إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan pasti Kami pulalah yang akan menjaganya.” (QS. Al Hajr: 9)


Kamis

artikel sang pendeta


Tulisan diatas kayu salib

Selama ini setiap kali saya bertanya pada orang-orang Kristen tentang tulisan apa yang terdapat diatas kayu salib, selalu saja mendapat jawaban yang sama yaitu "INRI". Sebelum kita melihat tulisan apa yang terdapat dikayu salib, mari kita perhatikan ucapan Yeshua saat Dia menerangkan bahwa diriNya adalah YAHWEH sendiri yang turun kedalam dunia ini dengan mengambil rupa manusia, Dia bukan pribadi yang berbeda seperti yang dikatakan oleh Tertulianus dengan membuat teori Tri Tunggal, yang jelas-jelas tidak tepat dan tidak pernah ada dalam Kitab suci, karena Yahweh itu Ehad atau Esa dan pribadiNya ya cuma satu, bukan tiga seperti yang Tertulianus buat. (Baca Pengajaran tentang Tri Tunggal di web site ini)
Dia atau Yeshua adalah Yahweh sendiri, makanya Dia berkata: "Oleh karena itu Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosa-dosamu. Sebab, jika kamu tidak percaya bahwa AKULAH DIA (Sang YAHWEH), maka kamu akan mati dalam dosa-dosamu. (Yokhanan/ Yohanes 8:24). Untuk lebih menekankan lagi bahwa Yeshua adalah YAHWEH SENDIRI, dia ulangi kata-kataNya, walau orang-orang Yahudi pada waktu itu agaknya kurang paham dengan ucapan Yeshua karena mereka menganggap bahwa Yeshua itu tidak lebih dari nabi-nabi yang lain."Mereka tidak mengerti bahwa Dia membicarakan tentang Bapa (Yahweh) kepada mereka. Oleh karena itu Yeshua berkata kepada mereka "Bilamana kamu MENINGGIKAN ANAK MANUSIA (Menyalibkan Yeshua), maka kamu akan mengetahui BAHWA AKULAH DIA (Sang Yahweh itu) - Yokhanan/Yohanes 8:27-28-
Mari kita buktikan ucapan Yeshua itu kalau Dia adalah memang Yahweh sendiri, Dia bilang kalau Anak manusia ditinggikan atau di salib, maka kamu baru akan mengetahui kalau Yeshua adalah Yahweh sendiri, Kita mulai dari: Mengapa Yeshua sampai di hukum mati, Karena Dia mengatakan bahwa Aku adalah Yahweh yang akan mendirikan kerajaan (yang dimaksud adalah kerajaan sorga) tetapi orang-orang Yahudi juga tidak paham dengan ucapan2 Yeshua, dan menganggap Yeshua akan melawan penjajah Romawi, tetapi faktanya tidak melakukan penyerangan apa-apa. Sehingga ucapan Yeshua sebagai "Raja" dijadikan bahan olokan-olokan orang Yahudi sendiri.
(Matius 27:37) - "Dan di atas kepala-Nya terpasang tulisan yang menyebut alasan mengapa Ia dihukum: "INILAH YESHUA RAJA ORANG YAHUDI."

(Markus 15:26) - "Dan alasan mengapa Ia dihukum disebut pada tulisan yang terpasang di situ: "RAJA ORANG YAHUDI".

(Lukas 23:38) - "Ada juga tulisan di atas kepala-Nya: "INILAH RAJA ORANG YAHUDI".

(Yohanes 19:19) - "Dan Pilatus menyuruh memasang juga tulisan di atas kayu salib itu, bunyinya: "YESHUA, ORANG NAZARET, RAJA ORANG YAHUDI."  Banyak orang Yahudi yang membaca tulisan itu, sebab tempat di mana Yeshua disalibkan letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, bahasa Latin dan bahasa Yunani."
Ayo sekarang kita focus dengan olokan-olokan mereka: YESHUA, ORANG NAZARET, RAJA ORANG YAHUDI" dan Tulisan yang ditulis dengan TIGA BAHASA, yaitu  LATIN, YUNANI DAN IBRANI. Sekarang mari kita lihat tulisan ini dari tiga bahasa.

Sekarang perhatikan huruf depannya... anda akan menemukan tulisan huruf Ibrani YOD, HE, WAW, HE kalau dibaca adalah YAHWEH, coba anda renungkan, apakah  tulisan ini terbentuk  karena kebetulan? tentu saja tidak, tetapi semua sudah diatur dari surga, karena memang YESHUA ADALAH YAHWEH SENDIRI YANG TURUN KEDALAM DUNIA INI. 
Coba anda renungkan lagi kenapa Tulisan dalam bahasa Latin dan Yunani bisa ter expose kaluar tetapi tulisan dalam bahasa Ibrani kok tidak ter expose? dan orang-orang Kristen seolah kurang perduli atau memperhatikan tulisan itu ? Saya percaya pasti karena ada kekuatan lain yang berusaha untuk mengaburkannya sehingga orang tidak pernah tahu kalau Yeshua ITU ADALAH YAHWEH SENDIRI yang turun kedalam dunia ini, karena setan berusaha untuk menutupi Nama Yahweh, Nama yang Maha Dahsyat itu dan menggantinya dengan kata "Allah" dan .... enjoy aja bo..... Inilah perzinahan rohani yang sangat mengerikan.

