إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan pasti Kami pulalah yang akan menjaganya.” (QS. Al Hajr: 9)


Minggu

AJARAN YESUS DGN KRISTEN


Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 8450
Ajaran Yesus VS Ajaran Kristen

Sumber : Tunduhan di http://kristen.fastsit.com/Yesus_VS_Kristen.html

Tuduhan Kontradiksi Ajaran Yesus vs jaran Kristen (Paulus) 1 :
Quote:
1. Yesus adalah utusan Tuhan (Yesus tidak meminta dirinya untuk disembah dan dipuja). 
Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. (Matius 10:5-6) 

Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." (Matius 15:24) 

Aku (Yesus) tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku." (Yohanes 11:42) 

Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. (Yohanes 17:3) 

Aku (Yesus) berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya....Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia (Bapa) yang mengutus Aku. (Yohanes 13:16,20)

Kamu telah mendengar, bahwa Aku (Yesus) telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku. (Yohanes 14:28)


VERSUS:

1. Yesus adalah Tuhan sesuai pernyataan Paulus. 

Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup. (1 Korintus 8:6) 


Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. (Roma 10:9) 

NB:
Paulus berusaha mendoktrin orang lain bahwa hanya dengan meyakini Yesus sebagai Tuhan dan percaya Yesus telah bangkit dari antara orang mati, maka ia akan diselamatkan.

Dalam ajaran Paulus/Kristen, Yesus lebih dipromosikan sebagai Tuhan dibandingkan dengan Tuhan Allah/Bapa. Bandingkan dengan pernyataan-pernyataan Yesus yang lebih menonjolkan Allah/Bapa sebagai Tuhan Yang Esa.


TANGGAPAN 1 :

Tidak hanya Paulus yang bersaksi bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Allah. Rasul Yohanes, sang murid langsung semasa Yesus di dunia justru memberikan dasar keTuhanan dan keAllahan Yesus Kristus. Injil Yohanes memberikan rumusan bahwa Sang Firman, yaitu Allah sendiri nuzul ke dunia menjadi manusia Yesus Kristus


* Yohanes 1:1,14 1:1 LAI TB, Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. KJV, In the beginning was the Word, and the Word was with God, and the Word was GodTR, εν αρχη ην ο λογος και ο λογος ην προς τον θεον και θεος ην ο λογος Translit Interlinear, en {pada} arkhê {permulaan} ên {Dia adalah} ho logos {Firman itu} kai {dan} ho logos {Firman itu} ên {Dia adalah} pros {ke arah, (sehakekat melekat)} ton theon {Allah itu} kai {dan} theos {Allah} ên {(Dia adalah) adalah} ho logos {Firman itu} 

1:14 LAI TB, Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. 
KJV, And the Word was made flesh, and dwelt among us, (and we beheld his glory, the glory as of the only begotten of the Father,) full of grace and truth. 
TR, και ο λογος σαρξ εγενετο και εσκηνωσεν εν ημιν και εθεασαμεθα την δοξαν αυτου δοξαν ως μονογενους παρα πατρος πληρης χαριτος και αληθειας 
Translit Interlinear, kai {adapun} ho {itu} logos {Firman} sarx {daging} egeneto {telah menjadi,} kai {dan} eskênôsen {berdiam} en {diantara} hêmin {kita,} kai {(bahkan)} etheasametha tên {kita telah melihat} doxan autou {kemuliaanNya,} doxan {kemuliaan} hôs {sebagai} monogenous {Yang Tunggal/ Yang Unik} para {dari} patros {Bapa,} plêrês {penuh} kharitos {dengan anugerah} kai {dan} alêtheias {kebenaran.}


"ο λογος σαρξ εγενετο - ho logos sarx egeneto" Firman itu menjadi "daging" (harfiah) LAI menterjemahkannya 'manusia'. 

Firman Allah itu (sejak semula) adalah bersama-sama dengan Allah dan adalah Allah. Firman (Sabda/Kalam/Kalimat Allah) itu turun (nuzul) ke duniamenjadi manusia Yesus, dan tinggal diantara manusia. Apa yang ditulis Yohanes di atas, bandingkan dengan tulisan Paulus di bawah ini :


* 1 Timotius 3:16 LAI TB, Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: 'Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan. KJV, And without controversy great is the mystery of godliness: God was manifest in the flesh, justified in the Spirit, seen of angels, preached unto the Gentiles, believed on in the world, received up into glory. TR, και ομολογουμενως μεγα εστιν το της ευσεβειας μυστηριον θεος εφανερωθη εν σαρκι εδικαιωθη εν πνευματι ωφθη αγγελοις εκηρυχθη εν εθνεσιν επιστευθη εν κοσμω ανεληφθη εν δοξη Translit Interlinear, kai {adapun} homologoumenôs {yang harus diakui (siapapun)} mega {besar} estin {adalah} to tês {(itu)} eusebeias {ibadah} mustêrion {rahasia:} theos {Allah } ephanerôthê {Dia dinyatakan} en {dalam} sarki {daging} edikaiôthê {terbukti benar /dibebaskan} en {oleh [dalam]} pneumati {Roh (Kudus)/ Roh-Nya,} ôphthê {dilihat} aggelois {oleh malaikat-malaikat,} ekêrukhthê {diberitakan} en {diantara} ethnesin {bangsa-bangsa (bukan Yahudi),} episteuthê {dipercayai} en {didalam} kosmô {dunia,} anelêphthê {diangkat} en {ke dalam/ dengan} doxê {kemuliaan.} 


Ketika itulah sesuatu yang tidak berbatas (Sang Firman) harus menajdi terbatas di dunia yang terbatas. Namun "pembatasan" ini tidaklah menghilangkan ataupun menggantikan potensi ZatNya yang ilahi, melainkan "terselubung sementara" (pentabiran) atas unsur-unsur keilahian tertentu yang memang tidak mutlak dibutuhkan untuk diperankan dalam misi-Nya ke dunia. Misalnya, dalam keadaanNya sebagai manusia untuk sementara waktu, Yesus Kristus tidak serentak ada di Yerusalem sekaligus di Nazareth, atau Ia membatasi diriNya "tidak-tahu" hari kiamat dan lain sebagainya. Dan kami tahu, tuduhan dari teman-teman ini selalu mempersoalkan hakekat Yesus ketika Ia berada di dunia yang terbatas.


Perlu kita pahami "makna Pengutusan" yang dilaksanakan Yesus Kristus :

Yohanes 5: 30
5:30 LAI TB, Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.
KJV, I can of mine own self do nothing: as I hear, I judge: and my judgment is just; because I seek not mine own will, but the will of the Father which hath sent me.
TR, ου δυναμαι εγω ποιειν απ εμαυτου ουδεν καθως ακουω κρινω και η κρισις η εμη δικαια εστιν οτι ου ζητω το θελημα το εμον αλλα το θελημα του πεμψαντος με πατρος 
Translit, ou dunamai egô poiein ap emautou ouden kathôs akouô krinô kai hê krisis hê emê dikaia estin hoti ou zêtô to thelêma to emon alla to thelêma tou pempsantos me patros 


Dalam jabatanNya sebagai utusan, Yesus juga berperan sebagai Nabi


* Yohanes 17:3 
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. 



Yesus mempunyai gelar Mesias, Raja, Iman dan Nabi dan hal tersebut tidak boleh dipisahkan. 
Nabi = Utusan Allah 

Yesus diutus?; mungkin ini agak ganjil bagi umat Muslim
Bagaimana Yesus yang adalah Tuhan itu diutus? 

Ketika Yesus datang ke dunia dalam wujud manusia ada Yesus berada dalam batasan-batasan inkarnasi sehingga posisi Bapa saat itu adalah lebih besar (Yohanes 14:28). Apakah ayat ini berarti Yesus kurang daripada Tuhan? 

Perlu kita pahami ayat ini dengan melihat latar belakangnya : Murid-murid meratap karena Yesus berkata bahwa Ia akan pergi. Dalam Yohanes 14:28 Yesus berkata 'Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku'Ini artinya Yesus akan kembali ke kemuliaan yang adalah milik-Nya

Dalam Yohanes 17:5 Yesus berkata 'Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada', yang artinya 'Bapa lebih besar dari Aku'.

Ketika Yesus datang ke dunia dalam wujud manusia ada Yesus berada dalam batasan-batasan inkarnasi sehingga posisi Bapa saat itu adalah lebih besar. 

Yesus dalam status inkarnasi di dunia ini yang memang lebih rendah. Namun ketika Yesus naik ke surga maka Yesus yang adalah Allah itu sendiri kembali dalam pada eksistensiNya yang hakiki : 


* Ibrani 2:9 
Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia. 


* Filipi 2:5-11 
2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 
2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 
2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. 
2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. 
2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, 
2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, 
2:11 dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!



Ketika saya berkata 'Presiden Indonesia' lebih besar dari saya, tidak berarti dia punya sifat/esensi lebih besar dari saya. Ia lebih besar dalam kapasitas politik dan sambutan publik, tetapi ia tidak lebih daripada saya sebagai manusia. 

Andaikata saya naik ke mimbar dan berkhotbah dan berkata 'Dengan sungguh sungguh saya menyatakan kepada Anda sekalian bahwa Bapa lebih besar daripada saya', itu adalah suatu perkataan yang agak konyol karena semua orang tahu dengan jelas. 

Pernyataan ini akan menjadi bermakna jika yang dibandingkan adalah 2 pribadi yang setara, dalam hal ini Yesus dan Bapa. Dalam hal ini justru jelas bahwa Yesus adalah setara dengan Bapa.

Sekarang, kita pahami lebih jauh lagi :


ALLAH mengutus ALLAH


Bapa mengutus Yesus Kristus sama halnya Allah mengutus Sang Firman, jadi bisa diartikan Allah mengutus Allah (baca selengkapnya Injil Yohanes pasal 1). 


Bandingkan dengan : 

* Yesaya 55:11 LAI TB, demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya. KJV, So shall my word be that goeth forth out of my mouth: it shall not return unto me void, but it shall accomplish that which I please, and it shall prosper in the thing whereto I sent it. Hebrew, 
כֵּן יִהְיֶה דְבָרִי אֲשֶׁר יֵצֵא מִפִּי לֹא־יָשׁוּב אֵלַי רֵיקָם כִּי אִם־עָשָׂה אֶת־אֲשֶׁר חָפַצְתִּי וְהִצְלִיחַ אֲשֶׁר שְׁלַחְתִּיו׃ 
Translit interlinear, KEN {demikian} YIHYEH {ia akan menjadi} DEVARI {firman-Ku} 'ASYER {yang} YETSE' {ia keluar} MIPI {dari mulut-Ku} LO'-YASYUV {tidak ia akan kembali} 'ELAY {kepada-Ku} REYQAM {sia-sia} KI {bahwa} 'IM-'ASAH {ia akan melaksanakan} 'ET-'ASYER {yang} KHAFATSTI {Aku berkenan} VEHITSLIAKH {dan ia berhasil} 'ASYER {yang} SYELAKHTIV {Aku utus kepadanya} 


Perhatikan bahwa "firman-Ku" itu selanjutnya menggunakan kata ganti orang ketiga. Selanjutnya perhatikan kata שלחתיו - SYELAKHTIV. Kata ini berasal dari kata שלח - SYALAKH"mengutus", seperti Nuh "mengutus" seekor burung gagak dan merpati saat air bah, Tuhan "mengutus" malaikat-Nya (Kejadian 24:7), dan ini salah satu ayat populer dengan kata שלח - SYALAKH



* Keluaran 3:14 LAI TB, Firman Allah kepada Musa: AKU ADALAH AKU Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telahmengutus (SYALAKH) aku kepadamu." KJV, And God said unto Moses, I AM THAT I AM: and he said, Thus shalt thou say unto the children of Israel, I AM hath sent me unto you. Hebrew, 
וַיֹּאמֶר אֱלֹהִים אֶל־מֹשֶׁה אֶהְיֶה אֲשֶׁר אֶהְיֶה וַיֹּאמֶר כֹּה תֹאמַר לִבְנֵי יִשְׂרָאֵל אֶהְיֶה שְׁלָחַנִי אֲלֵיכֶם׃ 
Translit interlinear, VAYO'MER {dan Dia berfirman} 'ELOHIM {Allah} 'EL-MOSYEH {kepada Musa} 'EHYEH {Aku akan ada} 'ASYER {yang} 'EHYEH {Aku akan ada} VAYO'MER {dan Dia berfirman} KOH {demikian} TO'MAR {engkau harus berkata} LIVENEY {kepada anak-anak} YISERA'EL {Israel} 'EHYEH {Aku akan ada} SYELAKHANI {mengutus aku} 'ALEYKHEM {ke atas kalian} 



Bukankah Allah dapat "mengutus" firman-Nya seperti Yesaya 55:11 di atas?


Yesus Kristus "diutus" Bapa, datang ke dunia dalam daging (inkarnasi) untuk melakukan misi penyelamatan bagi umat manusia, sama sekali tidak mengecilkan Hakikat Yesus sebagai Allah.


Artikel terkait :
YESUS KRISTUS SANG FIRMAN, di yesus-kristus-sang-firman-vt585.html#p1216

YESUS KRISTUS ADALAH TUHAN, di yesus-kristus-adalah-tuhan-vt625.html#p1440

- Yesus Kristus adalah YHVH Perjanjian Lama, di yesus-kristus-adalah-yhvh-vt41.html#p98

- YESUS KRISTUS ADALAH ALLAH, di yesus-kristus-adalah-allah-vt35.html#p80 


Quote:
NB:
Paulus berusaha mendoktrin orang lain bahwa hanya dengan meyakini Yesus sebagai Tuhan dan percaya Yesus telah bangkit dari antara orang mati, maka ia akan diselamatkan.


Syarat menerima keselamatan dari Allah memang sederhana, yaitu hanya dengan percaya/ meyakini, dan ini tidak hanya diberitakan oleh Paulus. Yohanes dan Lukas juga menulis hal yang senada :

* Yohanes 1:12 
Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya

[b]* Yohanes 3:16 

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nyatidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. 

* Kisah 16:31 
Jawab mereka: "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu."



Perjanjian Baru berulang-ulang menulis bahwa satu-satunya syarat keselamatan adalah iman kepada Tuhan Yesus Kristus (Yohanes 1:12; 3:16,18,36; Kisah 16:31; Roma 3:22,28; 4:1-25; 5:1; Galatia 2:16; 3:1-18; Efesus 2:8,9 dan 1Yohanes 5:13). 

