إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan pasti Kami pulalah yang akan menjaganya.” (QS. Al Hajr: 9)


Kamis

kristen dari mana ?


Inilah saatnya kekuatan pengaruh Yunani mulai terdesak oleh pangaruh Ibrani

Jika kita mau melihat pada Firman Tuhan, kita akan sadar bahwa akar kekristenan itu berasal dari Ibrani (Yokhanan/ Yohanes 4:22) namun sangat disayangkan karena ternyata wajah ke kristenan itu sudah berwajah Yunani, bahkan aturan-aturan yang ditetapkan oleh Jika kita mau melihat pada Firman Tuhan, kita akan sadar bahwa akar kekristenan itu berasal dari Ibrani (Yokhanan/ Yohanes 4:22) namun sangat disayangkan karena ternyata wajah ke kristenan itu sudah berwajah Yunani, bahkan aturan-aturan yang ditetapkan oleh Bapa Yahweh dianggap sebagai idiologi Yahudi yang tidak perlu di ikuti karena karena Kristen itu bukan Yahudi, dan yang lebih memprihatinkan adalah mereka menolak aturan yang ditetapkan oleh Bapa Yahweh, tetapi malah menyerap idiologi paganisme, yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan aturan dan ketetapan yang Bapa Yahweh tetapkan. Sungguh sangat ironis sekali. Namun demikian Bapa Yahweh tidak menghendaki dan membiarkan wajah kekristenan terus-menerus berwajah Yunani, tetapi harus kembali berwajah Ibrani. Coba perhatikan nubuatan yang terdapat dalam Zakharia 9:13 "KI DARAKTI LI YEHUDAH QESET MILLE'TI EPRAYIM WE ORARTI BANAYIK SIYYON AL BANAYIK YAWAN WESAMTIK KEHEREB GIBBOR" <Sebab Aku melentur Yehuda bagi-Ku, busur Kuisi dengan Efraim, dan Aku mengayunkan anak-anakmu, hai Sion, terhadap anak-anakmu, hai Yunani, dan Aku akan memakai engkau seperti pedang seorang pahlawan.>
Coba perhatikan kata "hai Sion, "TERHADAP" anak-anakmu, hai Yunani......" Kata "TERHADAP" sangat tidak tepat, terjemahan yang benar adalah "MELAWAN/ MENGHANCURKAN". Coba perhatikan.... Zakharia bernubuat pada tahun 511 sebelum Masehi, dan kebangkitan Yunani (masuknya ajaran Helenis kedalam kitab suci kita) terjadi sekitar tahun 400 sebelum Masehi, dan yang sekarang sedang dalam penggenapan. Ternyata Tuhan memakai kehidupan orang-orang Efraim dan anak-anak Sion melalui kekuatan Yehuda (Yeshua berasal dari suku Yehuda). Yehuda sebagai kekuatannya, sedangkan Efraim itu yang pergi bersama anak-anak Sion melawan/ menghancurkan kekuatan anak-anak Yunani.

Coba sekarang kita terhatikan ayat berikut ini: Bamidbar/ Bilangan 15:15-16 "Haqqahal huqqah ahat lakem welagger haggar huqqat olam ledorotekem kakem kagger yihyeh lipne yahweh, Torah ahad umispat ehad yihyeh lakem welagger haggar ittekem"  dalam ayat ini mengandung arti kalau orang-orang Goyim dan Israel itu memiliki peraturan "Satu Torah", dan Torah merupakan "KUKIM" atau ketetapan undang-undang dasar yang tidak bisa diubah, sedangkan peraturan adalah "Mistakim" yaitu seuatu aturan yang bisa berubah sesuai dengan kondisi dan keadaan. Sekarang apa kaitannya ayat ini dengan Zakharia 9:13?  Suatu kesatuan antara orang-orang Israel (Anak-anak Sion) dan orang-orang Goyim (saudara dan saya, orang2 non Yahudi, yang ada dalam kelompok Efraim) yang akan menyerang pengaruh Yunani khususnya pengaruh Helenisme, melalui kekuatan Yehuda (Akar Yahudi). Efraim itu yang melebur dengan bangsa-bangsa yang istilahnya adalah orang-orang Kristen.
Efraim yang memimpin pemberontakan pada waktu Salomo mati sehingga kerajaan terpecah menjadi dua.
Efraim mewakili 10 suku yang terserak keseluruh penjuru dunia dan mereka sudah bercampur dengan orang-orang goyim (Non Yahudi).
Gerakan orang-orang Nasrani (Goyim) kembali ke akar Ibrani (Zakharia 8:23). dan KUKIM (Ketetapan undang-undang dasar) itu sudah hilang. Sekaranglah saatnya gerakan Yunani akan terdesak oleh kekuatan pemulihan segala sesuatu. Cepat atau lambat kekuatan pengaruh Yunani akan segera musnah. PERCAYALAH ! dan andalah orang-orang yang akan dipakai oleh Bapa Yahweh untuk menggenapi nubuatan ini, Anda bersedia? atau anda ada pada kubu Yunani yang akan terdesak. Pilihan ada pada anda sendiri

