إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan pasti Kami pulalah yang akan menjaganya.” (QS. Al Hajr: 9)


Selasa

SISI LAIN

Sekilas kisah pemateri Ustadzah Irene Handono ( Mantan Biarawati Gereja ) Beliau dahulunya ada seorang biarawati yang lama belajar dalam kependidikan khusus pastur akhir. 

Suatu ketika beliau mendapatkan materi Islamologi, yang bertujuan 'mengenalkan Islam' agar dapat memusuhinya. Ketika belajar Islamologi ini, ada beberapa hal yang dapat ia bantah kepada pengajarnya antarara lain bahwa Islam adalah agama orang-orang miskin, dan terbelakang, dengan mengambil sampel negara Indonesia.

Beliau membantah dengan argumen-argumen cerdas sebagai berikut : 


Mexico adalah Negara miskin, dimana hampir seluruh mayoritas penduduknya adalah Kristen 

Mesir, disana kebanyakan majikan beragama Islam dan justeru yang menjadi pembantu kebanyakan yang beragama Kristen

Irlandia, terdapat konflik horizontal antara Khudustan dan Katolik.

Italia, negara sumber mafioso yang justeru mayoritasnya beragama Kristen


Akhirnya ia meminta izin kepada pengajarnya untuk mempelajari Islam lebih detail dari sumbernya, dan akhirnya disetujui. Awal pembelajarannya adalah membuka surah Al Ikhlas, dan disanalah nanti akhirnya beliau mendapatkan hidayah.


Beberapa Catatan Penting

1. Meski Internal Kristen (Protestan dan Katolik), dan dengan Yahudi terdapat konflik yang cukup panjang, tapi menghadapi Islam, mereka bersatu padu, atas nama Kristen

2. Dalam bible dikatakan : "Carilah domba tersesat, dan kabarkanlah injil ke seluruh dunia." Ayat inilah yang menjadi inspirasi kaum Kristen militan dalam mengkristenisasi umat lain, sebagai karcis mereka memasuki surga

3. Kristen ketika berjumlah sedikit senantiasa menyampaikan ajarannya dengan lemah lembut, namun ketika jumlah mereka sudah banyak dan mayoritas mereka beralih kepada jalan kekerasan. Contoh terdekat adalah kasus Ambon, Idul Fitri Berdarah

4. Kristen mulai naik daun di era pemerintahan Gus Dur

5. Kristenisasi ditopang oleh beberapa faktor, diantaranya :
- Perintah Agama
- Perintah Politik, dengan peluncuran beberapa program :

5.1. Program YERICHO, Target Pulau Jawa terkuasai dalam 2004, bahkan termasuk didalamnya Sukabumi dan Madura
5.2. Program ANDALAS, Target Padang dan Sumatera
5.3. Program PACARISASI dan HAMILISASI Dengan target anak-anak para tokoh, pemimpin masjid dan ta'lim
5.4. Program YOSEPH 2004, dimana target presiden adalah Kristen

6. Agama Islam tidak mungkin punah kecuali Kiamat, tapi Islam di sebuah Negara amat mungkin untuk punah, sebagaimana yang telah terjadi di Spanyol dan Rusia, dan boleh jadi di Indonesia kelak

7. Pola Kristenisasi yang dilakukan, berdasarkan kehidupan masyarakat, sbb. :
- Masyarakat menengah ke atas mengubah pola fikir Masyarakat bawah dengan kebutuhan sandang pangan contoh kecil : tayangan Sisilia, Dorce Maria, yang berkisah tentang biarawati 

8. DR. Suradi, seorang dokter yang tinggal di Jalan Proklamasi, membuka rumahnya untuk berobat gratis dan obat

9. Tilawatil Injil, adalah sejenis bacaan mirip murottal Al Qur'an, nada imam Madinah, yang merupakan salah satu teknik pengkaburan ajaran Islam di masyarakat selain melalui brosur/selebaran, dan Khitanan Masal yang diselenggarakan pihak Gereja

10. Metoda Tangkap Ayam adalah metoda yang digunakan oleh para misionaris, dimana dengan umpan sandang pangan (contoh : beras), mengajak para kaum miskin dan fakir untuk memeluk ajaran mereka

11. Target mereka adalah : 40 juta pemeluk di tahun 2002 dan 60 juta pemeluk di tahun 2004. Dengan jumlah sebanyak itu dan mereka bersatu atas nama Kristen, maka bukan tidak mungkin jika suara mereka bulat dalam memilih Presiden beragama Kristen dari kalangan mereka, maka demikianlah akhir bangsa Indonesia

12. JUMS, adalah sebuah organisasi militant Kristen yang telah mengaku sebagai penginjil tulen, yang berniat membangun 1000 buah sekolah gratis

13. Katolik Jawa, adalah sebutan bagi pemeluk Kristen Katolik di Pulau Jawa, dimana diketahui bersama bahwa Gereja Katolik adalah sebagai think tank, atau konseptor dari gerakan Kristenisasi. Katolik dikenal berperangai halus, namun memiliki pedang bermata tiga, yakni pendidikan, kesehatan, dan perekonomian

14. SYJ adalah gelar bagi pendeta yang militant, singkatan dari Serikat Yesus Jesuit. Sebagai contoh adalah Romo Sandi (Sandiawan SYJ) yang mau tinggal di perkampungan kumuh di salah satu simpul di Jakarta yang dekat dengan kaum ibu, dan hidup dengan cara masyarakat sekitar

15. Sekolah Kanisius memang bertarif 12,5 juta rupiah bagi calon murid baru dari Katolik, tapi jangan lupa bahwa mereka mengenakan tarif GRATIS bagi calon murid baru dari Islam

16. Saat ini sudah mulai dimasyarakatkan 'Idil Maulid Isa a.s. hampir mirip dengan Maulid Nabi Muhammad SAW

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

BERIKAN TANGGAPAN