Di dalam keimanan kami, umat Kristiani ada jaminan keselamatan dalam Yesus Kristus. Sehingga jika ada seorang Kristiani meninggal, kami dengan yakin mengatakan "pulang ke Rumah Bapa" (pulang ke Surga). Tuhan Yesus sendiri telah mengatakan dan menjanjikannya :


* Yohanes 14:1-6 Rumah Bapa
14:1 "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
14:2 Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
14:3 Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.
14:4 Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ."
14:5 Kata Tomas kepada-Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?"
14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.



Amin.


Top
 Profile  
 
PostPosted: Mon Jan 04, 2010 8:05 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 8450
Tuduhan Kontradiksi Ajaran Yesus vs jaran Kristen (Paulus) 2 :
Quote:
2. Yesus tidak membatalkan hukum Taurat. 

"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku (Yesus) datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. (Matius 5:17)

Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Matius 5:18)

Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:19)

Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:20) 

Versus

2.Kristen mengutuk hukum Taurat sesuai pernyataan Paulus.

Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada seorangpun yang dibenarkan" oleh karena melakukan hukum Taurat. (Galatia 2:16) 

NB:
Hukum Taurat merupakan bagian dari ajaran Yesus yang wajib dilaksanakan oleh umatnya (Matius 5:19).


TANGGAPAN 2 :


Tidak ada yang kontradiksi, Yesus Kristus berkata :


TAURAT BERAKHIR :


* Lukas 16:16 LAI TB, Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya. KJV, The law and the prophets were until John: since that time the kingdom of God is preached, and every man presseth into it. TR, ο νομος και οι προφηται εως ιωαννου απο τοτε η βασιλεια του θεου ευαγγελιζεται και πας εις αυτην βιαζεται Translit Interlienar, ho nomos {(kitab) Taurat} kai {dan} hoi prophêtai {(kitab) nabi-nabi} hoes {hingga} iôannou {yohanes} apo tote hê basileia tou theou euaggelizetai kai pas eis autên biazetai 


Bandingkan : 


* Matius 11:13 LAI TB, Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya YohanesKJV, For all the prophets and the law prophesied until John. TR, παντες γαρ οι προφηται και ο νομος εως ιωαννου προεφητευσανTranslit Interlienar, pantes {semua} gar {karena} hoi prophêtai {para nabi} kai {dan} ho nomos {hukum [taurat]} heôs {hingga} iôannou {Yohanes} proephêteusan {mereka bernubuat} 


Matius memberi penjelasan lebih jelas dengan menempatkan kata "mereka nubuat" berakhir hingga tampilnya Yohanes Pembaptis.


Dengan demikian kita mengerti bahwa TAURAT dan Nubuat-nubuat para nabi dalam Perjanjian Lama berakhir pada saat tampilnya Nabi Terbesar, yaitu Yohanes Pembaptis.

Dengan tanda KEMATIAN YESUS DI KAYU SALIB, berlaku penuh Hukum Kristus/ Hukum Kasih. Makanya dengan TEGAS Paulus berani ngomong :


* Efesus 2:15
"sebab dengan mati-Nya sebagai manusia IA TELAH MEMBATALKAN HUKUM TAURAT dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,"



Artikel terkait : 
YESUS KRISTUS DAN AJARANNYA MENGGENAPI TAURAT, KEMATIANNYA MEMBATALKAN TAURAT, di menggenapi-dan-membatalkan-taurat-vt545.html#p1022

MANUSIA DIBENARKAN HANYA OLEH IMAN (ROMA 3:21-4:25), di manusia-dibenarkan-hanya-oleh-iman-roma-3-21-4-25-vt1606.html#p6010


Top
 Profile  
 

Tuduhan Kontradiksi Ajaran Yesus vs jaran Kristen (Paulus) 3 :
Quote:
3. Penggenapan (nasakh) Yesus terhadap beberapa hukum Taurat. 

Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. (Matius 5:29)

Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka. (Matius 5:30)

Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah, (Matius 5:34) 

Versus


3. Kristen membangkang penggenapan (nasakh) Yesus dan menggantinya dengan ajaran baru dari Paulus.

Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya. (Roma 10:4) 

NB:
Kristen sama sekali menolak hukum cungkil mata dan potong tangan sebagaimana diperintahkan Yesus (Matius 5:29-30).


TANGGAPAN 3 :

Telah dijelaskan di dalam Tanggapan 2 di atas bahwa umat Kristen tidak terikat pada Hukum Taurat.

Mengenai ayat yang dipermasalahkan, mari kita bahas sbb :


* Matius 5: 29-30: 5:29 LAI TB, Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. KJV, And if thy right eye offend thee, pluck it out, and cast it from thee: for it is profitable for thee that one of thy members should perish, and not that thy whole body should be cast into hell. NIV, If your right eye causes you to sin, gouge it out and throw it away. It is better for you to lose one part of your body than for your whole body to be thrown into hell. TR, ει δε ο οφθαλμος σου ο δεξιος σκανδαλιζει σε εξελε αυτον και βαλε απο σου συμφερει γαρ σοι ινα αποληται εν των μελων σου και μη ολον το σωμα σου βληθη εις γεεννανTranslit Interlinear, ei {jika} de {maka} ho ophthalmos {mata} sou {mu} ho dexios {yang kanan} skandalizei {menjatuhkan (ke dalam dosa)} se {engkau} exele {cungkillah} auton {dia} kai {dan} bale {buanglah} apo {dari} sou {mu} sumpherei {(itu) lebih baik} gar {karena} soi {bagimu} hina {bahwa} apolêtai {menjadi kehilangan} hen {satu} tôn melôn {dari anggota-anggota (tubuh)} sou {-mu} kai {dan} mê {tidak} holon {seluruh (utuh)} to sôma {tubuh} sou {-mu} blêthê {dibuangkan} eis {ke dalam} geennan {neraka}
5:30 LAI TB, Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka. KJV, And if thy right hand offend thee, cut it off, and cast it from thee: for it is profitable for thee that one of thy members should perish, and not that thy whole body should be cast into hell.NIV, And if your right hand causes you to sin, cut it off and throw it away. It is better for you to lose one part of your body than for your whole body to go into hell.TR, και ει η δεξια σου χειρ σκανδαλιζει σε εκκοψον αυτην και βαλε απο σου συμφερει γαρ σοι ινα αποληται εν των μελων σου και μη ολον το σωμα σου βληθη εις γεεννανTranslit Interlinear, kai {dan} ei {jika} hê dexia {kanan} sou {mu} kheir {tangan} skandalizei {menjatuhkan (ke dalam dosa)} se {engkau} ekkopson {penggallah} autên {dia} kai {dan} bale {buanglah} apo {dari} sou {-mu} sumpherei {(itu) lebih baik} gar {karena} soi {bagimu} hina {bahwa} apolêtai {menjadi kehilangan} en tôn melôn {dari anggota-anggota (tubuh)} sou {-mu} kai {dan} mê {tidak} holon {seluruh (utuh)} to sôma {tubuh} sou {-mu} blêthê {dibuangkan} eis {ke dalam} geennan {neraka} 


Bandingkan dengan 


* Matius 18:8-918:8 LAI TB, Jika tanganmu atau kakimu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung atau timpang dari pada dengan utuh kedua tangan dan kedua kakimu dicampakkan ke dalam api kekal.KJV, Wherefore if thy hand or thy foot offend thee, cut them off, and cast them from thee: it is better for thee to enter into life halt or maimed, rather than having two hands or two feet to be cast into everlasting fire. NIV, If your hand or your foot causes you to sin, cut it off and throw it away. It is better for you to enter life maimed or crippled than to have two hands or two feet and be thrown into eternal fire. TR, ει δε η χειρ σου η ο πους σου σκανδαλιζει σε εκκοψον αυτα και βαλε απο σου καλον σοι εστιν εισελθειν εις την ζωην χωλον η κυλλον η δυο χειρας η δυο ποδας εχοντα βληθηναι εις το πυρ το αιωνιονTranslit Interlinear, ei {jika} de {adapun} ê kheir {tangan} sou {-mu} ê ho pous {kaki} sou {-mu} skandalizei {menjatuhkan (ke dalam dosa)} se {wngkau} ekkopson {penggalah} auta {dia} kai {dan} bale {buangkan} apo {dari} sou {mu} kalon {baik} soi {bagimu} estin {adalah} eiselthein {masuk} eis {ke dalam} tên zôên {hidup (kekal)} khôlon {yang cacat} hê {atau} kullon {yangkakinya dipotong} ê {daripada} duo {dua} kheiras {tangan-tangan} ê {atau} duo {dua kaki-kaki} podas {mempunyai} ekhonta {mempunyai} blêthênai {dibuang} eis {ke dalam} to pur {api} to aiônion {kekal}
18:9 LAI TB, Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan bermata satu dari pada dicampakkan ke dalam api neraka dengan bermata dua. KJV, And if thine eye offend thee, pluck it out, and cast it from thee: it is better for thee to enter into life with one eye, rather than having two eyes to be cast into hell fire. NIV, And if your eye causes you to sin, gouge it out and throw it away. It is better for you to enter life with one eye than to have two eyes and be thrown into the fire of hell.TR, και ει ο οφθαλμος σου σκανδαλιζει σε εξελε αυτον και βαλε απο σου καλον σοι εστιν μονοφθαλμον εις την ζωην εισελθειν η δυο οφθαλμους εχοντα βληθηναι εις την γεενναν του πυροςTranslit Interlinear, kai {dan} ei {jika} ho ophthalmos {mata} sou {-mu} skandalizei {menjatuhkan (kedalam dosa)} se {engkau} exele {cungkillah} auton {dia} kai {dan} bale {buanglah} apo {dari} sou {mu} kalon {baik} soi {bagimu} estin {adalah} monophthalmon {bermata satu} eis {ke dalam} tên zôên {hidup (kekal)} eiselthein {masuk} ê {daripada} duo {dua} ophthalmous {mata} ekhonta {mempunyai} blêthênai {dibuangkan} eis {ke dalam} tên geennan {neraka} tou puros {yang berapi} 


Catatan :
σκανδαλιζει – skandalizei verb - present active indicative - third person singular. dari kata σκανδαλιζω – skandalizô, Leksikon Yunani, to entrap, i.e. trip up (figuratively, stumble (transitively) or entice to sin, apostasy or displeasure) -- (make to) offend.


Ada beberapa hal yang perlu dibahas dari text tersebut di atas: 


a) Kata 'menyesatkan'. , Yunani, "σκανδαλιζει – skandalizei", NKJV/RSV/NIV: ‘causes you to sin’ (= menyebabkan kamu berdosa). NASB: ‘makes you to stumble’ (= membuat kamu tersandung). 


b) Arti dari ungkapan ‘mencungkil mata kanan’ dan ‘memenggal tangan kanan’.

'mata kanan' dan 'tangan kanan' menunjuk pada dosa-dosa yang paling menyenangkan dan paling disukai. Maka Perintah ini tidak boleh diartikan secara hurufiah!. Arti yang umum dari text ini adalah ini: 'Ambillah tindakan drastis untuk membuang apapun yang secara alamiah akan mencobai engkau ke dalam dosa' 

Ada beberapa orang mengartikan kata-kata Yesus secara harfiah dan membuntungi dirinya sendiri. Mungkin contoh yang paling terkenal adalah ahli teologia abad ketiga, Origen dari Alexandria. Ia memasuki ke-extrim-an dari pertapaan, meninggalkan / membuang semua miliknya, makanan dan bahkan tidur, dan dalam suatu penafsiran yang kelewat hurufiah dari text ini dan Matius 19:12, ia betul-betul membuat dirinya seorang sida-sida / orang yang dikebiri. Tidak lama setelahnya, dalam tahun 325 M., sidang gereja di kota Nicea dengan benar melarang praktek kejam ini) – ('The Message of the Sermon on the Mount', hal 89.) 

John Stott seorang ahli teologia, memberikan penafsiran tentang ayat 29-30 ini sebagai berikut: kalau matamu menyebabkan engkau berdosa karena ada pencobaan datang kepadamu melalui matamu, maka 'cungkillah matamu'. Artinya: jangan melihatnya. Berlakulah seakan-akan engkau betul-betul telah mencungkil matamu dan membuangnya, dan sekarang engkau buta dan tidak bisa melihat hal itu. Demikian juga kalau pencobaan datang melalui tangan atau kaki. Penggallah tangan / kakimu. Artinya: Jangan lakukan hal itu / jangan pergi ke sana. Berlakulah seakan-akan engkau betul-betul telah memenggal tangan / kakimu, sehingga engkau tidak bisa melakukan hal itu / pergi ke sana. 

Selanjutnya Calvin berpendapat: "Engkau harus memilih untuk berpisah dengan matamu dari pada berpisah dari perintah-perintah Allah”. Tetapi Yesus tidak memaksudkan bahwa kita harus membuntungi tubuh kita, supaya bisa mentaati Allah. Yesus Kristus menggunakan ungkapan itu untuk menunjukkan bahwa apapun yang menghalangi kita dari penyerahan dan ketaatan kepada Allah yang Ia kehendaki dalam hukumNya, harus dibuang 


Ayat 29,30: "cungkillah dan buanglah itu ... penggallah dan buanglah". 

Tidak cukup untuk menutup mata, atau menghentikan tangan; yang satu harus dicungkil, dan yang lain dipenggal. Ini juga belum cukup, kita harus membuang pikiran-pikiran kotor dari kita. Arti sebenarnya adalah Jangan sesaatpun mengadakan kompromi dengan nafsu jahat atau keinginan yang berdosa. 

Memang jelas bahwa penafsiran hurufiah tidak memungkinkan, karena kalaupun mata / tangan kanan dibuang, kita masih bisa berdosa dengan mata / tangan kiri, dan kalaupun mata / tangan kiri dibuang, kita masih bisa berdosa dengan pikiran kita. 


BAGAIMANA MENGATASI DOSA INI?

* Mazmur 119:37a 
Lalukanlah mataku dari pada melihat hal yang hampa. 



Kalau dosa ini memang merupakan kita, maka banyaklah berdoa untuk hal ini. 
Isilah otak kita dengan pikiran-pikiran yang baik : 


* Filipi 4:8 
"Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. 