Kekristenan berakar sumber Ibrani

Selamat Datang di Situs Alfa Omega Magelang

Shalom ...Bapa Yahweh memberkati Anda dengan sinar kemuliaanNya. Kami sangat bersuka cita atas kehadiran Anda di situs ini, melalui situs  ini kami mengajak Anda untuk melihat lebih dalam akan pekerjaan Bapa Yahweh yang dipercayakan kepada kami bersama jemaat yang sangat kami kasihi, jika Anda tidak keberatan sudilah kiranya untuk mengisi buku tamu dan mengirimkan artikel-artikel ataupun kesaksian yang bisa menjadi berkat bagi orang lain, yang tentunya semua artikel adalah untuk memuliakan Nama Besar Bapa kita Yahweh semesta alam. Terima kasih selamat  menjelajahi situs kami dan Bapa Yahweh didalam Tuhan Yeshua Hamasiakh memberkati Anda. Amin
Koordinat GPS Gereja Alfa Omega Magelang: E: 100°  13'  32.8"   S: 7°  29'  5.9".

Apakah Salib adalah lambang orang percaya

Apakah salib adalah lambang orang percaya?
Ada banyak org yang percaya bahwa salib adalah lambangnya org Kristen, sehingga dimana ada gereja disitu pasti ada gambar salib, ada pula yang berasumsi kalau simbul salib itu karena dlm kitab Yehezkiel 9:4-6 huruf T itu dlm bahasa Aramaik bentuk hurufnya seperti salib, tetapi sebenarnya tidaklah demikian krn huruf T yang dimaksud disitu adalah "TAW" yang artinya adalah  Truth and Perfection (Kebenaran dan Kesempurnaan), jadi tidak benar jika karena hurufnya berbentuk seperti salib (garis vertikalnya menceng) lalu ditafsirkan salib, jelas ini sangat tidak tepat dan terkesan di paksakan dan digatuk-gatukkan saja. Sekarang mari kita bahas tentang hal ini dg beberapa pertanyaan dibawah ini: 

Yeshua dan Paulus Tidak pernah menghapus Torah

YESHUA DAN RABI SHAUL TIDAK PERNAH MENGHAPUS TORAH.
Awas hati-hati dengan para pengagung Yahweh, kita hidup dalam jaman perjanjian baru yang adalah jaman anugerah, bukan lagi pada perjanjian lama, nanti kita dibawa kembali pada hukum Taurat, karena dengan kematian Yeshua hukum Taurat sudah tidak berlaku lagi...... demikian banyak orang2 Kristen yang merasa bahwa Hukum Taurat itu membawa kematian. Apakah benar Torah (Saya lebih suka menyebut dengan kata Torah saja, karena arti Torah itu artinya bukan hukum tetapi PENGAJARAN atau Teaching), dan Torah itu sudah tidak berlaku lagi? Siapa yang berkata bahwa Torah itu tidak berlaku? Yeshua (Matityahu/ Matius 5:18) atau rabi Shaul (Rasul Paulus) Roma 7:12,14 atau

Kapan sebenarnya Yeshua lahir?, lihat cara menghitungnya

KAPAN SEBENARNYA YESHUA LAHIR KEDALAM DUNIA INI? Dan terjadilah pada masa itu, sebuah keputusan keluar dari Kaisar Agustus agar seluruh penduduk didaftarkan.... Lukas 2:1]
Pernahkah anda merenung ada peristiwa apa yang membuat semua orang Yahudi pada pulang mudik atau pulang kampung?, Selama ini yang kita ketahui adalah karena adanya keputusan dari Kaisar Agustus untuk mendaftarkan seluruh penduduk Yahudi, sehingga yang ter ekspose adalah sebuah tindakan Kaisar Agustus, padahal kalau kita teliti sebenarnya yang membuat orang2 Yahudi pulang mudik adalah bukan karena adanya pendaftaran seluruh penduduk, Dan terjadilah pada "masa itu", perhatikan kata "Masa itu"....masa apa yang membuat orang2 pulang kampung?
Tidak lain adalah karena adanya perayaan hari Raya Tabernakel, yang sudah menjadi suatu tradisi turun temurun sejak Yahweh memerintahkan untuk orang2 Yahudi merayakannya (Wayiqra/ Imamat 23), sama seperti orang2 muslim yang selalu merayakan hari raya Idul Fitri selalu pada pulang kampung untuk lebaran, orang2 Yahudi pulang kampung khususnya karena hendak merayakan Hari Raya Tabernakel yang jatuh pada tanggal 15 bulan Tishri (antara September dan Oktober) sebagai puncak dari seluruh perayaan tujuh hari raya, apalagi berdekatan dengan hari Raya Yom Kippur dimana bangsa Israel baru mendapatkan sukacita karena merasakan bahwa dosanya sudah diampuni oleh Tuhan, hari raya dimana seorang imam besar akan memintakan ampun kepada Bapa Yahweh atas semua dosa-dosa mereka.
Sekarang mari kita hitung dengan menggunakan aturan Firman Tuhan dan penanggalan Ibrani......Oke sekarang kita mulai, didalam kitab Divrey Hayamim Alef/ 1 Tawarikh 24:1-19 , diberitahukan akan adanya rombongan imam yang melayani bait suci, yaitu 24 Rombongan, tiap rombongan melayani dari sabat sampai sabat, nah sekarang perhatikan.... pada Ayat 10 dikatakan bahwa  Abi-Yah adalah merupakan  Rombongan ke 8, dan Semua rombongan akan melakukan tugas bersama pd 3 Perayaan besar Yaitu: Roti tdk beragi, Pentakosta, Pondok daun, dan aturan itu terdapat dalam kitab Devarim/ Ulangan 16:16, perhatikan tabel dibawah ini:





