dalam hal Kristus dan UmatNya. Kristus adalah Kepala yang mewakili umatNya. Ke-kepala-an demikianlah yang mutlak mendasari solidaritas segenap umat manusia dalam keterhisapannya berdosa dalam dosa Adam. Kesejajaran Adam sebagai manusia pertama dengan Kristus sebagai Adam terakhir, menunjukkan bahwa azas yang berlaku dan mendasari tercapainya keselamatan dalam Kristus, adalah sama dengan azas yang berlaku yang menghisabkan manusia berdosa dan pewaris kerajaan maut.


Adam akhir, yaitu Kristus, yang menjadi roh yang menghidupkan. Kebangkitan Kristus, dengan kuasa Roh, menandai permulaan dari suatu umat manusia yang baru yang ikut serta dalam kehidupan baru yang merupakan pemberian kuasa Roh yang menghidupkan. Sejarah umat manusia dapat diterangkan sebagai dua sisi yang bertentangan yaitu :

(1) Dosa – kutuk maut
(2) Keadil-benaran pembenaran – hidup

Yang pertama timbul dari kesatuan manusia dengan Adam, yang kedua dari kesatuan dengan Kristus. Hanya kedua inilah sarana yang ada, yang didalamnya manusia hidup dan bergerak. Pemerintahan Allah terhadap manusia ditata sesuai bentuk kedua sisi itu. Jika kita mengabaikan Adam, maka kita tak akan mengerti Kristus dengan sesungguhnya. Semua yang mati – mati didalam Adam; semua yang dihidupkan – dihidupkan dalam Kristus.

Yang kedua adalah Adam akhir yaitu Kristus yang adalah Allah itu sendiri. Kalau orang belum menerima Kristus sebagai Tuhan didalam kehidupan-nya ia hanya Adam yang pertama yaitu manusia yang diciptakan dari debu tanah. Ada hukum debu kembali kepada debu (Kejadian 3:19). Mati kembali menjadi debu :


* Kejadian 3:19LAI TB, dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu." 
KJV, In the sweat of thy face shalt thou eat bread, till thou return unto the ground; for out of it wast thou taken: for dust thou art, and unto dust shalt thou return.Hebrew, 
בְּזֵעַת אַפֶּיךָ תֹּאכַל לֶחֶם עַד שׁוּבְךָ אֶל־הָאֲדָמָה כִּי מִמֶּנָּה לֻקָּחְתָּ כִּי־עָפָר אַתָּה וְאֶל־עָפָר תָּשׁוּב׃
Translit, BEZE'AT 'APEIKHA TOKHAL LEKHEM 'AD SYUVKHA 'EL-HAADAMAH KI MIMENAH LUQAKHTA KI-'AFAR 'ATAH VE'EL-AFAR TASYUV 


Tetapi Adam yang akhir, membangkitkan, melahirkan kita dari air dan roh. Ada benih ilahi dalam kehidupan kita yang mengakibatkan kita tidak bisa mati tetapi akan hidup kekal bersama-sama dengan Dia. Manusia baru tidak berbuat dosa lagi karena kuasa dosa mati di dalam Dia. Manusia baru lepas dari kuasa dosa. 


* 2 Korintus 5:17-18
5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
5:18 Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. 


Lebih lanjut tentang "DOSA WARIS" yang kurang dipahami oleh teman-teman Muslim, sehingga melontarkan tuduhan2 kepada Rasul Paulus, silahkan baca Artikel : 
Menjawab "salah paham" : "Dosa Asal" (Dosa Waris) dari nenek-moyang terturun kepada anak-cucunya? Dimanakah keadilan Allah? didosa-asal-dari-nenek-moyang-terturun-kepada-anak-vt656.html#p1519


Top
 Profile  
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

BERIKAN TANGGAPAN