Artikel terkait : 
- YESUS MEMURNIKAN HUKUM PEMBUNUHAN DAN PERZINAHAN : DARI FISIKAL MENJADI MORAL-SPIRITUAL di yesus-memurnikan-hukum-pembunuhan-dan-perzinahan-vt612.html#p1393


Top
 Profile  
 



Tuduhan Kontradiksi Ajaran Yesus vs jaran Kristen (Paulus) 4 :
Quote:
4. Yesus disunat pada usia delapan hari sesuai perintah Tuhan. 

Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya. (Lukas 2:21)

Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; (Kejadian 17:10)

haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. (Kejadian 17:11)

Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu. (Kejadian 17:12)

Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal. (Kejadian 17:13)

Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku." (Kejadian 17:14)

Kemudian Abraham menyunat Ishak, anaknya itu, ketika berumur delapan hari, seperti yang diperintahkan Allah kepadanya. (Kejadian 21:4) 

Versus

4. Kristen tidak mewajibkan sunat sesuai pernyataan Paulus. 

Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih. (Galatia 5:6) 

Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah. (1 Korintus 7:19) 

NB:
Sunat adalah manifestasi perjanjian yang kekal antara Allah dengan Abraham dan keturunannya, yang tidak bisa dibantah oleh siapapun!


TANGGAPAN 4 :

Yesus dikhitan pada umur 8 hari :


* Lukas 2:21LAI TB, Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya. KJV, And when eight days were accomplished for the circumcising of the child, his name was called JESUS, which was so named of the angel before he was conceived in the womb. TR, και οτε επλησθησαν ημεραι οκτω του περιτεμειν το παιδιον και εκληθη το ονομα αυτου ιησους το κληθεν υπο του αγγελου προ του συλληφθηναι αυτον εν τη κοιλιαTranslit, kai hote eplêsthêsan hêmerai oktô tou peritemein to paidion kai eklêthê to onoma autou iêsous to klêthen hupo tou aggelou pro tou sullêphthênai auton en tê koilia


Orang tua manusiawi Yesus Kristus (Yusuf dan Maria) adalah orang Yahudi dan sebagai orang Yahudi, mereka tunduk kepada "tanda perjanjian" (Ibrani:אות ברית - 'OT BERIT) yang dibuat antara Allah dan Abraham yaitu sunat (Kejadian 17:11). 


Umat Israel/ Yahudi mengenal kewajiban sunat adalah bagian dari 613 Mitsvot (perintah-perintah dalam Hukum Taurat), perintah nomor 17 :


Mitsvot ke-17: MENYUNAT ANAK LELAKI


* Kejadian 17:12LAI TB, Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu.KJV, And he that is eight days old shall be circumcised among you, every man child in your generations, he that is born in the house, or bought with money of any stranger, which is not of thy seed.Hebrew, 
וּבֶן־שְׁמֹנַת יָמִים יִמֹּול לָכֶם כָּל־זָכָר לְדֹרֹתֵיכֶם יְלִיד בָּיִת וּמִקְנַת־כֶּסֶף מִכֹּל בֶּן־נֵכָר אֲשֶׁר לֹא מִזַּרְעֲךָ הוּא׃
Translit, UVEN-SYEMONAT YAMIM YIMOL LAKHEM KOL-ZAKHAR LEDOROTEYKHEM YELID BAYIT UMIQNAT-KESEF MIKOL BEN-NEKHAR 'ASYER LO' MIZAR'AKHA HU'



TAURAT SUDAH BERAKHIR – TIDAK BERLAKU BAGI UMAT KRISTIANI 


Bagi umat Kristiani, berdasarkan kepada Firman dari Yesus Kristus, Ia menyatakan bahwa TAURAT telah berakhir sampai ke zaman Yohanes Pembaptis (nabi Yahya) : 


* Lukas 16:16 LAI TB, Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya. KJV, The law and the prophets were until John: since that time the kingdom of God is preached, and every man presseth into it. TR, ο νομος και οι προφηται εως ιωαννου απο τοτε η βασιλεια του θεου ευαγγελιζεται και πας εις αυτην βιαζεται Translit Interlienar, ho nomos {(kitab) Taurat} kai {dan} hoi prophêtai {(kitab) nabi-nabi} hoes {hingga} iôannou {yohanes} apo tote hê basileia tou theou euaggelizetai kai pas eis autên biazetai 


Bandingkan : 


* Matius 11:13 LAI TB, Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya YohanesKJV, For all the prophets and the law prophesied until John. TR, παντες γαρ οι προφηται και ο νομος εως ιωαννου προεφητευσανTranslit Interlienar, pantes {semua} gar {karena} hoi prophêtai {para nabi} kai {dan} ho nomos {hukum [taurat]} heôs {hingga} iôannou {Yohanes} proephêteusan {mereka bernubuat} 


Dengan demikian kita mengerti bahwa TAURAT dan Nubuat-nubuat para nabi dalam Perjanjian Lama berakhir pada saat tampilnya Nabi Terbesar, yaitu Yohanes Pembaptis.


Hukum Taurat adalah spesifik bagi Israel :


* Ulangan 4:44
"Inilah hukum Taurat yang dipaparkan Musa kepada orang Israel."

* 1 Tawarikh 16:40
"supaya pagi dan petang tetap dipersembahkan korban bakaran kepada TUHAN di atas mezbah korban bakaran, dan supaya dikerjakan segala yang tertulis dalam Taurat TUHAN yang diperintahkan-Nya kepada orang Israel."

* Nehemia 8:1
"maka serentak berkumpullah seluruh rakyat di halaman di depan pintu gerbang Air. Mereka meminta kepada Ezra, ahli kitab itu, supaya ia membawa kitabTaurat Musa, yakni kitab hukum yang diberikan TUHAN kepada Israel."

* Maleakhi 4:4
"Ingatlah kepada Taurat yang telah Kuperintahkan kepada Musa, hamba-Ku, di gunung Horeb untuk disampaikan kepada seluruh Israel, yakni ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum."

* Roma 9:4
"Sebab mereka adalah orang Israel, mereka telah diangkat menjadi anak, dan mereka telah menerima kemuliaan, dan perjanjian-perjanjian, dan hukum Taurat, dan ibadah, dan janji-janji."

* Ibrani 7:11
"Karena itu, andaikata oleh imamat Lewi telah tercapai kesempurnaan-sebab karena imamat itu umat Israel telah menerima Taurat -apakah sebabnya masih perlu seorang lain ditetapkan menjadi imam besar menurut peraturan Melkisedek dan yang tentang dia tidak dikatakan menurut peraturan Harun?"



Di dalam Perjanjian Lama terdapat lebih dari enam ratus hukum. Diharapkan agar orang-orang Israel menaatinya sebagai bukti kesetiaan mereka kepada Allah. 
Hukum Taurat itu ditujukan "langsung" kepada bangsa Israel/ Yahudi pemeluk agama Yudaisme, tidak ditujukan kepada mereka yang beragama Hindu, Buddha, Kong Hu Cu, Islam, dan lain-lain -- termasuk saya.


Hukum Taurat (Perjanjian Lama) adalah firman Allah yang diilhamkan sepenuhnya "bagi" umat Kristen masa kini, namun bukanlah sebagai perintah Allah yang langsung "kepada" umat Kristen :


* Ibrani 8:7
"Sebab, sekiranya perjanjian yang pertama itu tidak bercacat, tidak akan dicari lagi tempat untuk yang kedua." 

* Ibrani 8:13
"Oleh karena Ia berkata-kata tentang perjanjian yang baru, Ia menyatakan yang pertama sebagai perjanjian yang telah menjadi tua. Dan apa yang telah menjadi tua dan usang, telah dekat kepada kemusnahannya."



Kitab Taurat adalah 5 Kitab-kitab Musa (Kejadian s/d Ulangan). Dan peraturan Taurat, oleh para Rabbi Yahudi diperinci jumlahnya 613 peraturan. Peraturan-peraturan ini disebut dengan MITSVOT. 

Anak-anak Yahudi dalam upacara Bar Mitsvah membaca TORAH/TAURAT sebagai simbol Hukum Taurat yang total dibebankan kepada mereka dengan tanda KUK dipasangkan di pundaknya. Dan Hukum TAURAT itu rumit, ada 613 perintah yang harus sempurna dilaksanakan. Sehingga pantaslah jika Yesus menyebut orang yang memikul Kuk ini menjadi letih lesu dan berbeban berat. Manusia (siapapun) tidak sanggup memikul kuk Taurat itu secara sempuna, karena dalam pelaksanaan Taurat bersalah terhadap satu bersalah kepada semuanya : 


* Yakobus 2:10
Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya.



Atas kasihNya maka Ia sendirilah yang memikulnya, bahkan Ia menjadi penggenap dari Hukum itu, yaitu menjadi Ia sendiri yang menjadi Domba Tebusan yang darahnya tercurah untuk pengampunan Dosa.


* Roma 10:4
LAI TB, Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya. KJV, For Christ is the end of the law for righteousness to every one that believeth."TR, τελος γαρ νομου χριστος εις δικαιοσυνην παντι τω πιστευοντιTranslit, telos gar nomou khristos eis dikaiosunên panti tô pisteuonti' 


Anda tentu paham bahasa Inggris, makna 'the end of the law' di atas. Sudah genap, sudah berakir, SUDAH SELESAI, tetelestai !


* Efesus 2:15LAI TB, "sebab dengan mati-Nya sebagai manusia IA TELAH MEMBATALKAN HUKUM TAURAT dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,"
KJV, "Having abolished in his flesh the enmity, even the law of commandments contained in ordinances; for to make in himself of twain one new man, so making peace;"
TR, την εχθραν εν τη σαρκι αυτου τον νομον των εντολων εν δογμασιν καταργησας ινα τους δυο κτιση εν εαυτω εις ενα καινον ανθρωπον ποιων ειρηνην Translit., tên ekhthran en tê sarki autou ton nomon tôn entolôn en dogmasin katargêsas hina tous duo ktisê en eautô eis ena kainon anthrôpon poiôn eirênên


Ada beberapa kebingungan di kalangan Muslim yang sering mengkritisi tidak dilaksanakan Taurat dalam kehidupan Kristiani, bahkan di-antara orang Kristen dalam memahami Efesus 2:15., sbb :

"Kalau hukum Taurat "batal", apakah benar yang dulunya dilarang berzinah boleh berzinah? dan yang dulunya dilarang membunuh boleh membunuh?"

Perlu kita sadari bahwa, pembatalan Taurat tidak menjadikan orang Kristen menjadi "TANPA HUKUM" (ανομος – ANOMOS), Tuhan kita Yesus Kristus sudah memberikan dasar kepada para murid suatu HUKUM yang BARU sebelum kematianNya di Kayu Salib itu "membatalkan Taurat" :


* Matius 11:28-30 
11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 
11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. 
11:30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan." 



Penting :
Lihat penjelasan di pikullah-kuk-matius-11-28-30-vt39.html#p93


Tuhan Yesus mengatakan dalam Matius 11:30, bahwa KUK (hukum) yang Dia pasang itu "easy" karena KUK Kristus hanya ada 2, bukan 613.



Kuk Hukum Kasih :


* Matius 22:37-40
22:37 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. 
22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. 
22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. 
22:40 Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi." 



Hukum Kasih juga dikenal dengan istilah Hukum Kristus (lihat penjelasannya di hukum-law-nomos-torah-vt1312.html#p4353 )


Kembali kepada pertanyaan: Kalau hukum Taurat "batal", apakah yang dulunya dilarang berzinah boleh berzinah? Dan yang dulunya dilarang membunuh boleh membunuh?

Perlu kita ketahui Firman ke-7 : "Jangan Berzinah" itu dijelaskan lebih lanjut dalam kitab Taurat misalnya Imamat 18:20 dan masih banyak lagi. Tidak ada satu pun ajaran Taurat seperti yang diajarkan oleh Yesus Kristus bahwa setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Inilah yang sering saya kutip bahwa Yesus Kristus merombak habis-habisan hukum Taurat Perjanjian Lama.

Firman ke-6 : "Jangan Membunuh", bandingkan dengan Hukum balas-dendam {Lex Talionis): Mata ganti mata. Jika perintah itu diubah menjadi mata beri mata, apakah hal ini berarti menjelaskan arti yang sebenarnya? Bagi saya, itu artinya membalikkan hukum Taurat seratus delapan puluh derajat. Hukum balas-dendam yang "permissive" terhadap pembunuhan, juga dirombak habis-habisan.

Kalau Hukum Taurat mengenai pembunuhan itu terbatas pada hilangnya nyawa. Dan Perzinahan terbatas pada perbuatan kontak seksual fisik. Hukum Kristus lebih lagi, lihat Artikel : "YESUS MEMURNIKAN HUKUM PEMBUNUHAN DAN PERZINAHAN DARI FISIKAL MENJADI MORAL-SPIRITUAL", di
yesus-memurnikan-hukum-pembunuhan-dan-perzinahan-vt612.html#p1392

Demikianlah perbuatan-perbuatan dosa yang dalam Taurat hanya disorot secara Fisik, dalam Hukum Kristus disorot secara Moral-Spiritual. Dan Hukum Taurat yang termasuk 10 Firman di dalamnya pun sudah digenapi oleh Tuhan kita Yesus Kristus. Dengan 2 macam hukum saja, Kasih kepada Allah dan Kasih kepada manusia. Yesus Kristus telah menetapkan HUKUM BARU yaitu HUKUM KASIH, karena KASIH adalah kegenapan hukum Taurat(Roma 13:10)


Amin.


-----


Kembali kepada pokok persoalan tentang sunat, umat Kristen pun merupakan orang bersunat, tetapi bukan sunat secara daging atau lahiriah.




PENJELASAN TERHADAP TUDINGAN KEPADA PAULUS TTG SUNAT :


Menganai Ajaran Paulus. Silakan baca selengkapnya Galatia 5:1-12. Pokok persoalan adalah sunat. 