Catatan:
 1. Maria melahirkan tidak mendapat tempat karena sedang ramainya perayaan2 besar Tabernakel (Ulangan 16:16) belum lagi adanya pendaftaran seluruh negeri oleh pemerintah.
 2. Jika kita menerima Yeshua wafat pada usia 33 setengah (tiga setengah tahun pelayananNya), maka cara termudah untuk mempertegas waktu kelahirannya adalah dengan mengurangi enam bulan dari hari kematianNya yaitu pada saat Hari Raya Paskah, (Bulan Nisan (Maret/ April) dimana membawa kita kepada hari ulang tahunNya yang terakhir, Tishri (September / Oktober) yaitu hari Raya Pondok Daun – Jadi tepat sekali !!
 3. Selama bulan Tevet (Desember/ Januari), pada bagian dunia ini sedang berlangsung musim dingin. Salju turun dibanyak tempat dalam kerajaan Romawi dan cuacanya sama sekali tidak mendukung untuk bepergian. Kaisar tidak mungkin mengharapkan seluruh penduduk untuk bepergian dalam keadaan bersalju.
 4. Kata Yunani skenoo (4637) yang dipakai disini menurut Strong's Concordance mempunyai arti:
 to fix one's tabernacle, have one's tabernacle, abide (or live) in a tabernacle (or tent), tabernacle
 Temporary Residence, dwell
 5. Dan masih ada tema dan pesan-pesan lain yang berhubungan dengan hari raya Sukkot. Dalam Luk 2:12 kita menemukan bayi Yeshua dibungkus dalam kain lampin. Kain ini biasanya digunakan sebagai suluh tong minyak dalam Ruang Perempuan (salah satu ruangan dalam Bait Elohim) selama perayaan Sukkot.
 6. Yeshua juga diceritakan lahir di sebuah kandang hewan dan dibaringkan di dalam palungan (Luk 2:7). Kata Ibrani untuk kandang hewan semacam ini adalah sukkah atau sukkot (jamak), seperti dalam Kej 33:17 “Tetapi Yakub berangkat ke Sukkot, lalu mendirikan rumah, dan untuk ternaknya dibuatnya gubuk-gubuk. Itulah sebabnya tempat itu dinamai Sukkot.”
 7. Dengan menempatkan hari kelahiran Yeshua pada hari raya Sukkot, maka hari kedelapan dimana Yeshua disunat adalah hari terakhir dari perayaan Sukkot (Im 23:36,39), yang dikenal sebagai hari raya Simkhat Torah (Sukacita Taurat). Tema perayaan Sukkot (Feast of Tabernacle) adalah "Elohim berdiam di tengah-tengah umat-Nya." Yeshua menggenapi hari raya ini dengan kelahiran-Nya yakni datang untuk berdiam di tengah-tengah kita, sama seperti YAHWEH telah berdiam di tengah-tengah bangsa Israel di padang gurun. Sebab itu YAHWEH sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya seorang perempuan muda akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan ia akan menamakan Dia Imanuel (Im=bersama, anu=kita, el=tuhan). (Yes 7:14)

Apakah Salib adalah lambang orang percaya

Apakah salib adalah lambang orang percaya?
Ada banyak org yang percaya bahwa salib adalah lambangnya org Kristen, sehingga dimana ada gereja disitu pasti ada gambar salib, ada pula yang berasumsi kalau simbul salib itu karena dlm kitab Yehezkiel 9:4-6 huruf T itu dlm bahasa Aramaik bentuk hurufnya seperti salib, tetapi sebenarnya tidaklah demikian krn huruf T yang dimaksud disitu adalah "TAW" yang artinya adalah  Truth and Perfection (Kebenaran dan Kesempurnaan), jadi tidak benar jika karena hurufnya berbentuk seperti salib (garis vertikalnya menceng) lalu ditafsirkan salib, jelas ini sangat tidak tepat dan terkesan di paksakan dan digatuk-gatukkan saja. Sekarang mari kita bahas tentang hal ini dg beberapa pertanyaan dibawah ini:
1. Apa yang sdr ketahui tentang simbul Kristen?
2. Kapan simbul itu muncul?
3. Apa manfaat dari simbul itu buat kita?
Perhatikan lagu Salibnya2 selama mulia.
Siapa yang mulia? Salib atau Yeshua?
Inilah manfaat kita tahu ttg simbul.
Salib adalah salah satu lambang keagamaan yang kuno, namun cukup dikenal luas oleh masyarakat pada waktu itu.
Agama-agama kuno yang dianut oleh masyarakat Asia tengah kuno sudah mengenal salib. Salib bukan saja digunakan
sebagai cara menghukum para penjahat, namun lebih dari itu, salib telah digunakan sebagai objek penyembahan dari
agama-agama kafir pada waktu itu.