Pemakaian kata "Iblis" dalam dunia Kristen sangat tidak tepat.

Kita sering mendengar orang Kristen baik itu hanya jemaat biasa maupun pendeta suka berkata berhati-hatilah dalam menjalani hidup ini, karena Iblis itu selalu menggoda...bla...bla...bla....
Namun demikian mereka juga suka berkata dengan menggunakan kata "Setan", misalnya: Kita harus tahu bahwa Iblis dan setan itu adalah musuh utama manusia bla...bla...bla...
Pernahkah sdr merenung... apasih sebenarnya perbedaan antara Iblis dan setan? ada yang bilang Iblis dan setan itu ya sama, karena sama-sama mahluk jahat, bahkan kalai kita baca dalam Alkitab LAI, antara Iblis dan setan itu begitu membingungkan, terkadang ditulis Iblis kadang ditulis setan, sebagai contoh dalan kitab 1 Tawarikh 21:1 "Iblis bangkit melawan orang Israel dan ia membujuk Daud untuk menghitung orang Israel." dan Ayub 1:6 "Pada suatu hari datanglah anak-anak Elohim menghadap YAHWEH dan di antara mereka datanglah juga Iblis.".
Jika saudara perhatikan kata Iblis itu dalam bahasa Ibrani ditulis dengan 3 huruf Ibrani SHIN, TET, NUN yang kalau dibaca adalah Satan, dan dalam bahasa Yunani ditulis Satanos, yang tentunya bila ditulis dalam bahasa indonesia akan tepat bila diterjemahkan Setan, bukan Iblis.
Lalu apa kesalahannya bila kita memakai kata Iblis? ya untuk melihat kesalahannya coba kita lihat istilah itu dominan nya ada dimana? Ada di kitab Al'Quran. Dalam surat Ash-shod 38:76 dikatakan: "Qoola ana khoirum minhu kholaqtani min naariw wa kholaqtahu min thiin" (Iblis berkata: "Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari Api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah)" Dari ayat ini jelaslah bahwa menurut Islam, Iblis itu dibuat dari api.
demikian juga dalam surat Ar Rahman 55:15 "Wa kholaqnal janna mim maarijim minnaar" (dan Dia menciptakan jin dari nyala api).
Itulah sebabnya Kalau didalam kitab suci berbahasa Ibrani ditulis dengan kata SATAN dan dalam bahasa Yunani SATANOS kenapa dalam bahasa Indonesia kita tidak memakai kata Setan saja, dan itu lebih tepat, karena kalau pakai kata Iblis, didalam Al'Quran sudah tertulis kalau Iblis itu dibuat dari api, sedangkan dalam kitab suci kita, tidak pernah ada mahluk yang dibuat dari api. Jadi lebih tepat jika kita pakai istilah Setan dari pada Iblis, biarlah istilah itu tetap menjadi milik orang-orang Islam.
Mungkin anda akan berkata bagaimana dengan kitab Gilyahna/ Wahyu 20:2 "ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya" coba kita lihat text ayat ini dalam bahasa Yunani: Kai ekratesen ton drakonta ton ophin ton arkhaion hos estin DIABOLOS kai SATANAS kai edesen auton khilia ete (Perhatikan kata DOABOLOS KAI SATANAS), Apakah DIABOLOS itu harus diterjemahkan dengan IBLIS, karena sulit untuk diterjemahkan dengan SETAN karena dibelakangnya ada kata SETAN? tentu saja tidak, karena kata DIABOLOS bisa saja diterjemahkan  dengan si penggoda. Dalam bahasa Yunani mahluk yang jatuh itu ditulis dengan:
1. Satanos  : malaikat2 yg telah jatuh yang memasuki babi/ roh2 gentayangan dan menjelma serta menakut2i manusia (roh ini juga yang merusak secara fisik, baik rumah, tubuh, rumah tangga, persahabatan dll – melalui: pertengkaran/ bencana alam/ perampokan dll)
2. Diabolos : panglima setan yang mencobai Yeshua ini pemicunya (Si pengoda – melalui mata, telinga, perasaan dan pikiran)
3. Akathartos: roh jahat yang najis/ jorok/ kotor yang mempermalukan manusia : Percabulan, pencurian, hujat, iri hati, ketergantungan, penyelewengan
Jadi jelasnya adalah, kalau kita berkata-kata tentang mahluk yang jatuh itu lebih tepat jika kita memakai kata SETAN dari pada IBLIS, karena kalau Iblis itu konotasinya adalah dibuat dari api, apalagi text aslinya ditulis dengan kata SATAN (Ibrani), dan SATANOS (dalam terjemahan Yunani).