* Galatia 5:1-12
5:1 Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.
5:2 Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu.
5:3 Sekali lagi aku katakan kepada setiap orang yang menyunatkan dirinya, bahwa ia wajib melakukan seluruh hukum Taurat.
5:4 Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.
5:5 Sebab oleh Roh, dan karena iman, kita menantikan kebenaran yang kita harapkan.
5:6 Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih.
5:7 Dahulu kamu berlomba dengan baik. Siapakah yang menghalang-halangi kamu, sehingga kamu tidak menuruti kebenaran lagi?
5:8 Ajakan untuk tidak menurutinya lagi bukan datang dari Dia, yang memanggil kamu.
5:9 Sedikit ragi sudah mengkhamirkan seluruh adonan.
5:10 Dalam Tuhan aku yakin tentang kamu, bahwa kamu tidak mempunyai pendirian lain dari pada pendirian ini. Tetapi barangsiapa yang mengacaukan kamu, ia akan menanggung hukumannya, siapa pun juga dia.
5:11 Dan lagi aku ini, saudara-saudara, jikalau aku masih memberitakan sunat, mengapakah aku masih dianiaya juga? Sebab kalau demikian, salib bukan batu sandungan lagi.
5:12 Baiklah mereka yang menghasut kamu itu mengebirikan saja dirinya!



Sebagai tanda dari Yahudi ortodoks, sunat dipandang mutlak hakiki untuk kesetiaan kepada syariat Taurat dan keselamatan. Sekalipun demikian, sunat adalah tindakan manusia untuk kebenaran. Karena itu, siapa Kristus dan apa yang dilakukan-Nya sedikit sekali artinya bagi orang yang hanya mementingkan pemenuhan dirinya akan syariat Taurat. 

Keselamatan tidaklah datang oleh Kristus plus syariat Taurat, melainkan oleh Kristus saja. 


seseorang tidak mungkin mampu sempurna melaksanakan syariat Taurat karena Syariat Taurat menuntut kesetiaan yang sempurna, padahal hal itu merupakan sesuatu yang tidak mungkin. 

Dengan penyerahan demikian, dan keinginan untuk dibenarkan karena amal perbuatan sedemikian rupa, seorang pada prinsipnya dan dalam kenyataannya memisahkan dirinya dari lingkungan "kasih karunia" dan dari kesetiaan iman dalam Yesus Kristus. Dengan demikian seseorang membuat anugerah itu tidak berhasil. 

"Hidup di luar kasih karunia", 'tês kharitos exepesate', harfiah "jatuh, hilang, karam, dari kasih karunia, tidak berarti jatuh ke luar keselamatan, melainkan mereka telah jatuh terpisah dari suatu hidup yang berpautan dengan anugerah kepada suatu hidup yang terkungkung dalam legalisme. Kedua jalan tersebut saling berlawanan. Untuk menerima legalisme, berarti menolak Kristus. Seorang tidak dapat mencoba-coba menyelamatkan dirinya sendiri, dan pada saat yang sama menaruh seluruh kepercayaan kepada Kristus untuk keselamatan. 


Perjanjian Baru tegas dan pasti: bahwa tanpa ketaatan, sunat adalah melulu omong kosong. Tanda lahiriah pudar tanpa arti jika dibandingkan dengan menaati perintah-perintah, iman bekerja oleh kasih, dan suatu ciptaan baru. Namun orang Kristen tidak bebas memandang rendah tanda itu. Walaupun sejauh tanda itu mengungkapkan keselamatan karena perbuatan-perbuatan hukum, orang Kristen harus menghindarinya, namun dalam arti batiniah orang Kristen memerlukannya. Justru ada sunat Kristus:


* Filipi 3:3LAI TB, karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah.KJV, For we are the circumcision, which worship God in the spirit, and rejoice in Christ Jesus, and have no confidence in the flesh. TR, ημεις γαρ εσμεν η περιτομη οι πνευματι θεω λατρευοντες και καυχωμενοι εν χριστω ιησου και ουκ εν σαρκι πεποιθοτεςTranslit, hêmeis gar esmen hê peritomê hoi pneumati theô latreuontes kai kaukhômenoi en khristô iêsou kai ouk en sarki pepoithotes

* Kolose 2:11LAI TB, Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa, KJV, In whom also ye are circumcised with the circumcision made without hands, in putting off the body of the sins of the flesh by the circumcision of Christ: TR, εν ω και περιετμηθητε περιτομη αχειροποιητω εν τη απεκδυσει του σωματος των αμαρτιων της σαρκος εν τη περιτομη του χριστουTranslit interlinear, en {di dalam} hô {-Nya} kai {dan} perietmêthête {kalian disunat} peritomê {sunat} akheiropoiêtô {tidak dengan tangan} en {di dalam} tê apekdusei {penanggalan} tou sômatos {tubuh} tôn hamartiôn {dosa} tês sarkos {daging} en {dalam} tê peritomê {sunat} tou khristou {Kristus} 


Sebagaimana ada Hukum Lama (Taurat) dan Hukum Baru (Hukum Kasih); Ada sunat Perjanjian Lama dan ada pula sunat Perjanjian Baru :


Sunat Kristus, berupa "penanggalan akan tubuh (dan bukan hanya sebagian) yang berdosa", TÊ APEKDUSEI TOU SÔMATOS TÔN HAMARTIÔN TÊS SARKOS, suatu perbuatan rohani, yang tidak dilakukan oleh tangan manusia, suatu hubungan dengan Kristus dalam kematian dan kebangkitan-Nya, dimeteraikan oleh peraturan penerimaan atas perjanjian baru. Sebagai akibatnya, seorang yang percaya ialah orang bersunat.


Ketentuan TAURAT dalam Perjanjian Lama sudah berakhir, Paulus tidak bertentangan dengan Ajaran Yesus yang dengan tegas mengatakan akhir masa Taurat:


* Lukas 16:16aLAI TB, Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes;


Kami, umat Kristiani telah masuk ke pada pengertian hakiki KUK yang baru, yaitu KUK HUKUM KASIH (Matius 22:34-40). Tuhan Yesus telah merangkum Taurat itu menjadi 2 point yang sederhana. Pelaksanaan Hukum Kasih sudah mencerminkan seluruh hukum Taurat

Yesus Kristus meningkatkan standard moral terhadap apa yang telah difirmankan Allah dalam Taurat yang sudah menjadi hukum baku diantara bani Israel. Yesus memperhadapkan "apa kata firman Allah" dengan "apa kata Yesus". Itu jelas tidak bisa dilakukan oleh "Akunya" Yesus dengan otoritas yang kurang dari Allah!. Maka, apa yang dikatakanNya dalam Matius 5:21-22a jelas adalah suatu perkataan Otoritas, dimana yang mengucapkan itu Allah sendiri. Kalau Musa sekedar pembawa Hukum, Yesus Kristus adalah Hukum itu sendiri. Dia adalah Hukum!


Artikel terkait :
Yesus Kristus dan ajaranNya menggenapi Taurat; KematianNya membatalkan Taurat, di menggenapi-dan-membatalkan-taurat-vt545.html#p1022
- Tuduhan Kontradiksi PL-PB No. 1. 1. Apa hukumnya bersunat ? di kontradiksi-perjanjian-lama-perjanjian-baru-vt542.html#p997


Top
 Profile  
 

 pm
Posts: 8450
Tuduhan Kontradiksi Ajaran Yesus vs jaran Kristen (Paulus) 5 :
Quote:
5. Tidak ada dosa waris dalam ajaran Yesus. 

Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: "Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. (Markus 10:14)

Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya. (Yehezkiel 18:20) 

Versus 

5. Kristen mengajarkan adanya dosa warisan dari Adam sesuai pernyataan Paulus. 

Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang (Adam), dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. (Roma 5:12)


TANGGAPAN 5 :

Konsep Dosa Waris bukan origin dari Rasul Paulus. Banyak yang "menuduh" bahwa konsep dosa asal, dosa waris, berasal dari rasul Paulus. Tuduhan itu jelas tidak tepat karena ternyata ide tentang dosa asal itu ada di dalam Perjanjian Lama. Salah satu contoh ayatnya : 


* Mazmur 51:5 LAI TB, Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.KJV, Behold, I was shapen in iniquity; and in sin did my mother conceive me.Hebrew, 
הֵן־בְּעָוֹון חֹולָלְתִּי וּבְחֵטְא יֶחֱמַתְנִי אִמִּי׃
Translit Interlinear, HEN-BE'AVON {lihatlah dalam kesalahan} KHOLALTI {aku dilahirkan} 'UVEKHETE' {dan dalam dosa} YEKHEMATNI {ia mengandungku} 'IMI {ibuku} 


ובחטא יחמתני אמי ; 'UVEKHETE' YEKHEMATNI 'IMI", "dalam dosa aku dikandung ibuku". Raja Daud telah menggambarkan ada "dosa-waris", ia menggunakan 'paralelisme' Ibrani dengan menggunakan dua kata עון - 'AVON dan חטא -KHET/ KHATE.


Mengenai Roma 5:12, berbicara tentang 2 Pribadi yang Kontradiktif yaitu "Adam Awal dan Adam Akhir", pemahamannya lebih baik dibaca lebih lengkap sbb :


* Roma 5:12, 14-19 
5:12 Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. 
5:14 Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang.
5:15 Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus.
5:16 Dan kasih karunia tidak berimbangan dengan dosa satu orang. Sebab penghakiman atas satu pelanggaran itu telah mengakibatkan penghukuman, tetapi penganugerahan karunia atas banyak pelanggaran itu mengakibatkan pembenaran.
5:17 Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.
5:18 Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup.
5:19 Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar. 



Didalam Alkitab menuliskan 2 pribadi yang kontradiktif antara Adam manusia pertama yang jatuh dalam dosa dan Adam akhir yang membereskan dosa. Adam manusia pertama, tidak hanya menjadi bapa (cikal-bakal) bagi semua umat manusia sekaligus menularkan "dosa asal" yang diperbuatnya kepada seluruh manusia di dunia ini. Dosa pertama/ dosa asal, yaitu dosa Adam, mempunyai makna dampak yang khas bagi seluruh umat manusia. 

Ayat-ayat diatas memberi penekanan pada pelanggaran yang satu itu oleh manusia yang satu itu, dan hanya karena pelanggalan yang satu itu adalah dosa, hukuman dan maut berkuasa dan menimpa segenap umat manusia. Dosa itu disebut 'seperti telah dibuat oleh Adam', 'pelanggaran sartu orang', 'satu pelanggaran', ' ketidaktaatan satu orang' (Roma 5:14,15,16,19). Pasti yang dimaksudkan adalah pelanggaran pertama dari Adam. Jadi kalimat dalam Roma 5:12 ' karena semua orang telah berbuat dosa ', menunjuk kepada dosa-dosa segenap umat manusia yang terhisap dalam dosa Adam. Itu tidak menunjuk kepada dosa-dosa nyata segenap umat manusia, apalagi kepada kebusukan hati yang diwarisi oleh manusia. Lagipula anak kalimat dari ayat 12 itu tadi jelas menyatakan bagaimana 'semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut' (ayat 15), dan ayat-ayat berikutnya ditekankan 'pelanggaran yangsatu itu (TBI 'satu pelanggaran itu').


* 1 Korintus 15:22 
Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus



Jika bukan dosa yang satu itu yang dimaksudkan, maka Paulus telah menandaskan dua hal yang berlainan dengan mengkaitkannya pada pokok yang sama dalam konteks naskah yang sama. Justru satu-satunya keterangan terhadap kedua bentuk pernyataan ini, ialah semua orang terhisap dalam dosa Adam. Kesimpulan itu juga harus diambil dari 1 Korintus 15:22 'didalam Adam semua orang mati'. Maut adalah upah dosa, dan melulu akibat dosa (Roma 6:23). Karena semua orang mati di dalam Adam, maka penyebabnya adalah karena semua berdosa di dalam Adam.


* Roma 6:23LAI TB, Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita
KJV, For the wages of sin is death; but the gift of God is eternal life through Jesus Christ our Lord.
TR, τα γαρ οψωνια της αμαρτιας θανατος το δε χαρισμα του θεου ζωη αιωνιος εν χριστω ιησου τω κυριω ημωνTranslit, ta gar hopsônia tês hamartias thanatos to de kharisma tou theou zôê aiônios en khristô iêsou tô kuriô hêmôn


Menurut Alkitab, Jenis solidaritas pada keterhisapan dengan Adam, yang menerangkan segenap umat manusia terhisap dalam dosa Adam, sama dengan jenis solidaritas dengan Kristus, yakni tersisap dalam karya penyelamatan Kristus bagi semua orang yang dipersatukan dengan Dia. Gambaran kesejajaran Adam dengan Kristus dalam Roma 5:12-19; 1 Korintus 15:22, 45-49 menjelaskan jenis hubungan yang sama antara kedua Tokoh itu dengan manusia :


* 1 Korintus 15:45-49
15:45 LAI TB, Seperti ada tertulis: "Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup", tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.
KJV, And so it is written, The first man Adam was made a living soul; the last Adam was made a quickening spirit. 
TR, ουτως και γεγραπται εγενετο ο πρωτος ανθρωπος αδαμ εις ψυχην ζωσαν ο εσχατος αδαμ εις πνευμα ζωοποιουνTranslit, houtôs kai gegraptai egeneto ho prôtos anthrôpos adam eis psukhên zôsan ho eskhatos adam eis pneuma zôopoioun 

15:46 LAI TB, Tetapi yang mula-mula datang bukanlah yang rohaniah, tetapi yang alamiah; kemudian barulah datang yang rohaniah.
KJV, Howbeit that was not first which is spiritual, but that which is natural; and afterward that which is spiritual. 
TR, αλλ ου πρωτον το πνευματικον αλλα το ψυχικον επειτα το πνευματικονTranslit, all ou prôton to pneumatikon alla to psukhikon epeita to pneumatikon

15:47 LAI TB, Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat jasmani, manusia kedua berasal dari sorga. 
KJV, The first man is of the earth, earthy; the second man is the Lord from heaven
TR, ο πρωτος ανθρωπος εκ γης χοικος ο δευτερος ανθρωπος ο κυριος εξ ουρανουTranslit, ho prôtos anthrôpos ek gês khoikos ho deuteros anthrôpos ho kurios ex ouranou

15:48 LAI TB,Makhluk-makhluk alamiah sama dengan dia yang berasal dari debu tanah dan makhluk-makhluk sorgawi sama dengan Dia yang berasal dari sorga.
KJV, As is the earthy, such are they also that are earthy: and as is the heavenly, such are they also that are heavenly. 
TR, οιος ο χοικος τοιουτοι και οι χοικοι και οιος ο επουρανιος τοιουτοι και οι επουρανιοιTranslit, hoios ho choikos toioutoi kai hoi khoikoi kai hoios ho epouranios toioutoi kai hoi epouranioi

15:49 LAI TB, Sama seperti kita telah memakai rupa dari yang alamiah, demikian pula kita akan memakai rupa dari yang sorgawi.
KJV, And as we have borne the image of the earthy, we shall also bear the image of the heavenly.
TR, και καθως εφορεσαμεν την εικονα του χοικου φορεσομεν και την εικονα του επουρανιουTranslit, kai kathôs ephoresamen tên eikona tou khoikou phoresomen kai tên eikona tou epouraniou


Dalam 1 Korintus 15:45-49 kita melihat ada Adam manusia pertama, dan ada Adam akhir yaitu Kristus. Adam pertama diciptakan dari debu tanah. 