Salib di Mesir dikenal dengan nama ”Crux Ansata” atau biasa disebut ”Key of the Nile.” Menurut penelitian,
pada masa itu ada bermacam-macam salib yang tersebar dan diterima oleh masyarakat Mesir kuno. Di dalam penelitian itu,
ada dugaan bahwa salib Mesir Kuno menunjuk kepada simbol seksual. Hal ini berkaitan dengan ritual penyembahan terhadap Dewa Matahari. 
Salib yang merupakan simbol seksual ini kemudian oleh masyarakat Mesir kuno dihubungkan dengan simbol “Kehidupan” dan “Pemberi Hidup” yang menunjuk kepada Dewa Matahari
Jadi pada masa sebelum kekristenan ada, salib bagi masyarakat Mesir kuno dihubungkan dengan simbol “Kehidupan” dan “Pemberi hidup” yang menunjuk kepada penyembahan Dewa Matahari.
Bentuk salib berbeda dari salib yang digunakan oleh masyarakat Persia, atau Mesir. Salib yang dikenal oleh masyarakat Yunani ini memiliki empat sisi yang sama (equal arms).
Keempat sisi yang sama dianggap sebagai 4 elemen dasar, yaitu bumi, udara, air dan api.
Masyarakat Roma mengenal salib tidak hanya dalam proses penyembahan kepada para dewa, tetapi juga sebagai salah satu cara penghukuman yang paling keji. 
Pada masa pemerintahan Roma, penghukuman salib hanya ditujukan kepada para penjahat dan golongan budak yang merupakan masyarakat golongan bawah (lowest-class).
Yeshua Hamasiah di salibkan...... Ironisnya, bukan diputuskan oleh pengadilan Romawi, melainkan atas permintaan dan desakan dari bangsa Yahudi sendiri kepada Pilatus (Matius 27:15-26; Markus 15:6-15; Lukas 23:18-25).
Simbul salib dipakai dasar utk Kekristenan diambil dlm 1 Kor 1:17 apakah benar demikian? Kenapa tidak cambuk atau paku atau rantai? Apakah benar Salib itu punya arti yang sesuai dg Nuansa Ibrani?
Nanti kita akan sampai kesana, apa sebenarnya simbul bg jemaat Yeshua menurut kitab suci?
Salib itu justru simbul dari kutuk dan penderitaan : Galatia 3:13
Salib adalah lambang jauh sebelum jaman Yeshua, Encyclopedia of Funk and Wagnalls :
"Tanda salib sudah digunakan sebagai lambang sebelum zaman Kristen." Di Italia –di mana terletak Roma yang menjadi salah satu pusat paling dini bagi penyebaran agama Kristen-, terdapat salib sebagai peninggalan dari zaman prasejarah.
Di Mesir purba, salib dijadikan lambang keagamaan yang umumnya berbentuk huruf T, yang oleh para ahli disebut dengan tau. Ada pula salib tau yang di atasnya dipasang sebuah "gagang" yang berupa lingkaran.
Lingkaran itu melambangkan kekekalan. Salib yang di atasnya bergagang lingkaran itu melambangkan kekelalan hidup atau kehidupan yang abadi. Salib berlingkaran (crux ansata/salib ankh) biasa dipakai di leher para pendeta Mesir kuno sebagai kalung.
Di kalangan berbagai bangsa purba di sekitar wilayah Mediterania, termasuk Funisia yang bertetangga dengan Palestina, lambang salib Mesir itu juga mengandung pengertian hikmah atau kebijaksanaan rahasia."
Kamus Drury (Dictionary of Mysticism and the Occult) mendefinisikan salib sebagai:
Suatu simbol pra-Kristen kuno yang ditafsirkan oleh beberapa pakar ilmu ghaib sebagai menyatukan zakar lelaki (palang menegak) dengan vagina perempuan (palang melintang). Ianya juga suatu simbol bagi empat arah angin dan suatu senjata kuat untuk menentang kejahatan.
Berry (Encyclopaedia Heraldica) menyebut pasal 385 jenis salib yang berlainan. Kebanyakannya hanya digunakan untuk tujuan perhiasan ataupun sebagai lambang keturunan (ERE, art. Cross, Vol. 4, mukasurat 324 dan seterusnya).
Simbul salib jelas bukan berasal dari dunia kristen
Catatan: Prajurit Aramea memakai tanda ini sbg jimat saat perang, tidak heran kalau nuansa klenik masih melekat pd seputar salib
Catatan: Salib Keltik Pra Kristen di tepi Sungai Shannon di Irlandia ditemukan dengan gambar relief dewa bumi dan roh2 dr hutan.