Kita itu "DIBELI" apa "DITEBUS"?

Seringkali kita dibikin bingung dengan khotbah para pendeta untuk mengungkapkan kata "DITEBUS" (Tehilim / Mazmur 107:2) dan "DIBELI" (1 Korintus 6:20), terkadang mereka berkata "saudara-saudara yang terkasih... kita adalah orang-orang percaya yang telah ditebus oleh Yeshua dengan kematianNya dikayu salib" terkadang juga mereka berkata "Kita telah dibeli dan harganya telah tunai di bayar,bukan dengan emas dan perak tetapi dengan darah...bla...bla...bla...(kami memakai kata tunai, karena lebih tepat, sebab kalau pakai kata lunas, konotasi orang bisa di angsur/ cicil sampai tunai/ lunas). sebenarnya kata yang tepat itu apa? Apakah kita "DIBELI" atau "DITEBUS"?
Mari kita renungkan... jika anda punya Handphone dan hilang, ternyata ditemukan oleh orang, dan anda ingin kembali memilikinya, apakah anda mendatangi orang tsb dengan berkata HP itu akan saya "BELI" atau "TEBUS"? Saya percaya anda pasti berkata HP itu milik saya dan akan saya "TEBUS" kenapa? karena HP itu memang milik anda.Tetapi berbeda jika anda melihat HP di toko dan HP itu memang bukan milik anda, pasti anda akan berkata kalau HP itu akan saya "BELI". Jadi dengan demikian istilah "DITEBUS" (PADAH -Ibrani)itu hanya berlaku untuk Bangsa Israel, karena bangsa Israel adalah umat miliknya Bapa Yahweh Devarim/ Ulangan 15:15), umat pilihan Tuhan, sedangkan istilah "DIBELI" (Qanah - Ibrani) adalah untuk kita orang-orang Goyim (non Yahudi).

Apakah arti Nama YAHWEH

Ada seseorang yang pernah tanya pada saya, apa sih sebenarnya arti dari Nama YAHWEH? apakah memiliki arti atau hanya sekedar sebuah Nama saja? sama seperti nama Sutrisno memiliki arti "Su" itu artinya baik dan "Trisno" itu berarti Cinta jadi Sutrisno artinya Cinta yang baik, walau memang sebuah nama yang memiliki arti tetap tidak boleh di terjemahkan, menjadi Mr Good Love, tapi Nama bisa saja memiliki arti, contoh lain lagi misalnya saja ada orang yang memiliki nama Eko berarti nama itu memiliki arti Satu, tetapi juga jika ditanya what is your name? si Eko tidak akan berkata my name is one, tapi tetap berkata my name is Eko, karena nama itu tidak boleh diterjemahkan.  Lalu apa arti Nama YAHWEH?
Ya memang Yahweh yang terdiri dari 4 huruf Ibrani yaitu YOD, HE, WAW, HE jika ditanya apakah memiliki arti, memang memiliki arti.
Huruf Ibrani sesungguhnya adalah merupakan bentuk gambar yang disederhanakan namun memiliki arti, misalnya saja huruf ALEPH, huruf ini memiliki arti Satu atau Ekhad atau tunggal atau Esa, ALEPH Merupakan Silence Word (Kata yang kadang tidak dibaca – maka suka disebut huruf tenang. sedangkan huruf BETH yang adalah huruf ke dua memiliki arti Rumah, sedangkan GIMEL juga memiliki arti Unta karena memang bentuk huruf menyerupai GAMAL (Camel) atau unta yang lehernya panjang, sedangkan DALET memiliki arti pintu, karena bentuk huruf ini seperti pintu (Dales), begitulah seterusnya, huruf2 Ibrani dari ALEPH sampai TAW memiliki arti. Nah sekarang kita akan melihat arti dari 4 huruf YOD, HE, WAW, HE.
YOD artinya adalah Penciptaan dan Metafisika, YOD juga memiliki arti tangan terbuka menjadi gambaran sebagai tangan Tuhan yang selalu terbuka siap untuk menolong kita dalam segala kesulitan,YOD juga memiliki arti Dia atau He dalam bahasa Inggris sebagai gender laki-laki (Baca juga arti dari YESHUA HAMASIAKH pada menu pengajaran 1 (Nama Tuhannya orang Kristen bukan Yesus Kristus).
HE artinya adalah Sifat ketuhanan (Divinity), Sopan santun (Gentility), Khusus (Specificity) Kitab Talmud menerangkan Tuhan dengan menggunakan huruf Yod dan He (dibaca Yah) sebagai sang pencipta.
WAW artinya adalah Penebusan, Transformasi, Penyelesaian.
Jadi jelaslah sudah kalau Nama YAHWEH itu memiliki arti SANG PENCIPTA ADALAH TUHAN YANG MENEBUS MANUSIA (DARI LUMPUR DOSA).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

BERIKAN TANGGAPAN