* Kejadian 2:7 LAI TB, ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. 
KJV, And the LORD God formed man of the dust of the ground, and breathed into his nostrils the breath of life; and man became a living soul. 
Hebrew, 
וַיִּיצֶר יְהוָה אֱלֹהִים אֶת־הָאָדָם עָפָר מִן־הָאֲדָמָה וַיִּפַּח בְּאַפָּיו נִשְׁמַת חַיִּים וַיְהִי הָאָדָם לְנֶפֶשׁ חַיָּה׃
Translit, VAYITSER YEHOVAH 'ELOHIM 'ET-HA'ADAM 'AFAR MIN-HA'ADAMAH VAYIPAKH BE'APAV NISYMAT KHAYIM VAYHI HA'ADAM LENEFESY KHAYAH


Ada perbedaan yang lain antara Adam yang pertama dan Adam yang akhir. Adam yang pertama hanya manusia yang diberi nafas hidup oleh Allah. Tetapi Adam yang akhir adalah Roh yang menghidupkan. Adam akhir bukan diciptakan dari debu tanah tapi disebut Ia lahir dari Roh Kudus :


* Matius 1:20 
LAI TB, Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus 
KJV, But while he thought on these things, behold, the angel of the LORD appeared unto him in a dream, saying, Joseph, thou son of David, fear not to take unto thee Mary thy wife: for that which is conceived in her is of the Holy Ghost. 
TR, ταυτα δε αυτου ενθυμηθεντος ιδου αγγελος κυριου κατ οναρ εφανη αυτω λεγων ιωσηφ υιος δαβιδ μη φοβηθης παραλαβειν μαριαμ την γυναικα σου το γαρ εν αυτη γεννηθεν εκ πνευματος εστιν αγιου 
Translit Interlinear, tauta {(hal-hal) ini} de {tetapi} autou {dia} enthumêthentos {ketika memikirkan,} idou {perhatikanlah,} aggelos {Malaikat} kuriou {Tuhan} kat {didalam} honar {mimpi} ephanê {menampakkan dii} autô {kepada dia,} legôn {berkata,} iôsêph {Yusuf,} huios {anak (keturunan)} dabid {Daud} mê {janganlah} phobêthês {engkau merasa trakut} paralabein {untuk mengambil} mariam {Maria} tên gunaika {sebagai isteri} sou {mu,} to {(Anak yang)} gar {sebab} hen {didalam} autê {dia} gennêthen {terjadi/ dilahirkan} ek {dari} pneumatos {Roh} estin {yang} hagiou {Kudus} 


* Lukas 1:35 
LAI TB, Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. 
KJV, And the angel answered and said unto her, The Holy Ghost shall come upon thee, and the power of the Highest shall overshadow thee: therefore also that holy thing which shall be born of thee shall be called the Son of God. 
TR, και αποκριθεις ο αγγελος ειπεν αυτη πνευμα αγιον επελευσεται επι σε και δυναμις υψιστου επισκιασει σοι διο και το γεννωμενον αγιον κληθησεται υιος θεου 
Translit Interlinear, kai {lalu} apokritheis {menjawab} ho {itu} aggelos {malaikat} eipen {berkata} autê {kepadanya} pneuma {Roh} hagion {Kudus} epeleusetai {akan datang} epi {atas} se {engkau,} kai {dan} dunamis {kuasa} upsistou {Yang Mahatinggi} episkiasei {akan menaungi} soi {engkau;} dio {karena itu} kai {juga} to {yang} gennômenon {dilahirkan} hagion {Kudus} klêthêsetai {akan dipanggil} huios {Anak} theou {Allah} 


Perbedaan antara Adam yang pertama dan Adam yang akhir ditulis dalam Roma 5:15-18. Adam yang pertama penuh pelanggaran dan mengakibatkan semua orang berada di dalam kuasa maut. Sedangkan Adam yang akhir penuh kasih karunia yang membenarkan hidup kita. Oleh pelanggaran satu orang semua turut dihukum, tetapi oleh kasih karunia satu orang semua memperoleh hidup dalam kebenaran.

Kita tidak perlu mendalilkan sesuatu kenyataan dalam hal Adam dan umat manusia melebihi apa yang kita jumpai dalam hal Kristus dan UmatNya. Kristus adalah Kepala yang mewakili umatNya. Ke-kepala-an demikianlah yang mutlak mendasari solidaritas segenap umat manusia dalam keterhisapannya berdosa dalam dosa Adam. Kesejajaran Adam sebagai manusia pertama dengan Kristus sebagai Adam terakhir, menunjukkan bahwa azas yang berlaku dan mendasari tercapainya keselamatan dalam Kristus, adalah sama dengan azas yang berlaku yang menghisabkan manusia berdosa dan pewaris kerajaan maut.


Adam akhir, yaitu Kristus, yang menjadi roh yang menghidupkan. Kebangkitan Kristus, dengan kuasa Roh, menandai permulaan dari suatu umat manusia yang baru yang ikut serta dalam kehidupan baru yang merupakan pemberian kuasa Roh yang menghidupkan. Sejarah umat manusia dapat diterangkan sebagai dua sisi yang bertentangan yaitu :

(1) Dosa – kutuk maut
(2) Keadil-benaran pembenaran – hidup

Yang pertama timbul dari kesatuan manusia dengan Adam, yang kedua dari kesatuan dengan Kristus. Hanya kedua inilah sarana yang ada, yang didalamnya manusia hidup dan bergerak. Pemerintahan Allah terhadap manusia ditata sesuai bentuk kedua sisi itu. Jika kita mengabaikan Adam, maka kita tak akan mengerti Kristus dengan sesungguhnya. Semua yang mati – mati didalam Adam; semua yang dihidupkan – dihidupkan dalam Kristus.

Yang kedua adalah Adam akhir yaitu Kristus yang adalah Allah itu sendiri. Kalau orang belum menerima Kristus sebagai Tuhan didalam kehidupan-nya ia hanya Adam yang pertama yaitu manusia yang diciptakan dari debu tanah. Ada hukum debu kembali kepada debu (Kejadian 3:19). Mati kembali menjadi debu :


* Kejadian 3:19LAI TB, dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu." 
KJV, In the sweat of thy face shalt thou eat bread, till thou return unto the ground; for out of it wast thou taken: for dust thou art, and unto dust shalt thou return.Hebrew, 
בְּזֵעַת אַפֶּיךָ תֹּאכַל לֶחֶם עַד שׁוּבְךָ אֶל־הָאֲדָמָה כִּי מִמֶּנָּה לֻקָּחְתָּ כִּי־עָפָר אַתָּה וְאֶל־עָפָר תָּשׁוּב׃
Translit, BEZE'AT 'APEIKHA TOKHAL LEKHEM 'AD SYUVKHA 'EL-HAADAMAH KI MIMENAH LUQAKHTA KI-'AFAR 'ATAH VE'EL-AFAR TASYUV 


Tetapi Adam yang akhir, membangkitkan, melahirkan kita dari air dan roh. Ada benih ilahi dalam kehidupan kita yang mengakibatkan kita tidak bisa mati tetapi akan hidup kekal bersama-sama dengan Dia. Manusia baru tidak berbuat dosa lagi karena kuasa dosa mati di dalam Dia. Manusia baru lepas dari kuasa dosa. 


* 2 Korintus 5:17-18
5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
5:18 Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. 


Lebih lanjut tentang "DOSA WARIS" yang kurang dipahami oleh teman-teman Muslim, sehingga melontarkan tuduhan2 kepada Rasul Paulus, silahkan baca Artikel : 
Menjawab "salah paham" : "Dosa Asal" (Dosa Waris) dari nenek-moyang terturun kepada anak-cucunya? Dimanakah keadilan Allah? didosa-asal-dari-nenek-moyang-terturun-kepada-anak-vt656.html#p1519


Top
 Profile  
 

50
Tuduhan Kontradiksi Ajaran Yesus vs jaran Kristen (Paulus) 6 :
Quote:
6. Yesus memerintahkan banyak berwudlu apabila sedang berpuasa dan mengajarkan sujud serta berdoa ketika sedang sujud. 

Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, (Matius 6:17) 

Maka Ia (Yesus) maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." (Matius 26:39) 

Musa dan Harun serta anak-anaknya membasuh tangan dan kaki mereka dengan air dari dalamnya. Apabila mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan dan apabila mereka datang mendekat kepada mezbah itu, maka mereka membasuh kaki dan tangan--seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa. (Keluaran 40:31-32) 

Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka. (Bilangan 20:6) 

Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak." Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya: (Kejadian 17:2-3) 

Versus :

6. Kristen mengajarkan bernyanyi di gereja sesuai perintah Paulus. 

dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati. (Efesus 5:19) 

Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu. (Kolose 3:16) 

NB:
Menyanyi di gereja bukanlah ajaran Yesus, tetapi ajaran Paulus (Efesus 5:19).


TANGGAPAN 6 :



1. Apakah ada kewajiban bagi umat Kristiani untuk Berpuasa?

Doa dan Puasa adalah bagian dari kehidupan umat Kristiani, namun demikian pelaksanaannya Puasa adalah pilihan dari umat, Tidak ada kewajiban untuk berpuasa tetapi itu bisa dilaksanakan sebagai bagian dari ibadah (lahir dari keinginan pribadi).

Apakah Yesus Kristus mengajarkan agar kita berpuasa?
Ya, Yesus mengajarkan agar murid-muridNya untuk berpuasa. Yesus berkata: "Dan apabila kamu berpuasa,..." (Matius 6:16). Kata apabila 
artinya adalah sebagai orang Kristen, pada suatu saat kita akan berpuasa. Hanya waktunya sebaiknya tidak diwajibkan oleh gereja, karena niat berpuasa timbul dari masing-masing pribadi.

Apa yang Yesus Kristus ajarkan ketika umatNya berpuasa?

Sedapat mungkin agar tidak ada orang lain yang tahu jika umat Kristen sedang berpuasa. Puasa bukan untuk "show" / pameran ibadah. Biar hanya Tuhan yang tahu dan memberi upah kepada umat. Oleh karena itu ibadah Kristiani tidak mewajibkan waktu puasa.

Pelaksanaan yang tercatat dalam Perjanjian Baru, sbb :
1. Puasa Yesus, 40 hari 40 malam tidak makan (Matius 4:2)
2. Puasa Yohanes pembabtis, tidak makan dan tidak minum (Matius 11:18)
3. Puasa Paulus, 3 hari 3 malam tidak makan, tidak minum dan tidak melihat (Kisah 9:9)
4. Puasa Jemaat mula-mula, untuk menguatkan Paulus dan Barnabas dalam pelayanan (Kisah 13:2-3)



2. Apakah ada kewajiban bagi umat Kristiani untuk Berwudlu dan bersujud?

Definisi doa adalah adalah sebagai berikut : Hubungan persekutuan dengan Allah di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Atau lebih tepatnya Doa adalah komunikasi pribadi dengan Allah. Prinsip yang mendasarinya adalah prinsip kekudusan bukan tingkah laku agamawi. "Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan (doa) mereka..." (I Petrus. 3:12). 

Doa disini adalah menekankan aspek rohani-nya buka jasmaninya, yang mengharuskan umat untuk berwudlu dan melakukan gerakan-gerakan tertantu dan ditentukan oleh waktu tertentu (tata cara berdoa). Berdoa yang benar adalah : berdoa dalam roh dan kebenaran, bukan rutinitas dan tata cara jasmaniah, bukan pula ketentuan jumlah berdoa dalam satu hari; tidak terbatas pada ruang dan waktu; tidak harus memakai pakaian tertentu; Kita bisa setiap saat berdoa! inilah the simplicity of the Gospel

IMAN KRISTIANI tidak mempermasalahkan tata cara berdoa; sujud; duduk; tangan dilipat; mengangkat tangan; berdiri; berteriak; berbisik; menangis dan sebagainya. Tidak ada ketentuan jam-dan waktu (Efesus 6:18) :

* Efesus 6:18
dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,



Tidak ada ketentuan untuk harus memakai pakaian tertentu jika berdoa; tidak ada koreografi tertentu untuk berdoa; Doa bukanlah sekedar pengucapan mantra yang diulang-ulang; Tepatnya tidak ada syariat yang mengikat tentang tata-cara penyembahan dan pengucapan doa. Dan Tuhan Yesus sudah memberikan contoh-contohnya. Kamipun sering melakukan doa dengan sujud seperti yang dilakukan Yesus dan itu diperbolehkan, Tetapi iman Kristen tidak mengharuskan harus selalu bersujud .

Alkitab berkata, "Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah yang benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran." (Yohanes 4:23). Dalam sembah sujud dan berbakti kepada Tuhan ada dua unsur penting: 

Pertama, yaitu berbakti dengan jujur, berbakti di dalam kebenaran; ini suatu aspek fungsi rasio. 

Kedua, berbakti di dalam roh, berbakti di dalam kuasa Roh Kudus, ini aspek rohani. Iman mencakup dua wilayah; wilayah rasional dan wilayah spiritual. Wilayah rasional bersangkut-paut dengan fungsi pikiran. Wilayah spiritual bersangkut paut dengan fungsi kita berbakti dan memuliakan Allah. 

* Yohanes 4:24
LAI TB, Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran." 
TR, πνευμα ο θεος και τους προσκυνουντας αυτον εν πνευματι και αληθεια δει προσκυνειν 
Translit. Interlinear, pneuma {Roh} ho {(itu)} theos {Allah} kai {dan} tous {(orang-orang yang)} proskunountas {menyembah} auton {Dia} en {dalam} pneumati {roh} kai {dan} alêtheia {kebenaran} dei {harus} proskunein {menyembah}


Allah mencari penyembah-penyembah yang benar yang bersesuaian dengan sifat-Nya. Dalam ayat diatas dijelaskan bahwa "Allah itu Roh", ini mengacu pada sifat asasi-Nya. Inilah dasar dan pola ibadah baru yang ditetapkan Tuhan Yesus Kristus, dimana penyembahan bukanlah berdasarkan 'tempat' atau 'koreografi yang kasat mata' atau 'simbol' atau 'upacara' atau 'kiblat' atau berdasarkan 'lokasi' (baca Yohanes 4:21-22) melainkan berdasarkan hakekatNya, yaitu Roh. Segala perlambangan agamawi yang sudah dikenal dalam Perjanjian Lama dimaknai baru yaitu penyembahan di dalam roh dan kebenaran.