Perlambangan Ankh sebagai suatu kunci pada kehidupan yg tidak terbatas kepada orang-orang Mesir dan muncul di kalangan orang-orang Roma di dalam dewa Janus sebagai pembuka. Pendahulu kepada ini nampaknya adalah dewi Phrygia iaitu Cybele yang dikaitkan oleh orang-orang Yunani dengan dewi ibu Rhea.
Sejak “pernyataannya masuk Kristen” pada tahun 312-313 M, Konstantin yang telah menguasai Romawi memberikan kemudahan-kemudahan bagi gereja, di mana sebelumnya gereja di tindas dan banyak orang-orang Kristen di bunuh serta diberhentikan dari segala jabatan di dalam pemerintahan.
Hal ini dilakukan sebagai tanda terima kasih, karena melalui tanda salib, ia telah memenangkan pertempuran dengan Maximius. Peristiwa ini ditandai dengan dikeluarkannya ‘Edict of Milan' yang menjamin kebebasan beragama, khususnya agama Kristen di wilayah kekaisaran Romawi.
Sejak saat itu, tanda salib menjadi tanda yang penting, bukan saja di dalam gereja, tetapi juga pada pemerintahan Romawi, khususnya masa kaisar Konstantin
Di dalam abad-abad pertengahan, ketika kekuasaan Romawi semakin luas, maka bersamaan itu pula kekristenan menjadi agama negara yang sangat diagungkan. Di satu sisi, salib menjadi tanda dari kepercayaan gereja, sekaligus menjadi lambang kekuasaan yang dipakai oleh kekaisaran Romawi.
Lebih dari pada itu para Paus yang akhirnya menjadi pemimpin atas kerajaan/negara di kemudian hari, telah menggunakan tanda salib sebagai tanda 'paksa' untuk mewujudkan segala keinginannya.
Melalui khotbah-khotbahnya tentang salib para Paus telah membakar semangat prajurit Romawi untuk maju berperang dengan Islam-Turki. Hal ini dikenal dengan skisma besar antara Kristen-Islam pada abad 11-12 M yang tercatat di dalam sejarah gereja sebagai peristiwa perang salib yang berlangsung hampir selama 200 tahun (1096-1291 M).
Perang Salib I terjadi pada tahun 1096-1099 M.
Perang Salib II pada tahun 1147-1149 M.
Perang Salib III pada tahun 1189-1192 M.
Perang Salib IV terjadi pada 1202-1204 M.
Perang Salib Anak-Anak terjadi di tahun 1212 M.
Perang Salib V pada tahun 1218-1221 M.
Perang Salib VI terjadi pada tahun 1228-1229 M.
Perang Salib VII pada tahun 1248-1254 M
Salib VIII terjadi di tahun 1270 M.
Sejarah mencatat bahwa perang salib telah membuktikan 2 hal: pertama, kegagalan para pemimpin gereja pada waktu itu; kedua, tanda salib menjadi ”tanda kekuasaan dan keangkuhan” bagi para pemimpin gereja dan negara pada waktu itu.
Pada tahun 788 M, ditetapkan sebuah aturan 'penyembahan terhadap salib'. Peristiwa ini dimulai oleh Dowager Irene dari Konstantinopel, yang kemudian prosesi ini menjadi keputusan di dalam konsili gereja yang ditetapkan oleh Paus Hadrian I dari Roma. Sejak saat itu, ritual penyembahan terhadap salib mulai dilakukan.
Walker berkata, "…orang-orang Kristen dini bahkan menolak salib karena (berwatak) pagan….Patung-patung Yeshua mula2 tidak menggambarkan dia di atas salib, tetapi dalam samaran 'Gembala yang Baik' yang membawa domba." (Acharya, The Christ Conspiracy)
Orang Kristen non Yahudi abad pertama tidak mau memakai simbul salib tetapi simbul ikan yang disebut ICHTUS yang dlm bahasa Yunani berarti Ikan.
Sekalipun demikian dg berkembangnya waktu simbul salib lama kelamaan diterima juga tetapi dicampur dengan ICHTUS
Akhirnya simbul ICHTUS hilang total dan kembali pada simbul mesir kuno. Coba perhatikan bagaimana salib ini mendesak... persis seperti nama si “A” mendesak nama besar Bapa YAHWEH.
Sangat tragis sekali, ada banyak orang2 Kristen yang memakai simbul salib harus mati dianiaya, simbul yang tidak pernah kitab suci tuliskan. Kalau begitu apa sebenarnya simbulnya orang Kristen itu? Gilyahna 1:12-13 dan 20 Tidak lain adalah KAKI DIAN atau MENORAH yang justru sarat dengan simbul ketuhanan atau keilahian.

