إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan pasti Kami pulalah yang akan menjaganya.” (QS. Al Hajr: 9)


Senin

kristen munafik



Photo copyrighted. Courtesy of Films for Christ.
Beberapa tahun yang lalu saya menerima e-mail dari seseorang yang tinggal di selatan London yang menyatakan, "Saya lebih memilih untuk tak pernah menjadi seorang Kristen… hal ini akan lebih mudah dimengerti jika Anda berasal dari Irlandia Utara, di mana di sana agama menjadi dasar yang kuat untuk melakukan tindakan biadab dan brutal! (Catatan, sampai sekarang di Irlandia Utara terjadi konflik berdarah antara kaum Ulyster (didukung oleh Protestan) yang ingin bergabung dengan Inggris Raya dengan pihak IRA (didukung oleh Katolik) yang menginginkan kemerdekaan Irlandia Utara).
This article is also available in English:Hypocrisy in the Church--English Answer
Orang seperti ini, sama dengan beberapa orang yang berbicara dengan saya akhir-akhir ini, di mana mereka menolak iman Kristen sehubungan dengan adanya orang-orang munafik yang menjadi bagian dari orang Kristen baik di masa lalu maupun sekarang ini. Orang-orang ini selalu berlagak “sebagai orang benar”, tapi mereka sebenarnya kerdil.
Mungkin saat ini Anda juga termasuk orang yang menolak iman Kristen. Karenanya, di bawah ini kami mencoba menyampaikan empat kunci tanggapan yang dapat menolong anda untuk memahami hal ini…
"Hey, saya tidak akan menjadi seorang Kristen. Maksud saya, lihat semua kemunafikan yang ada dalam gereja!"
"Kami akan senang sekali jika Anda dapat menemukan suatu gereja yang sempurna. Saran kami, jangan bergabung dengannya, karena Anda akan merusaknya!"
Pointing fingers. Illustration copyrighted.
    Apakah jawaban ini sedikit menyentakkan Anda? Mungkin ya, tapi sebelum Anda mengabaikannya, renungkanlah sekali lagi. Bukankah keempat jari Anda menuding kembali ke arah Anda, sewaktu anda menuding gereja? Bukankah sikap anda seperti seorang ayah yang memarahi anaknya dengan berkata demikian: "Nak, sekali ini kukatakan kepadamu. Berapa kali kukatakan kepadamu untuk tidak melebih-lebihkan segala sesuatu."
"Anda benar. Banyak sekali orang munafik di dalam gereja dan mereka akan selalu ada."
    Ini merupakan suatu pengakuan yang jujur, terus terang saja banyak orang Kristen sejati pun bergumul untuk menghadapi orang-orang munafik ini sampai sekarang. Ravi Zacharias salah satu pemimpin Gereja, mengatakan, "Alkitab menjelaskan secara jelas akan keberadaan orang-orang munafik ini. Alkitab juga menjelaskan akan murka Tuhan yang akan menimpa mereka (Matius 24:51). Allah lebih murka lagi terhadap mereka jauh daripada yang dapat dibayangkan."
    Berbicara dihadapan 10,000 an pendeta dan evangelis dalam pertemuan musim panas di Amnsterdam tahun 2000, Dr. Zacharias menantang mereka: "Mengapa banyak komunitas gereja yangbanyak berbicara akan mukjizat-mukjizat supranatural, tapi mereka hanya mengalami sedikit saja dari mukjizat yang dibicarakan itu? Kita harus menjadi pria dan wanita yang hidup sesuai dengan yang kita kotbahkan. Yang hidup beriman penuh terhadap klaim-klaim yang kita buat."
"Sejak kapan Anda membiarkan mereka mempengaruhi partisipasi Anda dalam gereja?"
    Hamburger. Illustration copyrighted.Kita pernah mendengar akan kegagalan beberapa dokter, tetapi apakah dengan demikian Anda berhenti ke dokter? Ada lagi berita yang menyatakan adanya bakteri dalam hamburger, tetapi apakah ini akan membuat Anda berhenti makan Big Macs diMcDonalds? Perlu diketahui juga, bahwa orang-orang seperti ini tak hanya dalam gereja saja, tapi di dalam agama lain pun mereka ada. Bahkan orang atheis pun ada! Seperti seorang atheis yang melakukan debat publik dengan seorang pendeta. Orang ini benar-benar pandai dan ia memenangkan debat tersebut. Tapi kemudian pendeta tersebut yang dinyatakan sebagai pemenangnya, karena di tengah sukacitanya atheis ini berteriak," Terima kasih Tuhan, karena aku atheis!"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

BERIKAN TANGGAPAN