Yesus Kristus terkadang berdoa dengan berlutut (Lukas 22:41, "θεις τα γονατα - theis ta gonata", harfiah "meletakkan lutut"). 

* Lukas 22:41 KJV, Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya:KJV, And he was withdrawn from them about a stone's cast, and kneeled down, and prayed, TR, και αυτος απεσπασθη απ αυτων ωσει λιθου βολην και θεις τα γονατα προσηυχετοTranslit, kai {lalu} autos {Dia} apespasthê {menjauhkan diri} ap {dari} autôn {mereka} hôsei {kira-kira} lithou {batu} bolên {jarak lempar} kai {lalu} theis {meletakkan} ta gonata {lutut-lutut} prosêukheto {Dia berdoa}


Ilustrasi :
Image


* Matius 19:13-15 
19:13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.
19:14 Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga."
19:15 Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.



Terkadang sambil duduk dan menumpangkan tangan-Nya (Matius 19:13). 

Ilustrasi :
Image


Tetapi Yesus Kristus juga berdoa sambil berdiri, misalnya sehabis dibaptis oleh Yohanes Pembaptis, Yesus Kristus pun berdoa:

Ilustrasi :
Image


Para ahli Taurat dan orang Farisi pun (yang adalah termasuk pemimpin agama Yahudi) terkadang berdoa sambil "berdiri" (Matius 6:5, Lukas 18:11). 


* Matius 6:5 
"Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.

* Lukas 18:10-11
18:10 "Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai.
18:11 Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini;


Ilustrasi :
Image


Para rasul yang berdoa dengan "berdiri" dan menumpangkan tangan buat orang lain (Kisah Para Rasul 6:6).

* Kisah 6:6 
Mereka itu dihadapkan kepada rasul-rasul, lalu rasul-rasul itu pun berdoa dan meletakkan tangan di atas mereka.



Yesus Kristus pun berpesan (baca: mengajar) kepada murid-murid-Nya tentang "berdiri untuk berdoa", lihat ayat ini :

* Markus 11:25 
Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu."



Bagi kami umat Kristiani, yang lebih penting adalah kesungguhan hati dalam berdoa, dapat saja ditunjang dengan sikap berdoa dengan bersujud yang "secara kasat mata" dapat bermakna merendahkan diri di hadapan Allah, namun hal itu tidak "diwajibkan" di dalam ajaran Kristen, ada banyak contoh-contoh dalam Alkitab berdoa dapat saja dengan berdiri atau duduk.



3. Apakah Menyanyi di gereja adalah ajaran Paulus?


Musik dan nyanyian dalam peribadatan ada sejak dahulu kala, Musa menyanyi bersama bani Israel menyanyikan puji-pujian bagi Allah sebagai wujud penyembahan:

* Keluaran 15:1-3
15:1 Pada waktu itu Musa bersama-sama dengan orang Israel menyanyikan nyanyian ini bagi TUHAN yang berbunyi: "Baiklah aku menyanyi bagi TUHAN, sebab Ia tinggi luhur, kuda dan penunggangnya dilemparkan-Nya ke dalam laut.
15:2 TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku. Ia Allahku, kupuji Dia, Ia Allah bapaku, kuluhurkan Dia.
15:3 TUHAN itu pahlawan perang; TUHAN, itulah nama-Nya.
 
(baca ayat seluruhnya di Pasal 15 ini yang keseluruhannya menuliskan syair puji-pujian bagi Allah)


Hal tersebut dikonfirmasi kembali dalam Perjanjian Baru :


* Wahyu 15:3LAI TB, Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya: "Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa!" KJV, And they sing the song of Moses the servant of God, and the song of the Lamb, saying, Great and marvellous are thy works, Lord God Almighty; just and true are thy ways, thou King of saints. TR, και αδουσιν την ωδην μωσεως δουλου του θεου και την ωδην του αρνιου λεγοντες μεγαλα και θαυμαστα τα εργα σου κυριε ο θεος ο παντοκρατωρ δικαιαι και αληθιναι αι οδοι σου ο βασιλευς των αγιωνTranslit interlinear, kai {dan} adousin {mereka menyanyikan} tên ôdên {kidung} môseôs {Musa} doulou {hamba} tou theou {Allah} kai {dan} tên ôdên{kidung} tou arniou {anak domba} legontes {berkata} megala {besar} kai {dan} thaumasta {menakjubkan} ta erga {perbuatan} sou {-Mu} kurie {wahai Tuhan} ho theos {Allah} ho {Yang} pantokratôr {Mahakuasa} dikaiai {adil} kai {dan} alêthinai {benar} hai hodoi {jalan} sou {-Mu} ho basileus {Raja} tôn {Yang} hagiôn {Kudus}


Banyak sekali terdapat syair nyanyian-nyanyian di dalam Alkitab, misalnya Nyanyian Debora (Hakim pasal 5), Nyanyian Maria (Lukas 1:46-55), Nyanyian Daud Daud (2 Samuel 23). Dan yang paling jelas adalah Kitab Mazmur yang memang berisi syair-syair nyanyian untuk peribadatan. Kata Indonesia "Mazmur" yang lewat bahasa Arab berasal dari bahasa Etiopia, bersangkutan dengan kata Ibrani מזמור - MIZMOR

* Mazmur 68:5LAI TB, Bernyanyilah bagi Allah, mazmurkanlah nama-Nya, buatlah jalan bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan! Nama-Nya ialah TUHAN; beria-rialah di hadapan-Nya! 68:4 KJV, Sing unto God, sing praises to his name: extol him that rideth upon the heavens by his name JAH, and rejoice before him.NIV, Sing to God, sing praise to his name, extol him who rides on the clouds -- his name is the LORD -- and rejoice before him.Hebrew, 
שִׁירוּ ׀ לֵאלֹהִים זַמְּרוּ שְׁמֹו סֹלּוּ לָרֹכֵב בָּעֲרָבֹות בְּיָהּ שְׁמֹו וְעִלְזוּ לְפָנָיו׃
Translit, SYIRU {bernyanyilah} LE'LOHIM {kepada Allah} ZAMERU {mazmurkanlah} SYEMO {nama-Nya} SOLU {angkatlah} LAROKHEV {pada yang mengendarai} BA'ARAVOT {di padang-padang} BEYAH {pada YAH (TUHAN)} SYEMO {nama-Nya} VE'ILZU {dan bersukacitalah} LEFANAV {di hadapan-Nya}


Kata MIZMOR ini menunjuk suatu lagu yang dinjanjikan dengan diiringi bermacam-macam alat-alat musik petik.Sejak semula peribadatan bangsa Israel menggunakan nyanyian (kerap kali seni ini disebut seni sastera pertama dalam salah satu bahasa). Nyanyian ini mengekspresikan rasa keagamaan seni sastera itu dipergunakan. Dan lagu-lagu keagamaan semacam ini dinamakan mazmur. Mazmur-mazmur tersebar di dalam Perjanjian Lama (lihat Ulangan 32:1-43; 1 Samuel 2:1-10; Daniel 3:52-90; 1 Tawarikh 29:10-19; Yeremia 31:10-14) dan masih juga dalam Perjanjian Baru (Lukas 1:68-79; 2:29-32; 1:46-55). Mazmur 68:5 yang dikutip di atas jelas menunjukkan bahwa menyanyi bagi Allah adalah suatu kelaziman dalam peribadatan.


Dan terlebih lagi, di dalam Alkitab-pun tertulis bahwa persekutuan Tuhan Yesus dengan murid-muridNya, dan mereka menyanyikan Hymne : 


* Matius 26:26-30
26:26 Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: "Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku."
26:27 Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: "Minumlah, kamu semua, dari cawan ini.
26:28 Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.
26:29 Akan tetapi Aku berkata kepadamu: mulai dari sekarang Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur ini sampai pada hari Aku meminumnya, yaitu yang baru, bersama-sama dengan kamu dalam Kerajaan Bapa-Ku."
 

26:30 LAI TB, Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid-murid-Nya ke Bukit Zaitun.KJV, And when they had sung an hymn, they went out into the mount of Olives. TR, και υμνησαντες εξηλθον εις το ορος των ελαιωνTranslit interlinear, kai {dan} humnêsantes {menyanyikan 'hymne'} exêlthon {mereka pergi} eis {ke} to oros {gunung/ bukit} tôn elaiôn {zaitun} 


υμνησαντες – humnêsantesverb - aorist active passive - nominative plural masculine. bentuk jamak, dari kata dasar 'υμνεω - humneô', Leksikon Yunani : 1) to sing the praise of, sing hymns to; 2) to sing a hymn, to sing; a) singing of paschal hymns these were Psalms 113 - 118 and 136, which the Jews called the "great Hallel". Nomina atau kata bendanya adalah 'υμνος - humnos', hymne, lagu pujian

υμνησαντες – humnêsantes, "mereka menyanyikan hymne", jelas tertulis. Menyanyi dalam ibadah sudah menjadi kebiasaan bangsa Israel, Raja Daud adalah seorang penyair dan penyanyi. Menyanyi dalam ibadah bukan ciptaan Paulus.


Top
 Profile  
 

Tuduhan Kontradiksi Ajaran Yesus vs jaran Kristen (Paulus) 7 :
Quote:
7. Yesus melarang hidup mewah di dunia. 

"Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. (Matius 6:19-20) 

Versus :

7. Tidak ada larangan hidup mewah dalam ajaran Kristen sesuai pernyataan Paulus. 

"Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan." (Efesus 4:28)


TANGGAPAN 7 :


Matius 6:19-206:19 LAI TB, "Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.KJV, Lay not up for yourselves treasures upon earth, where moth and rust doth corrupt, and where thieves break through and steal: TR, μη θησαυριζετε υμιν θησαυρους επι της γης οπου σης και βρωσις αφανιζει και οπου κλεπται διορυσσουσιν και κλεπτουσινTranslit interlinear, mê {janganlah} thêsaurizete {mengumpulkan} humin {bagimu} thêsaurous {harta-harta} epi tês gês {di atas bumi} hopou {dimana} sês {ngengat} kai {dan} brôsis {karat/ serangga} aphanizei {merusak} kai {dan} hopou {dimana} kleptai {pencuri-pencuri} diorussousin {menggali tembus} kai {dan} kleptousin {mencuri}
6:20 LAI TB, Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. KJV, But lay up for yourselves treasures in heaven, where neither moth nor rust doth corrupt, and where thieves do not break through nor steal: TR, θησαυριζετε δε υμιν θησαυρους εν ουρανω οπου ουτε σης ουτε βρωσις αφανιζει και οπου κλεπται ου διορυσσουσιν ουδε κλεπτουσινTranslit interlinear, thêsaurizete {kumpulkanlah} de {tetapi} humin {bagimu} thêsaurous {harta-harta} en {di} ouranô {surga} hopou {dimana} oute {juga tidak} sês {ngengat} oute {juga tidak} brôsis {serangga/ karat} aphanizei {merusak} kai {dan} hopou {dimana} kleptai {pencuri} ou {tidak} diorussousin {menggali tembus} oude {juga tidak} kleptousin {mencuri} 

Yesus Kristus mengajarkan kepada orang-orang yang terlalu menitik beratkan kepada kekayaan materi sebagai tanda perkenan Allah, kemakmuran materi dilambangkan sebagai simbol diberkati. Yesus Kristus menerangkan bahwa harta di bumi mudah hilang, bisa habis dimakan ngengat (misalnya : pakaian), dan barang-barang lain yang termakan karat/ serangga, harta juga bisa habis dicuri pencuri. Warga Kerajaan Allah sebaiknya mengumpulkan harta di Surga dengan mencari kebenaran yang sungguh-sungguh dan berbuat baik bagi sesama.

Efesus 4:28 tentu saja tidak bertentangan dengan Matius 6:19-20 dan ayat tsb tidak dapat ditafsirkan menyimpang dengan memaknakannya sebagai ajaran untuk hidup mewah. Bekerja dengan giat/ bekerja keras sudah menjadi bagian dalam ibadah dan kehidupan sehari-hari bangsa Israel, dan nasehat-nasehat yang terkait terdapat dalam Perjanjian Lama:

* Amsal 6:6 
Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak:

* Amsal 30:25 
semut, bangsa yang tidak kuat, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas,



Tidakan untuk bekerja giat seperti semut yang menyediakan makanan pada saat musim paceklik adalah sesuatu hal yang bijaksana. Hal ini tentu saja paralel dengan yang diajarkan Rasul Paulus dalam :

* Efesus 4:28LAI TB, Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.KJV, Let him that stole steal no more: but rather let him labour, working with his hands the thing which is good, that he may have to give to him that needeth.TR, ο κλεπτων μηκετι κλεπτετω μαλλον δε κοπιατω εργαζομενος το αγαθον ταις χερσιν ινα εχη μεταδιδοναι τω χρειαν εχοντιTranslit interlinear, ho kleptôn {orang yang mencuri} mêketi {janganlah lagi} kleptetô {mencuri} mallon {lebih baik} de {tetapi} kopiatô {ia harus berjerih-payah} ergazomenos {mengejakan} to agathon {yang baik} tais khersin {dengan tangan2} hina {supaya} ekhê {ada} metadidonai {membagi} tô {kepada orang yang} khreian {kebutuhan} ekhonti {dapat}


Seorang Kristen bukan hanya tidak boleh mencuri, tetapi juga mencukupi kebutuhan diri dan keluarganya dengan bekerja. Alkitab selalu menghargai kerja keras yang jujur (bandingkan 1 Tesalonika 4:11-12). Sesungguhnya, Rasul Paulus menegaskan prinsip bahwa yang tidak bekerja (pemalas) tidak boleh makan (2 Tesalonika) sebagai suatu ungkapan alegoris bahwa bekerja untuk mendapat nafkah adalah bagian dari ibadah, dan selain itu, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan/ kesusahan. Ini merupakan landasan kemurahan Kristiani yang sesungguhnya.