Sumber:
1. The sign of the cross. :atschool.eduweb.co.uk
2. The non christian  cross: enquiry in to The Origin and History of the symbol Eventually Adopted as that of our relegion, 1896
3. "Cross" In Encyclopedia Americana, p 246, Writes : A cross having four equal arms meant for all ancient peoples the four Elements (Earth, air, water, and fire)
4. Hangel, Crucificxion, p 35, 47
5. Encyclopedia of funk and wagnalls
6. Kamus Drury (Dictionary of Misticism an occult
7. Berry (Encyclopedia Heraldica)
8. Kenneth Scott Latourette, a History of Christianity :Vol 1, Beginnings to 1500, (Peabody MA : Prince press 1975); Philip Schaff,History of Christian Church,Vol .5, in AGES Software. Albany , OR USA . Ver

Yeshua dan Paulus Tidak pernah menghapus Torah

YESHUA DAN RABI SHAUL TIDAK PERNAH MENGHAPUS TORAH.
Awas hati-hati dengan para pengagung Yahweh, kita hidup dalam jaman perjanjian baru yang adalah jaman anugerah, bukan lagi pada perjanjian lama, nanti kita dibawa kembali pada hukum Taurat, karena dengan kematian Yeshua hukum Taurat sudah tidak berlaku lagi...... demikian banyak orang2 Kristen yang merasa bahwa Hukum Taurat itu membawa kematian. Apakah benar Torah (Saya lebih suka menyebut dengan kata Torah saja, karena arti Torah itu artinya bukan hukum tetapi PENGAJARAN atau Teaching), dan Torah itu sudah tidak berlaku lagi? Siapa yang berkata bahwa Torah itu tidak berlaku? Yeshua (Matityahu/ Matius 5:18) atau rabi Shaul (Rasul Paulus) Roma 7:12,14 atau
kita orang2 goyim yang mendapat anugerah keselamatan, yang notabenenya adalah orang luar yang berani membuat hukum baru dengan menghapus Torah? Sungguh keterlaluan. Lalu bagaimana dengan ucapan rabi Shaul yang terdapat dlm Efesus 2:13-16 khususnya dlm ayat 15 :
"Sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah MEMBATALKAN HUKUM TAURAT dengan segala perintah dan ketentuannya......"
Benarkah Yeshua mati untuk membatalkan Torah? coba perhatikan konteks ayat ini kemana, apa yang sedang dibicarakan oleh rabi Shaul sebenarnya? dia tidak sedang membicarakan tentang Torah tetapi perseteruan Antara org2 Yahudi asli dan bangsa2 gara2 soal makanan Tame dan Tahor, yang waktu itu gaya hidup orang-orang Goyim (non Yahudi) sangat berbeda, karena orang2 Yahudi tidak makan babi atau udang dan makanan2 lain yang dilarang oleh Torah, sementara mereka orang2 Goyim masih makan seperti biasanya,  sehingga terjadi suasana yang tidak nyaman bila orang Yahudi dan Goyim makan bersama apalagi hidangan yang dilarang oleh Torah satu meja dengan makanan orang2 Goyim, dan perseteruan yang sudah terjadi ratusan tahun itu dilegalkan oleh aturan rabinik dengan aturan/ fatwa bahwa orang2 Yahudi dilarang makan se meja dengan orang2 Goyim, tujuannya adalah untuk memurnikan Torah, agar tidak jadi syak wasangka, misal saya tidak makan makanan orang Goyim, tetapi karena hidangan itu semeja, orang bisa saja berpraduga kalau saya makan makanan yang dilarang oleh Torah, padahal tidak... dan ini akan berdampak tidak baik, sehingga aturan agar jangan semeja itu adalah jalan keluar yang terbaik agar Torah tetap dimurnikan oleh orang2 Yahudi, tetapi hal ini justru memucu orang2 Goyim yang menganggap kalau orang Yahudi itu exlusive, sehingga terjadi permusuhan. Nah permusuhan inilah yang sedang menjadi pembahasan rabi shaul, bukan Torahnya karena Torah itu tidak mengajarkan permusuhan. Tetapi sekarang timbul masalah baru bagaimana kalau orang2 Yahudi diundang kerumah orang2 Goyim, dan diajak makan, sedangkan makanan disana pasti bukan makanan seperti yang Torah telah atur, orang2 Yahudi kadang tidak bisa menolak, untuk itulah dibuat aturan kedua yaitu agar jangan datang ke rumah org non Yahudi tujuannya adalah untuk memurnikan Torah.
Dua aturan ini bukan untuk memusuhi bangsa2 tetapi oleh orang Goyim malah jadi terbentuk tembok perseteruan, dan ini bukan tujuan Torah,
karena Torah tidak menyuruh memusuhi bangsa2.
Disinilah kemudian rabi Shaul memberitahukan bahwa Yeshua datang merubuhkan tembok pemisah itu (Perseteruan antara Yahudi dan Goyim) jadi yang dipermasalahkan bukan Torah nya, karena yang sedang ada dlm pembicaraan ini bukan Torah tetapi perseteruan dua bangsa antara Yahudi dan Goyim.
Coba sekarang kita lihat dlm The Interlinear Bible ditulis:
Having broken Enmity = menghancurkan perseteruan/ membatalkan perseteruan.

Melenyapkan/ membatalkan ditulis dengan tulisan Yunani Kathargeo (kata kerja bentuk pass tense, singular) jadi kata ini menghendaki ada satu saja obyek yang melekat dg dia yaitu PERSETERUAN, jadi tidak bisa memiliki dua objek yang satu PERSETERUAN dan TORAH.
Jika kita melihat dari text Yunani saja tidak ada kata Torah, dan LAI menuliskan Torah ya tidak heran kalau Torah selalu dimusuhi.
Rabi Shaul bukanlah orang yang mencla mencle yang kadang berkata Torah itu baik dan benar tapi dari mulut yang sama berkata Torah itu bikin orang berdosa, sekarang tidak perlu Torah karena kita hidup dibawah kasih karunia.....Seperti yang tertulis dalam surat Roma 6:14-15, coba kita lihat benarkah rabi Shaul berkata seperti ini?
"Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.
Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Sekali-kali tidak!" Roma 6:14-15
Mari kita lihat terjemahan yang benar, ternyata diayat ini tidak ada kata Torah: "For sin shall not have dominion over you; for you are not under the law of sin, but under unmerited favor. (Ayat 14). What then? shal we sin again, because we are free from the law of sin, but under unmirited favor? let it not be (Ayat 15)
Jadi jelas diayat ini tidak ada kata Torah sama sekali tetapi "The law of sin" yang oleh LAI diterjemahkan Torah, jelas hal ini SANGAT TIDAK TEPAT, karena "The law of sin" atau hukum dosa itu sebenarnya adalah kecenderungan hati manusia untuk selalu bermain-main dengan dosa,  (Roma 7:13,15) itulah "The law of sin" bukan Torah. sion 1.0 . 1997

Natal adalah perayaan pemujaan dewa matahari

PERAYAAN NATAL ADALAH PERAYAAN KAFIR YANG DI ADOPSI OLEH KRISTEN
Setiap menjelang bulan Desember orang2 Kristen sibuk mempersiapkan perayaan Natal yang katanya adalah kelahiran Yeshua ke dunia ini, dari tahun ketahun turun temurun mereka bersuka cita saling memberi ucapan selamat Natal, ucapan damai dibumi damai dihati seolah mewarnai menambah suasana menjadi indah saling bermaaf-maafan, hari raya yang dirayakan turun temurun ini seolah sudah menyatu dg kekristenan tanpa orang mau menyelidiki