Tangan yang diatas yang memberi lebih mulia daripada tangan yang dibawah yang menerima. Kekayaan anak-anak Tuhan tidak diukur dari besarnya simpanan mereka di Bank. Kekayaan murid-murid Kristus yang senantiasa memiliki hati yang memberi dan rela berbagi adalah kekayaan yang sebenarnya. Amsal 22:9 "Orang yang baik hati akan diberkati, karena ia membagi rezekinya dengan si miskin."

Jelaslah bahwa Efesus 4:28 bukan ajaran untuk hidup mewah, sebaliknya ayat ini mengajarkan kita untuk berbagi bagi sesama yang selaras dengan Matius 6:19-20 untuk tidak menumpuk kekayaan bagi diri sendiri. Berbagi rejeki kepada sesama adalah bentuk kegiatan mengumpulkan harta di Sorga karena hal tersebut adalah suatu bentuk kebajikan yang dapat dilakukan semua murid-murid Kristus. Prinsip ini selaras juga dengan tulisan dari Rasul Yohanes dalam 1 Yohanes 4:11 "Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi."

Hati Yesus kerap kali tergugah oleh belas kasih, dan Ia menyuruh murid-Nya menunjukkan belas kasih kepada orang lain yang membutuhkan pertolongan mereka. Belas kasih mereka harus serupa dengan belas kasih-Nya, bukan hanya dalam hal tidak mau memandang orang, tapi dalam hal bertindak dengan pengorbanan diri :

* 1 Yohanes 3:17LAI TB, Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya? KJV, But whoso hath this world's good, and seeth his brother have need, and shutteth up his bowels of compassion from him, how dwelleth the love of God in him? TR, ος δ αν εχη τον βιον του κοσμου και θεωρη τον αδελφον αυτου χρειαν εχοντα και κλειση τα σπλαγχνα αυτου απ αυτου πως η αγαπη του θεου μενει εν αυτωTranslit interlinear, hos d {tetapi siapa saja} an ekhê {mempunyai} ton bion {kekayaan} tou kosmou {dunia} kai {lalu} theôrê {melihat} ton adelphon {saudara} autou {-nya} khreian {kebutuhan} ekhonta {mempunyai} kai {tetapi} kleisê {menutup} ta splagkhna {hati} autou {-nya} ap {terhadap} autou {-nya} pôs {bagaimana (mungkin)} hê agapê {kasih} tou theou {Allah} menei {tetap tinggal} en {di dalam} autô {dia} 


Orang yang murah hati akan beroleh kemurahan (Matius 5:7; bandingkan Matius 18:21; Lukas 6:36). 'Murah hati' di sini menerjemahkan kata yang di tempat lain diterjemahkan kasih-sayang atau belas-kasih. 

* Matius 5:7 LAI TB, Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.KJV, Blessed are the merciful: for they shall obtain mercy. TR, μακαριοι οι ελεημονες οτι αυτοι ελεηθησονταιTranslit interlinear, makarioi {berbahagialah/ diberkatilah} hoi {(orang2) yang} eleêmones {yang berbelas-kasihan, adjective - nominative plural masculine} hoti {karena} autoi {mereka} eleêthêsontai {akan diberi belas-kasihan, verb - future passive indicative - third person 


Manusia patut bersikap murah-hati/ berbelas-kasih (Yunani, ελεημων - ELEÊMÔN atau ελεεω – ELEEÔ) sebagaimana Allah mengajarkan bermurah-hati, setiap orang yang bermurah hati akan diganjar dengan kemurahan yang sama . Perjanjian Lama menulis belas-kasihan dalam bahasa Ibrani adalah kata חסד- KHESED, yang berarti "kemampuan untuk menempatkan diri di dalam diri orang lain, sehingga dapat melihat dengan mata orang lain itu, memikirkan dengan pikiran orang lain itu dan merasakan dengan perasaan orang lain itu". Singkat kata, kemurahan hati berarti pernyataan simpati untuk masuk ke dalam diri orang lain dan mengidentifikasikan diri dengan orang lain itu, sehingga dapat melihat, memikirkan, dan merasakan sebagaimana orang lain itu. 

Maka, berbahagialah orang yang mampu menaruh simpati dengan orang lain. Orang yang demikian itu akan mudah bertoleransi, cepat tergerak untuk memberi ampun dan akan terhindar dari berbuat kebaikan dengan cara yang keliru. Hanya orang yang bisa mengerti pikiran, perasaan dan kehendak orang lain dengan baik dapat membantu orang itu dengan tepat guna. 

Orang yang sungguh memberi hati kepada orang lain akan mendapatkan perhatian juga dari yang lain. Ungkapan "akan beroleh kemurahan" naskah bahasa Yunani menulis dengan kata dalam bentuk "future passive"; merujuk pada action yang akan dilakukan oleh Allah. Artinya, Allah-lah pribadi yang akan menunjukkan kemurahan hati-Nya kepada orang-orang yang murah hati pada sesamanya.

Kebahagiaan Kristiani tumbuh berkembang manakala murid-murid turut membantu orang lain. Namun, bilamana kita tidak mencoba membantu sesama, kebahagiaan akan layu dan mengering. Kebahagiaan bagai sebuah tanaman; harus disirami setiap hari dengan sikap dan tindakan memberi dalam kasih. 


Amin.


Top
 Profile  
 


Tuduhan Kontradiksi Ajaran Yesus vs jaran Kristen (Paulus) 8 :
Quote:
8. Yesus meninggal dunia dibungkus kain kafan.

Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih, (Matius 27:59)

Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat. (Yohanes 19:40) 

Versus :

8. Umat Kristen meninggal dunia diberi pakaian rapi dan dibungkus peti mati.

Misalnya, meninggalnya Paus Yohanes Paulus II, penyanyi Broery Marantika, dan mantan Menko Ekuin Radius Prawiro. Ketiganya diberi pakaian rapi dan dibungkus peti mati sebelum dikubur.


TANGGAPAN 8 :


Si Penuduh barangkali hanya melihat tradisi barat, apakah beliau pernah melihat bagaimana orang Arab-Kristen dikuburkan? Apakah beliau pernah melihat bagaimana orang Hitam-Afrika beragama Kristen dikuburkan? Pernah melihat orang Eskimo beragama Kristen dikuburkan? Apakah mereka mengenakan pakaian rapi (pakaian pengantin)? Perhatikan juga bagaimana orang Barat tetapi non-Kristen dikuburkan. Itu adalah tradisi Barat, bukan tradisi Kristen

Kekristenan tidak berjalan berdasarkan tradisi tertentu, karena Kekristenan itu menekankan hal rohani hubungan Allah dengan manusia, dan manusia dengan sesamanya. Bukan adat-istiadat tertentu, bukan tradisi dan bukan hal-hal yang bersifat ibadah ragawi.

Yesus Kristus dikafani karena tradisi yang berlaku pada masyarakat masa itu.


* Matius 27:59
LAI TB, Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih, 
KJV, And when Joseph had taken the body, he wrapped it in a clean linen cloth,
TR, και λαβων το σωμα ο ιωσηφ ενετυλιξεν αυτο σινδονι καθαρα 
Translit interlinear, kai {lalu} labôn {mengambil} to sôma {jemazah} ho iôsêph {yusuf} enetulixen {membalut/ mengapani} auto {-Nya} sindoni {(dengan) kain linen (kafan)} kathara {bersih}


Aturan membalut jenazah dengan kain kafan itu bukan ajaran agama, melainkan tradisi orang Yahudi. Tidak ada aturan dalam Alkitab bahwa jenazah seseorang itu harus dibalut dengan kain kafan.


* Yohanes 19:40 
LAI TB, Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat.
KJV, Then took they the body of Jesus, and wound it in linen clothes with the spices, as the manner of the Jews is to bury.
TR, ελαβον ουν το σωμα του ιησου και εδησαν αυτο οθονιοις μετα των αρωματων καθως εθος εστιν τοις ιουδαιοις ενταφιαζειν
Translit interlinear, elabon {mereka mengambil} oun {lalu} to sôma {jenazah} tou iêsou {Yesus} kai {dan} edêsan {membungkus} auto {-Nya} othoniois {dengan kain-kain lenan (kafan)} meta {dengan} tôn arômatôn {minyak wangi} kathôs {sama seperti} ethos {adat} estin {adalah} tois ioudaiois {(pada) orang-orang Yahudi} entaphiazein {untuk mengubur}


Yesus Kristus memang dikubur dengan dikafani karena demikianlah "menurut adat orang Yahudi", (καθως εθος εστιν τοις ιουδαιοις ; kathôs ethos estin tois ioudaiois). 


Image



Tradisi Penguburan :

Adalah tuntutan adat untuk menguburkan seorang keturunan di kuburan keluarga (gua atau lubang dalam karang); demikianlah Sara, Abraham, Ishak dan Rebeka, Lea dan Yakub telah dikuburkan di gua Makhpela, sebelah timur Hebron. Kadang-kadang orang terpaksa dikuburkan di tempat lain kalau ia meninggal jauh dari kuburan keluarga, misalnya Debora dikuburkan dekat Betel dan Rahel di jalan ke Efrata dan kuburan mereka ditandai dengan sebuah tugu dan pohon besar. Tangisan, perkabungan dan pengenaan kain karung mungkin sampai tujuh hari.

Penguburan harus segera dilakukan. Kontak dengan orang mati dan perkabungan yang formal mencemarkan upacara. 


Perkabungan : 

Perkabungan dengan menangis, mengoyakkan pakaian dan menguraikan rambut diperolehkan bagi imam-imam keturunan Harun tapi tidak diperbolehkan bagi imam agung atau bagi orang nazir di bawah sumpah. Yang tegas dilarang bagi imam dan orang awam ialah melukai ("mengiris daging"), memotong tepi janggut, memotong bersih alis di antara mata dan merajah tanda-tanda. Tidak boleh makan persepuluhan dalam perkabungan atau mengorbankannya kepada orang mati juga terlarang. Perbuatan-perbuatan seperti itu adalah adat orang kafir Kanaan. Wanita-wanita yang tertangkap dalam perang boleh menangisi orangtuanya satu bulan sebelum mereka kawin dengan orang yang menangkap mereka. Bagi pemimpin nasional seperti Harun dan Musa diadakan perkabungan nasional 30 hari sesudah mereka dikuburkan.


Kuburan


Bila mungkin, orang dikebumikan di kuburan keluarga yang diwarisi dari nenek moyang; demikianlah Gideon dan Simson, Asahel dan Ahitofel, mungkin juga Saul. Penguburan di dalam rumah seperti Samuel dan Yoab mungkin artinya sama, kecuali kalau arti harfiahnya adalah di bawah rumah atau di bawah lantai. Jenazah dipikul di atas tandu. Apabila penguburan tidak dapat dilaksanakan tepat pada waktunya, itu dianggap sangat memalukan. 

Kuburan biasanya di luar kota; ada sedikit bukti arkeologi tentang kuburan-kuburan keluarga yang mempunyai ruang (atau beberapa ruang) yang bentuknya tidak sama, dipahat pada batu karang dilengkapi dengan bangku-bangku, dapat dicapai melalui jalan sempit dan rendah, daun pintunya terbuat dari batu yang bentuknya sama dengan lubang pintunya. Sebna, bendahara kaya, dijatuhi kutuk oleh Yesaya karena membuat kuburan yang besar di batu karang. 

Pada upacara penguburan orang-orang mampu, barang pecah-belah dan barang-barang lain diikutkan dengan jenazah, dimasukkan ke dalam lubang kubur - demikian tradisi bangsa Kanaan. Tapi pada zaman Israel hal itu menjadi sesuatu yang formal. Kadang-kadang di Israel dan di tempat lain pada zaman kuno didirikan tugu peringatan. Di luar Yerusalem ada lahan yang dikhususkan untuk kuburan masyarakat biasa. 

Kuburan penjahat yang telah dihukum mati atau musuh, kadang-kadang ditandai dengan timbulan batu, misalnya pendosa Akhan, pemberontak Absalom, raja Ai dan kelima raja Kanaan. Membakar jenazah bukanlah kebiasaan bangsa Yahudi, tapi dalam keadaan sukar jenazah mungkin dibakar, sedemikian rupa, sehingga tulang-tulangnya dapat dikuburkan dalam kuburan keluarga, seperti halnya Saul. 



Sebenarnya tidak ada keseragaman dalam hal penguburan mayat dalam Alkitab 


contoh :


Mayat YAKUB & YUSUF, dijadikan mummi dan dimasukkan peti : 


Pembalseman Yakub dan Yusuf dan pemakaian peti bagi Yusuf sesuai kebiasaan Mesir adalah luar biasa. Mumifikasi menuntut bahwa jeroan harus dikeluarkan dan disimpan tersendiri, dan tubuh harus dikeringkan dengan mengemasinya dengan garam. Kemudian tubuh itu dibungkus dengan kain lenan yang telah diolah dan dibalut keseluruhannya di dalam kain lenan itu. Pembalseman dan perkabungannya biasanya 70 hari, tapi waktunya pembalseman bisa lebih pendek seperti pada Yakub.


* Kejadian 50:2
LAI TB, Dan Yusuf memerintahkan kepada tabib-tabib, yaitu hamba-hambanya, untuk merempah-rempahi mayat ayahnya; maka tabib-tabib itu merempah-rempahi mayat Israel.
KJV, And Joseph commanded his servants the physicians to embalm his father: and the physicians embalmed Israel.
Hebrew, 
וַיְצַו יֹוסֵף אֶת־עֲבָדָיו אֶת־הָרֹפְאִים לַחֲנֹט אֶת־אָבִיו וַיַּחַנְטוּ הָרֹפְאִים אֶת־יִשְׂרָאֵל׃
Translit, VAYETSAV YOSEF ET-AVADAV ET-HAROFIM LAKHANOT ET-AVIV VAYAKHANTU HAROFIM ET-YISRAEL


* Kejadian 50:26
LAI TB, Kemudian matilah Yusuf, berumur seratus sepuluh tahun. Mayatnya dirempah-rempahi, dan ditaruh dalam peti mati di Mesir.
KJV, So Joseph died, being an hundred and ten years old: and they embalmed him, and he was put in a coffin in Egypt.
Hebrew, 
וַיָּמָת יֹוסֵף בֶּן־מֵאָה וָעֶשֶׂר שָׁנִים וַיַּחַנְטוּ אֹתֹו וַיִּישֶׂם בָּאָרֹון בְּמִצְרָיִם׃
Translit, VAYAMAT YOSEF BEN-ME'AH VA'ESER SYANIM VAYAKHANTU OTO VAYISEM BA'ARON BEMITSRAYIM


Yakub dan Yusuf dibalsem dan dimasukkan peti seperti lazimnya orang-orang, namun di era Perjanjian Baru, seseorang yang mati kemudian dikafani dan dikubur adalah hal yang biasa.