dari mana asal mula hari raya Natal ini, padahal bila kita mau benar2 belajar Firman Tuhan, tidak pernah ada cerita Yeshua lahir dibulan Desember yang bila di singkronkan dengan penanggalan Yahudi akan jatuh pada bulan Tevet (Desember-Januari) yang adalah bulan yang sangat dingin, kira2 dinginnya bisa mencapai 5 derajad celcius, mana ada gembala2 yang menggembalakan domba di padang dalam suasana yang sangat dingin, padahal dalam kitab suci tertulis bahwa sewaktu Yeshua lahir para gembala di padang di datangi oleh malaikat Tuhan yang memberitahu kalau ada penyelamat dunia yang telah lahir di dunia ini yaitu Yeshua (Luqas 2:8-20) Sungguh Sangat disayangkan, hari raya yang dirayakan oleh orang Kristen diseluruh dunia ini sebenarnya berasal dari hari raya para penyembah dewa2 yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan kitab suci aslinya, dengan berbagai alasan mereka menolak keaslian hari raya yang telah tertulis dalam kitab suci yaitu 7 hari raya (Wayiqra/ Imamat 23) tetapi malah menerima dengan sukacita hari raya2 kafir yang tidak jelas juntrungannya, kalau direnungkan dalam2.... ah... sangat mengerikan... fenomena apa ini? Marilah sekarang kita lihat asal mula hari raya Natal yang sebenarnya adalah hari raya pemujaan terhadap dewa matahari atau yang mereka kenal dengan Saturnalia Celebrate. Perayaan ini sebenarnya adalah bikinan Kaisar Konstantin pada tahun 325, saat dia menang perang melawan jendral Maximeus dan memproklamirkan kekristenan menjadi agama negara, semua orang dipaksa untuk menjadi orang Kristen dan perayaan Saturnalia Celebrate yang adalah perayaan tradisi Roma dan para penyembah dewa matahari diubah dengan serta merta dan  figur dewa Saturnalia diganti dengan figur Yeshua (Mereka menyebutnya Yesus), bukan cuma sampai disitu saja tetapi semua tata cara Ibrani ditolak dengan alasan orang Kristen itu bukan orang Yahudi, sehingga apa saja yang bernuansa Yahudi dianggap sebagai idiologi yang tidak boleh di ikuti, inilah kekacauan yang sangat luar biasa, bahkan dengan konyolnya Konstantin memaksa org Kristen atas nama negara untuk merayakan kelahiran Yeshua tanggal 25 Desember, pada waktu itu memang orang2 yang percaya kepada Yeshua merasa keberatan, tetapi apakah mereka berani melawan fatwa Konstantin ini? kalau mereka menolak maka rumah ibadah pasti rata dengan tanah karena dianggap melawan penguasa, tetapi kalau menerima, mereka tahu kalau hal itu salah dan tidak ada relefansinya apa2 dalam kitab suci juga tidak ada, maka mereka bersidang melalui sidang konsili di Nicea sbg induk dari konsili2 yang dibawahnya, yang dikenal dengan konsili Nicea, diputuskan untuk mengikuti kemauan Konstantin, toh jemaat tidak akan tahu yang penting ada nama Yeshua yang dimasukkan. (Bagaimana jika anda yang lahir tanggal 10 Oktober dirayakan tanggal 8 Juni semau-maunya sendiri, oleh orang lain, anda protes nggak ya?) jelas protes ya...? Akhirnya dengan keputusan itu maka semua konsili dibawah konsili NIcea, seperti Konsili Trulo/ Quinesex tahun 692 harus tunduk pada atasan, bahkan lebih radikal lagi mereka akan memecat orang Kristen, barangsiapa ada yang berani merayakan hari raya keagamaan orang Yahudi (7 Hari raya), mereka harus tunduk pada aturan Konstantin (anda juga khan tunduk pada Konstantin? tapi nggak ding... wong anda udah tahu kebenaran kok ya...?)
Kalau kita melihat seputar Natal, sangat banyak sekali penyimpangan2 seperti misalnya adanya Sinterklas atau Santa Klaus yang naik kereta yang bisa terbang dengan ditarik rusa, cerita2 ini sengaja tidak diceritakan disini karena banyak versi yang simpang siur, tetapi sekalipun kisah ini simpang siur dan tidak ada hubungannya sama sekali dengan kitab suci toh tetap saja mewarnai hari Natal. Demikian juga dengan Adanya pohon Natal atau Evergreen (Yeremia 10:2-3), sebetulnya adalah Suatu legenda tentang datangnya Nimrod pada tanggal 25 Desember, ada acara boleh cium siapa saja dibawah pohon “Mistletoe” yaitu jenis tanaman sulur2an yang berduri panjang dan rimbun yg disebut sebagai “Tanaman dewa” masih ingat lagu “I saw Mammy Kissing Santa Claus” dan hiasan2 bulat dipohon natal sbg simbul kehadiran dewa matahari, dan masih banyak hal2 lain yang mengarah pada pemujaan dewa matahari.
Nah apakah anda akan tetap seperti yang lain dengan melegalkan hari raya kafir ini dengan dalih dari dulu sudah dilakukan atau dengan alasan yang lain untuk penginjilan? atau berkata yang penting Yeshua lahi didalam hati? Ingatlah bahwa hari Raya Natal itu TIDAK PERNAH ADA DALAM KITAB SUCI. Mungkin anda bertanya, kalau begitu kapan sebenarnya Yeshua itu lahir? Silahkan anda lihat ke artikel Kapan Sebenarnya Yeshua itu lahir ke dalam dunia ini.

Kapan sebenarnya Yeshua lahir?, lihat cara menghitungnya

KAPAN SEBENARNYA YESHUA LAHIR KEDALAM DUNIA INI? Dan terjadilah pada masa itu, sebuah keputusan keluar dari Kaisar Agustus agar seluruh penduduk didaftarkan.... Lukas 2:1]
Pernahkah anda merenung ada peristiwa apa yang membuat semua orang Yahudi pada pulang mudik atau pulang kampung?, Selama ini yang kita ketahui adalah karena adanya keputusan dari Kaisar Agustus untuk mendaftarkan seluruh penduduk Yahudi, sehingga yang ter ekspose adalah sebuah tindakan Kaisar Agustus, padahal kalau kita teliti sebenarnya yang membuat orang2 Yahudi pulang mudik adalah bukan karena adanya pendaftaran seluruh penduduk, Dan terjadilah pada "masa itu", perhatikan kata "Masa itu"....masa apa yang membuat orang2 pulang kampung?

Natal adalah perayaan pemujaan dewa matahari

PERAYAAN NATAL ADALAH PERAYAAN KAFIR YANG DI ADOPSI OLEH KRISTEN
Setiap menjelang bulan Desember orang2 Kristen sibuk mempersiapkan perayaan Natal yang katanya adalah kelahiran Yeshua ke dunia ini, dari tahun ketahun turun temurun mereka bersuka cita saling memberi ucapan selamat Natal, ucapan damai dibumi damai dihati seolah mewarnai menambah suasana menjadi indah saling bermaaf-maafan, hari raya yang dirayakan turun temurun ini seolah sudah menyatu dg kekristenan tanpa orang mau menyelidiki

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

BERIKAN TANGGAPAN