* Yohanes 11:44
Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka: "Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi."


* Kisah Para Rasul 5:6
Lalu datanglah beberapa orang muda; mereka mengapani mayat itu, mengusungnya ke luar dan pergi menguburnya.



Dengan demikian, cara penguburan dengan dikafan, bukan cara mutlak harus dilakukan, Yakub adalah nenek moyang orang Yahudi saja dimasukkan peti, dijadikan mummi (dibalsem) demikian juga dengan Yusuf. Jenis kuburannya pun bisa beda-beda, ada yang dimasukkan gua, ada yang ditanam. 

Penuduh mengatakan bahwa orang meninggal dunia diberi pakaian rapi dan dibungkus peti mati adalah ajaran Paulus, namun kita tahu dengan sangat jelas bahwa Rasul Paulus tidak pernah mengajarkan hal ini.

Umumnya orang-orang Kristen yang meninggal dewasa ini, mereka didandani yang laki-laki memakai jas dasi, yang perempuan memakai gaun putih seperti pengantin dan dimasukkan dalam peti (seperti Film seri Six Feet Under). Dan mereka dibalsem/diformalin untuk tahan beberapa hari untuk upacara/kebaktian penghiburan bagi keluarga sebelum upacara penguburan. Dan tentu saja hal ini tidak seragam, karena ada yang dikubur ada juga yang dikremasi, tergantung situasi dan kondisi dan permintaan yang bersangkutan atau keluarganya. Pemilihan pakaian rapi (pakaian Pengantin) dikenakan kepada mayat itu hanya sebagai symbol, bahwa umat Kristiani, umat yang percaya Kristus menjadi mempelai Kristus. Namun ini bukan tradisi yang mengikat dalam kekristenan.


Top
 Profile  
 
PostPosted: Tue Jan 05, 2010 7:29 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 8450
Tuduhan Kontradiksi Ajaran Yesus vs jaran Kristen (Paulus) 9 :
Quote:
9. Yesus tidak membatalkan hukum rajam.

Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu (Yesus) tentang hal itu?" (Yohanes 8:5)

Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya (Yesus), Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu." (Yohanes 8:7) 

Versus :

9. Tidak ada hukum rajam dalam ajaran Kristen. 
Ajaran Kristen menolak hukum rajam, karena ia adalah bagian dari hukum Taurat. Lihat kembali pernyataan Paulus dalam Galatia 2:16 (butir 2 di atas). 

NB:
Kristen sama sekali menolak hukum rajam kepada para pelaku zinah, yang tentu saja ini bertentangan dengan perintah Yesus kepada umatnya (Yohanes 8:7).


TANGGAPAN 9 :

Sekarang pertanyaannya, apakah Yohanes 8:7 merupakan bukti pelaksanaan hukuman rajam yang dilakukan oleh Yesus? Apakah dalam kasus tersebut perempuan yang berzinah itu mati akibat hukuman rajam? Bukankah kita sama-sama tahu bahwa akhirnya perempuan itu tetap hidup? Bacalah selengkapnya kisah tsb :

* Yohanes 8:2-11
8:2 Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka.
8:3 Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.
8:4 Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah.
8:5 Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?"
8:6 Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.
8:7 Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Ia pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."
8:8 Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah.
8:9 Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.
8:10 Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?"
8:11 Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."



Jikalau Rasul Paulus mengatakan dalam Galatia 2:16 
2:16 Kamu tahu, bahwa tidak seorang pun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kami pun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada seorang pun yang dibenarkan" oleh karena melakukan hukum Taurat."

Hal diatas sebenarnya selaras dengan Pernyataan Yesus Kristus sendiri, Ia menyatakan bahwa TAURAT telah berakhir sampai ke zaman Yohanes Pembaptis (nabi Yahya) : 

* Lukas 16:16 LAI TB, Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya. KJV, The law and the prophets were until John: since that time the kingdom of God is preached, and every man presseth into it. TR, ο νομος και οι προφηται εως ιωαννου απο τοτε η βασιλεια του θεου ευαγγελιζεται και πας εις αυτην βιαζεται Translit Interlienar, ho nomos {(kitab) Taurat} kai {dan} hoi prophêtai {(kitab) nabi-nabi} hoes {hingga} iôannou {yohanes} apo tote hê basileia tou theou euaggelizetai kai pas eis autên biazetai 

Bandingkan : 

* Matius 11:13 LAI TB, Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya YohanesKJV, For all the prophets and the law prophesied until John. TR, παντες γαρ οι προφηται και ο νομος εως ιωαννου προεφητευσανTranslit Interlienar, pantes {semua} gar {karena} hoi prophêtai {para nabi} kai {dan} ho nomos {hukum [taurat]} heôs {hingga} iôannou {Yohanes} proephêteusan {mereka bernubuat} 

Dengan demikian kita mengerti bahwa TAURAT dan Nubuat-nubuat para nabi dalam Perjanjian Lama berakhir pada saat tampilnya Nabi Terbesar, yaitu Yohanes Pembaptis.


HUKUM TAURAT adalah hukum spesifik bagi Israel, bukan bagi umat Kristen, dan ini sudah dijelaskan pada tanggapan No. 3 sebelumnya di atas.


Dalam Kasus PEREMPUAN YANG BERZINAH ini sesungguhnya terdapat suatu pengajaran yang besar dari Yesus Kristus, bahwa YESUS MENANTANG "ORANG-ORANG SALEH" YANG MERASA LAYAK MENGHAKIMI ORANG LAIN!

Perzinahan sungguh telah melanda dunia. Baiklah kita terus terang menjawab, berapa banyakkah sisa manusia di dunia yang tidak berzinah? Berapa banyakkah pasangan nikah yang masih menyisakan keperawanan dan kejakaan-anya sampai pada hari nikahnya yang disahkan dihadapan Tuhan? Seberapa banyak orang yang yang sudah menikah namun masih terlibat dalam "keinginan tidur" dengan orang yang bukan suami/istrinya? Berapa banyak orang yang hidup selibat dan bersumpah selibat dengan sama-sekali tidak pernah menginginkan "hubungan seksual"?.

Bagaimana dengan "pelecehan seksual" dan "keinginan seksual diluar lembaga perkawinan"? Walaupun seorang terlibat, seringkali seorang yang melakukan itu merasa dirinya saleh-saleh saja dari perzinahan, lalu menghakimi dan memporak-porandakan rumah-rumah maksiat? Tampaknya ini bukanlah hal baru.

Duaribu tahun lalu, sejumlah "orang-orang pintar dan saleh" juga pernah menyeret dan memperhadapkan seorang "perempuan najis" kepada Yesus Kristus. Perempuan itu kepergok berbuat zinah. Para ahli Taurat dan Farisi yang saleh-saleh dan tinggi ilmu agamanya itu bertanya kepada Yesus agar dapat menjebaknya : 


* Yohanes 8:4-5
8:4 Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah. 
8:5 Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?" 



Memang, perempuan pezinah itu teramat najis dan tak mungkin tidak harus dirajam. Tetapi apa kata Yesus? dan apa kata hati nurani Anda mendengar jawaban Yesus yang menjunkir-balikkan "pengadilah orang-orang saleh" tersebut :

* Yohanes 8:7 
Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Ia pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."



Dan semua orang-orang saleh itupun terbungkam, lalu satu persatu, secara diam-diam, mereka beranjak pergi! Kenapa pergi? Karena kini status mereka bukan lagi menjadi pendakwa, tetapi terdakwa. Dihadapan Yesus Kristus mereka semua harus dirajam!

Tapi Awas!, kita jangan cepat-cepat menyimpulkan kesalahan yang naïf, seolah-olah Yesus memberi kelonggaran untuk berzinah. Tidak! Yesus ingin menelanjangi para ahli Taurat, Farisi, Anda dan saya yang sok salehsok menghakimi, dan sok menghukum dengan perusakan dan pembunuhan.

Yesus – seperti dalam kasus "mencungkil mata kanan" – kembali menuding ke titik sumbernya, dan tidak memberi peluang bagi si pendosa untuk begitu saja menghukum "dunia luar".

Kita benar-benar diperingatkan untuk merombak dari dalam dirikita secara drastis sebelum menghadapkan orang lain untuk dihukum.

* Matius 7:1-3,5
7:1 "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi.
7:2 Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.
7:3 Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?
7:5 Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."



Perempuan zinah itu dan seharusnya diserahkan kepada pemerintah yang sah (Romawi pada waktu itu) yang mempunyai hukum sipil tersendiri atau Mahkamah Agama, yang khusus menangani masalah agama, dan tidak bisa semena-mena dibunuh beramai-ramai oleh orang-orang yang samasekali tidak layak mencabut nyawa orang lain.

Yesus, yang tidak berdosa sebenarnya bisa menghukum, namun Ia tahu bahwa perempuan itu dapat DISELAMATKAN dengan sentuhan pertobatan. Bila ia dibiarkan dirajam mati, ia akan mati dalam dosanya. Tetapi Yesus mengampuninya dan memulihkan kehidupannya dan memintanya agar tidak berbuat dosa lagi. Yesus memberikan kesempatan hidup yang baru itulah sebabnya Yesus berkata :

* Yohanes 8:10-11
8:10 Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?"
8:11 Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”



Jadi disini, sekalipun tidak menghukum secara fisik, namun Yesus samasekali tidak mengecilkan dosa yang dilakukan oleh perempuan itu.

Justru dengan melakukan lah tersebut : Dengan sekali pukul, Yesus "menelanjangi dan merombak" kehidupan dari 2 jenis manusia berdosa yang ada dihadapanNya. Yang satu adalah segerombolan "orang yang saleh-saleh" yang binasa dalam kesalehannya (Pengkotbah 7:15); dan yang satunya lagi adalah "orang najis" yang seharusnya dibinasakan, namun oleh karena rahmat Tuhan karena telah menyesal, pasrah dan menggantungkan seluruh imannya kepada sang Hakim!


Artikel terkait : 

- YESUS DAN PEREMPUAN YANG BERZINAH, di yesus-dan-perempuan-yang-berzinah-vt463.html#p923

- YESUS MEMURNIKAN HUKUM PEMBUNUHAN DAN PERZINAHAN DARI FISIKAL MENJADI MORAL-SPIRITUAL, di yesus-memurnikan-hukum-pembunuhan-dan-perzinahan-vt612.html#p1392

- CUNGKIL MATA KARENA BERZINAH, Matius 5:27-30, di cungkil-mata-karena-berzinah-matius-5-27-30-vt370.html#p787


Top
 Profile  
 
PostPosted: Tue Jan 05, 2010 7:33 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 8450
Tuduhan Kontradiksi Ajaran Yesus vs jaran Kristen (Paulus) 10 :
Quote:
10. Yesus tidak membuat agama baru. 

Lihat kembali pernyataan Yesus dalam Matius 5:17-20 (Butir 2 di atas).

Versus :

10. Kristen adalah agama baru yang lahir pada masa Paulus (setelah masa Yesus).

Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. (Kisah Para Rasul 11:26)


TANGGAPAN 10 :



* Kisah Para Rasul 11:26LAI TB, Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen."KJV, And when he had found him, he brought him unto Antioch. And it came to pass, that a whole year they assembled themselves with the church, and taught much people. And the disciples were called Christians first in Antioch. TR, και ευρων αυτον ηγαγεν αυτον εις αντιοχειαν εγενετο δε αυτους ενιαυτον ολον συναχθηναι εν τη εκκλησια και διδαξαι οχλον ικανον χρηματισαι τε πρωτον εν αντιοχεια τους μαθητας χριστιανουςTranslit interlinear, kai {dan} heurôn {setelah menemui} auton {dia} êgagen {membawa} auton {nya} eis {ke} antiokheian {antiokia} egeneto {itu terjadi} de {lalu} autous {pada mereka} eniauton {satu tahun} holon {penuh} sunakhthênai {(mereka) berkumpul} en {dalam} te ekklêsia {jemaat/ kumpulan umat} kai {dan} didaxai {mengajar} okhlon {orang-orang/ masyarakat} ikanon {banyak} khrêmatisai te {(mereka) dipanggil} prôton {(untuk) pertama kali} en {di} antiokheia {antiokia} tous mathêtas {para murid} khristianous {orang2 Kristen/ pengikut2 Kristus}


Istilah Kristen (Yunani: χριστιανος - KHRISTIANOS) berarti pengikut Kristus, bukan pengikut Paulus. 

Pengikut Paulus disebut "Golongan Paulus", dan istilah "Golongan Paulus" ini justru ditentang oleh Paulus sendiri :

* 1 Korintus 1:12-15 
1:12 Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus.
1:13 Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?
1:14 Aku mengucap syukur bahwa tidak ada seorang pun juga di antara kamu yang aku baptis selain Krispus dan Gayus,
1:15 sehingga tidak ada orang yang dapat mengatakan, bahwa kamu dibaptis dalam namaku.
 


Istilah χριστιανος - khristianos , mulanya menggambarkan "rumah tangga Kristus", atau "pendukung-pendukung Kristus". Lukas, yang mengenal jelas gereja Antiokhia di Siria, menempatkan pemakaian pertama sebutan itu di sana. Lukas menunjukkan bahwa Antiokhialah jemaat pertama dengan suatu unsur murni non-Yahudi, bekas penyembah berhala; artinya: Antiokhialah tempat pertama di mana orang-orang non-Yahudi melihat agama Kristen lain dari mazhab Yahudi. Nama-nama yang cocok bagi orang-orang yang bertobat pasti tidak lama kemudian muncul. Dalam beberapa sumber berpendapat bahwa kata χριστιανος - "khristianos" itu sebuah julukan yang sifatnya 'ejekan' yang berarti harfiah "Kristus-kecil" yang dilontarkan orang-orang kepada pengikut Kristus mula-mula/ Jemaat mula-mula. Kemudian nama ini menjadi nama yang legitimate untuk menyebut kelompok orang yang percaya Kristus. Dan tentu saja jelas bahwa istilah χριστιανος - khristianos merujuk kepada pengikut-pengikut Kristus (bukan Paulus).




Blessings,
BP
January 5, 2010

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

BERIKAN TANGGAPAN